Nadiem Jadi Mendikbud, Tinggalkan 7 Warisan untuk Gojek

Dany Garjito, Rifan Aditya

Sabtu, 26 Oktober 2019 | 15:32 WIB
Nadiem Jadi Mendikbud, Tinggalkan 7 Warisan untuk Gojek
Mendikbud Nadiem Makarim. (Antara)

Suara.com - Nadiem Makarim dilantik menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) untuk periode 2019-2014 di Kabinet Indonesia Maju dan mundur dari Gojek. Ada sejumlah warisan yang ditinggalkannya untuk para pegawai di sana.

Gojek, melalui akun Instagram @lifeatgojek, mengungkapkan 7 warisan yang ditinggalkan Nadiem kepadanya. Itu bukanlah warisan fisik tapi berupa ilmu.

"Dia (Nadiem) ada di sana, dia memimpin kita untuk mencapai tujuan yang benar. Dia mungkin telah meninggalkan kita sekarang, tetapi jejak dan warisannya akan selalu ada di sana," tulis Gojek.

Nadiem selalu memulai dari hal kecil dan sederhana. Seperti saat dia membangun Gojek yang bermula dari pertanyaan "Bagaimana jika pengemudi ojek dalam waktu singkat bisa mendapatkan banyak pelanggan?"

Pertanyaan sederhana ini membawa Gojek dari aplikasi yang hanya punya 3 layanan sekarang menjadi 27 layanan hingga jadi Super App.

"Ada banyak hal yang kami pelajari dari Nadiem ketika dia memimpin perusahaan kami, dan kami telah merangkumnya menjadi 7 keterampilan penting yang kami butuhkan untuk berkembang dalam karier kami," imbuhnya.

Nadiem Makarim menjadi Mendikbud dan meninggalkan 7 warisan ilmu untuk Gojek. (instagram/@lifeatgojek)
Nadiem Makarim menjadi Mendikbud dan meninggalkan 7 warisan ilmu untuk Gojek. (instagram/@lifeatgojek)

Tujuh keterampilan itu adalah:

  1. Memikirkan sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri
  2. Memilih orang terbaik untuk melakukan pekerjaan
  3. Mencoba berbagai hal
  4. Memiliki pemikiran yang terstruktur
  5. Jadi diri sendiri
  6. Punya keberanian
  7. Eksekusi yang baik

Dalam postingan itu, keluarga besar Gojek juga menyampaikan rasa kehilangan sosok Nadiem Makarim. Sekaligus berterima kasih atas ilmu yang ditinggalkannya.

Nadiem Makarim secara resmi dilantik menjadi Mendikbud oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Rabu (23/10/2019) di Istana Negara.

baca juga

Ia diberi tugas Jokowi untuk membuat terobosan yang signifikan dalam pengembangan SDM. Nadiem diperintah untuk menyiapkan SDM yang siap kerja, yang link and match pendidikan dengan industri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabinet Jokowi : Menteri Milenial Cuma 1, Didominasi Baby Boomers

Kabinet Jokowi : Menteri Milenial Cuma 1, Didominasi Baby Boomers

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 17:22 WIB

Viral Video Mendikbud Nadiem Tak Menyalami Ibu Negara dan Wakil Presiden

Viral Video Mendikbud Nadiem Tak Menyalami Ibu Negara dan Wakil Presiden

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 15:25 WIB

Resmi Jabat Mendikbud, Ini Pidato Perdana Nadiem Makarim

Resmi Jabat Mendikbud, Ini Pidato Perdana Nadiem Makarim

Video | Rabu, 23 Oktober 2019 | 20:27 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×