Viral Video Mendikbud Nadiem Tak Menyalami Ibu Negara dan Wakil Presiden

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 24 Oktober 2019 | 15:25 WIB
Viral Video Mendikbud Nadiem Tak Menyalami Ibu Negara dan Wakil Presiden
Mendikbud Nadiem Makarim saat acara Lepas Sambut di Kemendikbud, Jakarta, Rabu (23/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Nadiem Makarim resmi dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Sikapnya saat menerima SK Menteri menjadi sorotan warganet.

Awalnya, satu per satu anggota Kabinet Indonesia Maju dipanggil untuk menerima SK Menteri di Istana Negara pada Rabu (23/10/2019). Mulai dari Tito Karnavian, Retno Marsudi hingga Sri Mulyani.

Mereka maju satu per satu menghadap Presiden. Jokowi kemudian menyerahkan map berisi SK Menteri.

Setelah menerima SK Menteri, para menteri ini kemudian berjabat tangan dengan Presiden, Ibu Negara, Wakil Presiden dan Ibu Wakil Presiden. Namun tidak demikian yang dilakukan Nadiem.

Ia mendapat giliran menerima SK Menteri setelah Sri Mulyani. Begitu menerima map berisi SK Menteri, Mantan CEO Gojek ini bersalaman dengan Jokowi.

Tapi kemudian Nadiem langsung hadap kiri dan berjalan. Sikapnya yang terlihat canggung kemudian menjadi perhatian warganet.

Misalnya seperti cuitan yang diunggah oleh akun Twitter @yanskii pada Rabu (23/10).

"Nadiem masih gerogi, sampai bingung mau lewat mana, terus ngga salaman sama ibu negara, pak ma'ruf, sama istrinya pak ma'ruf," tulis @yanskii.

Nadiem Makarim menerima SK Menteri dari Presiden Jokowi (twitter @yanskii)
Nadiem Makarim menerima SK Menteri dari Presiden Jokowi (twitter @yanskii)

Dia juga mengunggah video yang menunjukkan sikap canggung Mendikbud Nadiem Makarim saat menerima SK menteri.

Warganet lain kemudian memberikan komentar atas video tersebut.

"Ini sampe rumah dia lihat video ini terus diulang-ulang terus pasti langsung kesal sendiri terus malu terus kalo besoknya ketemu pak ma'ruf jadi ngga enak," tulis @dannyramram.

Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Erwin Akib menyatakan penunjukan Nadiem Makarim sebagai Mendikbud dirasa cukup relevan sesuai dengan tuntutan zaman di era Revolusi Industri 4.0.

"Sekarang adalah era Revolusi Industri 4.0. Era ini menunjukkan jika pengalaman, usia dan lainnya itu tidak mutlak menjadi penentu atau menjadi leader, kita butuh gagasan baru terobosan baru dan langkah awal ditunjuknya Nadiem Makarim merupakan pintu awal dari era itu," ujar Erwin Akib di Makassar, Kamis (25/10/2019).

"Kita berada di era revolusi industri 4.0. Tantangan yang kita hadapi berbeda dengan dekade-dekade sebelumnya. Kita butuh sosok leader di bidang pendidikan yang memahami zaman baru ini," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menag Fachrul Razi Banyak Dikritik, Bagaimana Profilnya?

Menag Fachrul Razi Banyak Dikritik, Bagaimana Profilnya?

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 13:57 WIB

Nadiem Makarim Tak Banyak Bicara Usai Ikut Sidang Kabinet Paripurna Perdana

Nadiem Makarim Tak Banyak Bicara Usai Ikut Sidang Kabinet Paripurna Perdana

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 13:43 WIB

Profil Bahlil Lahadalia, Anak Kuli Masuk Istana

Profil Bahlil Lahadalia, Anak Kuli Masuk Istana

News | Kamis, 24 Oktober 2019 | 13:46 WIB

Terkini

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB