Penempatan Pekerja Migran Indonesia yang Profesional Harus Ditingkatkan

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Selasa, 29 Oktober 2019 | 14:59 WIB
Penempatan Pekerja Migran Indonesia yang Profesional Harus Ditingkatkan
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BNP2TKI, Tatang Budie Utama Razak, berbicara dalam kegiatan FGD bersama Pemprov Lampung, Senin (28/10/2019). [Dok. BNP2TKI]

Suara.com - Pengiriman tenaga kerja atau pekerja migran Indonesia (PMI) yang profesional ke luar negeri diharapkan terus meningkat. Hal itu antara lain mengemuka dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, bertemakan "Undang-Undang No. 18 Tahun 2017, Perubahan Fundamental Tata Kelola PMI, Momentum untuk Mewujudkan PMI dan Keluarganya yang Sejahtera sebagai Aset Bangsa".

"Kita harus berusaha untuk mengubah orientasi perusahaan penempatan swasta, bahwa kita harus meningkatkan pengiriman tenaga profesional (high skill) ke luar negeri. Selama ini orientasi kita perlindungan adalah ketika ada masalah," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BNP2TKI, Tatang Budie Utama Razak, dalam FGD yang antara lain dihadiri BP3TKI Lampung, Dinas se-Provinsi Lampung, BPJS, serta P3MI, di Balai Keratun Pemprov Lampung, Senin (28/10/2019).

Lebih jauh, Tatang mengatakan bahwa ada beberapa hal penting yang perlu diketahui bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pertama, bahwa di dalam UU No. 18 Tahun 2017 pemerintah daerah berperan penting terutama dalam program pelatihan pekerja migran Indonesia. Kedua, bahwa pemerintah daerah harus dapat mengelola sumber daya manusia, dalam hal ini sebagai bonus demografi Provinsi Lampung.

Tatang pun menyebutkan, untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada calon PMI, juga keluarga PMI dan PMI Purna, daerah diharapkan memiliki Lembaga Terpadu Satu Atap (LTSA) di setiap kabupaten/kota untuk mempermudah pelayanan kepada PMI.

Tatang pun menekankan bahwa cara kerja juga harus diubah, yaitu dari yang terbiasa melakukan pekerjaan rutin menjadi bekerja lebih kreatif. Jajaran di daerah juga diharapkan mulai melakukan research ke sekolah-sekolah, untuk melihat dan memetakan potensi-potensi peluang yang ada.

"Pekerja kita yang harus kita perjuangkan kesejahteraannya. Hal ini jugalah yang akan mendorong kemajuan di Provinsi Lampung," ujar Tatang pula.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim, mengapresiasi kedatangan Plt Kepala BNP2TKI/Sekretaris Utama dalam rangka diseminasi informasi dan koordinasi dengan Pemprov Lampung mengenai Perubahan Fundamental Tata Kelola PMI sesuai amanah UU Nomor 18 tahun 2017. Ia mengatakan, Dinas Pendidikan segera akan mengidentifikasi lembaga pendidikan yang dapat menjadi institusi yang bisa menerapkan kurikulum untuk mendukung penempatan PMI sektor formal ke luar negeri.

Chusnunia pun menyebutkan bahwa Dinas Tenaga Kerja akan membuat jaringan komunikasi khusus untuk penanganan PMI, dan memetakan pengiriman tenaga kerja dari Provinsi Lampung dalam 5 tahun terakhir.

"Ke depannya nanti (kami) akan mengadakan kegiatan coffee morning untuk semua dinas terkait di Provinsi Lampung serta BP3TKI Lampung, untuk menindaklanjuti masalah ketenagakerjaan ini," pungkas Chusnunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB