Anies Salahkan Sistem e-Budgeting, Abu Janda: yang Tidak Smart Pemilih Anda

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 31 Oktober 2019 | 21:10 WIB
Anies Salahkan Sistem e-Budgeting, Abu Janda: yang Tidak Smart Pemilih Anda
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Permadi Arya alias Abu Janda buka suara terkait pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang seolah menyalahkan sistem e-budgeting karena dianggap kurang smart.

Abu Janda menyebut yang tidak smart adalah para pemilih Anies saat Pilkada 2017 lalu.

"Gabener @aniesbaswedan nyalahin mark up anggaran katanya gara-gara Sistem Tidak Smart. Yang pasti gara-gara 58 persen warga DKI Tidak Smart milih Anda," cuit Abu Janda melalui akun twitternya @permadiarya seperti dikutip Suara.com, Kamis (31/10/2019).

Sebelumnya Anies menganggap sistem e-Budgeting tidak smart karena masih menggunakan tenaga manusia. Bahkan Anies menganggap sistem perancang anggaran itu sebagai penyebab munculnya anggaran kontroversial seperti lem aibon Rp 82 miliar.

Abu Janda menilai sistem rancangan Gubernur DKI Jakarta era Basuki Tjahaja Purnama itu tidak pantas disalahkan. Ia justru menganggap para pemilihnya itu yang harus disalahkan.

Selain itu, Abu Janda menilai Anies kerap menyalahkan hal lain selama menjabat. Namun, kata Abu Janda, yang tidak pernah disalahkan hanyalah diri Anies sendiri.

"Kali Item bau, salah desain wisma atlit. Waring viral, salah media. Polusi, salah kendaraan. Macet, salah warga. Sampah teluk, salah iklim. Banjir, salah Bogor. Busa di kali, salah limbah warga. Markup anggaran, salah sistem. Semua pernah disalahkan. Kecuali diri sendiri," pungkasnya.

Sebelumnya, beberapa pengadaan dalam rancangan anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tahun 2020 masih bermasalah. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut sistem e-budgeting adalah penyebabnya.

Masalah yang muncul soal anggaran itu adalah viralnya anggaran untuk beli lem aibon senilai Rp 82 miliar dan balpoint Rp 123 miliar. Anies menganggap dua hal itu merupakan komponen dari kegiatan yang belum dibahas sampai rampung.

Anies menjelaskan, dalam penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), pihaknya hanya merencanakan sampai kegiatan dan jumlah anggaran. Sementara sistem e-budgeting mengharuskan pihaknya mencantumkan komponen kegiatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setuju e-Budgeting Diganti Anies, Djarot: Asal Punya Sistem Lebih Canggih

Setuju e-Budgeting Diganti Anies, Djarot: Asal Punya Sistem Lebih Canggih

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 18:20 WIB

Puluhan Kepala Keluarga Rasakan Manfaat Program Rumah DP Rp 0

Puluhan Kepala Keluarga Rasakan Manfaat Program Rumah DP Rp 0

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 18:05 WIB

Anies Dituding Sengaja Bikin Panggung di Skandal Lem Aibon

Anies Dituding Sengaja Bikin Panggung di Skandal Lem Aibon

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 16:23 WIB

Soal e-Budgeting, Tompi: Yang Mulia Anies, Saya Bisa Kasih Arahan Ngitung

Soal e-Budgeting, Tompi: Yang Mulia Anies, Saya Bisa Kasih Arahan Ngitung

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 17:05 WIB

Politikus Gerindra: Kadis Takut Banget dengan TGUPP Anies, Kenapa Ya?

Politikus Gerindra: Kadis Takut Banget dengan TGUPP Anies, Kenapa Ya?

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 16:06 WIB

Terkini

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB