Bertemu Jokowi, PM India Apresiasi Inisiatif Indonesia Bentuk Outlook ASEAN

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Minggu, 03 November 2019 | 22:20 WIB
Bertemu Jokowi, PM India Apresiasi Inisiatif Indonesia Bentuk Outlook ASEAN
PM India Narendra Modi bertemu Presiden Jokowi di sela KTT 35 ASEAN yang digelar di Bangkok, Thailand pada Minggu (3/11/2019). [Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi di sela rangkaian acara KTT ke-35 ASEAN di Bangkok pada Minggu (3/11/2019).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Perdana Menteri India Narendra Modi mengapresiasi inisiatif Indonesia dalam membentuk Outlook ASEAN yang membahas kerja sama Indo-Pasifik. Inisiatif Indonesia tersebut pada akhirnya diadopsi oleh seluruh negara anggota ASEAN

"PM Modi menekankan dukungannya terhadap sentralitas ASEAN dan mengapresiasi inisiatif Presiden Jokowi (Indonesia) di dalam membentuk Outlook ASEAN ini yang pada akhirnya diadopsi oleh semua negara ASEAN," ujar Retno di Hotel Grand Hyatt Erawan, Bangkok dalam keterangan tertulis Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Minggu (3/11/2019).

Retno melanjutkan, pandangan ASEAN tersebut dirasakan sejalan dengan konsep serupa yang dimiliki Perdana Menteri Modi. Kesamaan visi tersebut kata Retno menjadikan India sebagai salah satu negara pertama yang menyambut baik implementasi pandangan ASEAN tersebut.

India sendiri merupakan mitra penting bagi Indonesia. Oleh karena kerja sama politik kedua negara yang selama ini berjalan dengan sangat baik, keduanya merasa diperlukan adanya peningkatan kerja sama ekonomi yang lebih jauh dari kedua negara.

"Karena kerja sama politik kita bagus, maka ini harus direfleksikan dalam kerja sama ekonomi. Presiden juga membahas mengenai masalah sawit. Intinya adalah PM Modi siap memberikan treatment yang fair terhadap sawit Indonesia," ucap Retno.

Selain itu, Retno menyebut PM Modi memberikan apresiasi atas kiprah Indonesia sebagai bagian dari anggota pendiri The Coalition for Disaster Resilient Infrastructure (CDRI) yang didirikan pada September 2019.

Koalisi internasional tersebut bertujuan untuk mempromosikan ketahanan sistem infrastruktur terhadap risiko iklim dan bencana sehingga memastikan pembangunan berkelanjutan.

"Jadi Indonesia adalah 1 dari 12 founding member untuk inisiatif CDRI ini," katanya.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Jokowi didampingi Menko Polhukam Mahfud Md, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertemu Direktur IMF, Jokowi Bahas Situasi Ekonomi Dunia dan Kawasan

Bertemu Direktur IMF, Jokowi Bahas Situasi Ekonomi Dunia dan Kawasan

News | Minggu, 03 November 2019 | 22:13 WIB

Hadiri KTT, Jokowi Puji Perdamaian dan Stabilitas di Kawasan

Hadiri KTT, Jokowi Puji Perdamaian dan Stabilitas di Kawasan

News | Minggu, 03 November 2019 | 22:07 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Pembukaan KTT ke-35 ASEAN di Bangkok

Presiden Jokowi Hadiri Pembukaan KTT ke-35 ASEAN di Bangkok

Foto | Minggu, 03 November 2019 | 17:07 WIB

Narendra Modi 'Plogging' di Pantai Sebelum Bertemu Xi Jinping

Narendra Modi 'Plogging' di Pantai Sebelum Bertemu Xi Jinping

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 22:06 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB