Ombudsman Minta Kemendikbud Buat Soal CPNS 2019 Tak Terlalu Sulit

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 06 November 2019 | 13:45 WIB
Ombudsman Minta Kemendikbud Buat Soal CPNS 2019 Tak Terlalu Sulit
Ilustrasi Peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (26/10). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto]

Suara.com - Ombudsman RI meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak membuat soal yang terlalu sulit di seleksi CPNS 2019. Ini disampaikan Ombudsman karena sebelumnya mendapatkan banyak keluhan terkait soal CPNS di seleksi tahun lalu.

Anggota Ombudsman RI Laode Ida mengatakan berdasarkan aduan peserta CPNS tahun lalu yang diterima ombudsman, soal seleksi CPNS 2018 terlalu rumit.

"Penting ini karena tahun lalu sebagaimana kita tahu semua tingkat kerumitan soal itu dianggap luar biasa sehingga tahun ini saya kira kementerian pendidikan dan kebudayaan dalam seleksi CPNS 2019 bisa lebih melakukan modifikasi ke arah yang tidak mempermudah, tetapi menjadikan lebih sesuai dengan apa yang menjadi dasar kritik tahun lalu," kata Laode di Kantor Ombudsman, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2019)

Selain itu, Ombudsman juga meminta Badan Kepegawaian Nasional (BKN) membuat persyaratan yang rinci agar tidak membingungkan calon peserta seleksi CPNS 2019.

Kemudian Ombudsman menyoroti persoalan syarat akreditasi yang mempersulit orang karena yang bisa masuk hanya pada universitas yang dari universitas B dan A saja, sementara C tidak bisa.

"Tentu itu yang ada syarat bersifat diskriminatif. Akreditasi itu juga kapan? pada saat dia mendaftar atau pada saat dia lulus? jadi semakin rumit pertanyaannya," jelasnya.

Beberapa catatan ini disampaikan Ombudsman dalam pertemuan antara Kemendikbud, KemenPAN-RB, dan BKN di Kantor Ombudsman RI, Rabu (6/11/2019).

Diketahui untuk seleksi CPNS 2019, total ada 197.111 formasi dari 68 Kementerian atau Lembaga dan 461 Pemerintah Daerah yang dibuka dalam seleksi CPNS tahun ini. Total formasi itu akan dibagi menjadi dua jenis kategori, yakni umum dan khusus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seleksi CPNS 2019, Pelamar P1/TL Boleh Pakai Nilai SKD 2018

Seleksi CPNS 2019, Pelamar P1/TL Boleh Pakai Nilai SKD 2018

News | Selasa, 05 November 2019 | 12:44 WIB

Kemendikbud Anjurkan Sertifikasi Bagi Kaum Seniman

Kemendikbud Anjurkan Sertifikasi Bagi Kaum Seniman

News | Sabtu, 02 November 2019 | 14:43 WIB

Penting! Begini Syarat dan Cara Daftar CPNS 2019 Kemenkumham RI

Penting! Begini Syarat dan Cara Daftar CPNS 2019 Kemenkumham RI

News | Jum'at, 01 November 2019 | 20:58 WIB

BNPT Sebut Peserta CPNS Harus Tahu Nama Pahlawan Ketimbang Artis K-POP

BNPT Sebut Peserta CPNS Harus Tahu Nama Pahlawan Ketimbang Artis K-POP

News | Jum'at, 01 November 2019 | 18:17 WIB

Terkini

Kecewa dengan AS-Israel, Reza Pahlavi Provokasi Rakyat Iran Lakukan Kudeta

Kecewa dengan AS-Israel, Reza Pahlavi Provokasi Rakyat Iran Lakukan Kudeta

News | Kamis, 09 April 2026 | 07:07 WIB

Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal

Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:40 WIB

IRGC Siapkan Balasan Mematikan Jika Gencatan Senjata Gagal

IRGC Siapkan Balasan Mematikan Jika Gencatan Senjata Gagal

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:40 WIB

Israel Bom Lebanon Tewaskan 182 Warga, Perdana Menteri Nawaf Salam Umumkan Hari Berkabung Nasional

Israel Bom Lebanon Tewaskan 182 Warga, Perdana Menteri Nawaf Salam Umumkan Hari Berkabung Nasional

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:33 WIB

Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang

Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Kelompok ASKA Jadi Benteng Sosial Istri Nelayan dari Jeratan Utang

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:17 WIB

Selat Hormuz Bisa Dibuka Sebelum Pertemuan AS dan Iran di Pakistan

Selat Hormuz Bisa Dibuka Sebelum Pertemuan AS dan Iran di Pakistan

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:16 WIB

1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel

1,2 Juta Warga Lebanon Jadi Korban Serangan Membabi Buta Israel

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:09 WIB

Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob

Investasi untuk Anak Cucu Lewat Mangrove, Cara Warga Pesisir Lombok Timur Cegah Banjir Rob

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:05 WIB

Siapa Sadiq al-Nabulsi? Tokoh Islam Terpandang Lebanon Tewas dalam Serangan Israel

Siapa Sadiq al-Nabulsi? Tokoh Islam Terpandang Lebanon Tewas dalam Serangan Israel

News | Kamis, 09 April 2026 | 06:02 WIB

Kapan TNI Ditarik dari Pasukan Perdamaian PBB di UNIFIL?

Kapan TNI Ditarik dari Pasukan Perdamaian PBB di UNIFIL?

News | Kamis, 09 April 2026 | 05:53 WIB