Minta Tebusan USD 1 Juta, Polda Klaim Tahan 4 Polisi Penculik WN Inggris

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita
Minta Tebusan USD 1 Juta, Polda Klaim Tahan 4 Polisi Penculik WN Inggris
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono sesuai menggelar rekonstruksi kasus istri bakar suami dan anak tiri di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. (Suara.com/Arga).

"Nanti kami sampaikan semuanya," tambah Argo.

Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, empat oknum anggota kepolisian yang terlibat kasus penculikan telah ditahan.

Dalam kasus ini, korbanya adalah Matthew Simon Craib yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Inggris.

"Tentunya kan anggota (polisi) dan warga sipil sudah kami lakukan penahanan dan semuanya akan kami proses. Kami tunggu saja bagaimana proses tersebut," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (7/11/2019).

Meski demikian, Argo belum membeberkan motif penculikan tersebut. Dirinya menegaskan, pihaknya bakal membeberkan kasus tersebut seutuhnya.

"Nanti kami sampaikan semuanya," tambah Argo.

Sebelumnya, empat oknum anggota kepolisian ditangkap buntut kasus penculikan serta pemerasan. terhadap Matthew Simon Craib.

Kasus ini terbongkar berawal dari laporan polisi yang dibuat oleh Vitri Lugvuanty, rekan korban. Laporan tersebut teregister dalam nomor laporan LP/7002/X/2019/PMJ/Dit. Reskrimum, tertanggal 31 Oktober 2019.

Saat itu, korban meminta izin pada Vitri untuk menemui orang dengan alasan pekerjaan. Persisnya, kejadian terjadi pada 29 Oktober 2019.

Esoknya, sekira pukul 02.00 WIB korban mengabarkan Vitri kalau ia dalam perjalanan pulang. Hanya saja, ia tak kunjung tiba dirumah.

Selanjutnya, Vitri memperoleh kabar jika korban diculik enam orang dan empat di antaranya merupakan anggota Polri. Para penculik meminta tebusan uang senilai USD 1 juta.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS