Polisi Libatkan Ahli Kontruksi Usut Kasus Jembatan Ambruk saat Turis Selfie

Agung Sandy Lesmana
Polisi Libatkan Ahli Kontruksi Usut Kasus Jembatan Ambruk saat Turis Selfie
Jembatan pelantar di Montigo Resort Nongsa Ambruk. [Foto: Jim/Batamnews]

Jika dari hasil pemeriksaan ahli konstruksi ditemukan kelalaian, Prasetyo menegaskan akan muncul tersangka.

Suara.com - Insiden ambruknya jembatan di Montigo Resort, Nongsa menjadi atensi pihak kepolisian. Dalam peristiwa itu, sejumlah wisatawan asal Singapura mengalami luka-luka.

Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo seperti dikutip Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, mengatakan polisi akan mendatangkan ahli konstruksi bangunan untuk mengetahui ambruk jembatan tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan oleh ahli konstruksi itu akan diketahui apa penyebab kejadian tersebut," kata Prasetyo di RS Bhayangkara Polda Kepri, Sabtu (9/11/2019).

Jika dari hasil pemeriksaan ahli konstruksi ditemukan kelalaian, Prasetyo menegaskan akan muncul tersangka.

Sejauh ini, lanjut dia, ada 7 dari 10 saksi yang dimintai keterangan. Ketujuh saksi itu berasal dari manajemen Montigo Resort selaku pengelola dan agen perjalanan.

Sebelumnya, Marketing Comunication Montigo Resort, Ilham Wibisono dalam siaran persnya menyebutkan insiden ini terjadi karena kelebihan kapasitas, saat kejadian ada sekitar 30 orang yang terkonsentrasi di area jembatan. Padahal jembatan tersebut fungsinya untuk area lalu lalang saja, bukan untuk berkumpul di satu titik tertentu.

Sementara itu, pihaknya mengaku tanda-tanda peringatan telah dipasang di dekat jembatan. "Penyelidikan telah diluncurkan, dan kami bekerjasama dengan otoritas yang berwenang dan kepolisian setempat," jelasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS