Presiden Ajak Seluruh Elemen Bangsa Teruskan Perjuangan Para Pahlawan

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Minggu, 10 November 2019 | 17:56 WIB
Presiden Ajak Seluruh Elemen Bangsa Teruskan Perjuangan Para Pahlawan
Presiden Joko Widodo hadir menjadi inspektur upacara. (Dok : Kemensos).

Suara.com - Puncak peringatan Hari Pahlawan 10 November 2019 ditandai dengan upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta. Presiden Joko Widodo hadir menjadi inspektur upacara.

Dalam sambutannya, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa, agar senantiasan mengenang jasa para pahlawan. Presiden mengingatkan, para kusuma bangsa telah berjuang, merebut, mempertahankan kemerdekaan. 
Kini menjadi kewajiban kita bersama sebagai penerus untuk mengisi kemerdekaan yang telah di perjuangkan para pahlawan.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mau menghargai, menghormati jasa-jasa pahlawannya. Mari kita teruskan perjuangan mereka di masa kini dalam wujudkan memberantas kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, kesenjangan dan yang lain-lainnya," kata Presiden, dalam upacara Hari Pahlawan di TMPNU Kalibata, Jakarta, Minggu (10/11/2019).

Presiden hadir didampingi Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, para pejabat tinggi negara, Panglima TNI, Kapolri, dan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, termasuk Menteri Sosial Juliari P. Batubara.

Upacara diikuti sekitar 3.500 peserta, baik dari undangan maupun personel dari tiga matra TNI. Presiden meletakkan karangan bunga di tugu TMPNU Kalibata dan menaburkan bunga di sejumlah makam pahlawan. Menteri Agama Fahcrul Razi membacakam doa di akhir upacara.

Sejalan dengan pesan Presiden, Mensos mengajak seluruh elemen masyarakat menanamkan semangat kepahlawanan dan berjuang membangun Negeri sesuai dengan kemampuan dan profesi masing-masing.

"Peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya menunjukkan semangat dan perjuangan para pahlawan yang perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari seluruh insan Warga Negara Indonesia,” kata Mensos.

Kepada generasi muda, khususnya generasi milenial, Mensos Juliari P. Batubara juga berpesan agar terus berinovasi untuk menjadi Pahlawan Masa Kini sesuai dengan semangat dan tema peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 "Aku Pahlawan Masa Kini". Menurut Mensos, dengan lahirnya pikiran dan karya inovatif akan melahirkan prestasi dan pada gilirannya banyak permasalahan bangsa yang dapat teratasi.

"Dengan menjadikan diri Kita sebagai Pahlawan Masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa ini dapat teratasi,” kata Mensos. Oleh karena itu, Mensos menghimbau semua elemen bangsa agar dalam menyikapi peringatan Hari Pahlawan tidak sekadar sebagai seremoni.

Mensos menekankan, agar semangat dan perjuangan para pahlawan ditransformasikan sesuai dengan tantangan kekinian. Di era terkini, generasi muda termasuk generasi millennial bisa mewarisi semangat para pahlawan dengan berbagai tindakan nyata sederhana. 

“Untuk menjadi pahlawan, kalian dapat memulai dengan memupuk sikap positif seperti bersikap jujur, tanggung jawab, ikhlas dan pantang menyerah. Setidaknya kalian dapat menjadi pahlawan bagi diri sendiri, orangtua, teman dan suatu saat nanti bagi bangsa dan negara,” kata Mensos.

Pada masa kini untuk menjadi pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah. Generasi muda, termasuk pelajar dan mahasiswa bisa menjadi Pahlawan Masa Kini dengan melakukan hal-hal kecil dimulai dari diri sendiri, seperti: belajar yang rajin, tidak membuang sampah sembarangan, menolong orang yang membutuhkan pertolongan dan sebagainya.

“Saya mengajak anak-anakku sekalian, adik-adik generasi muda, mari menjadi Pahlawan Masa Kini, raih prestasi setinggi mungkin, bawalah nama harum bangsa di mata internasional sehingga negara kita tidak dianggap sebelah mata oleh negara lain,” kata Mensos.

Mensos juga mengingatkan, agar dalam Peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian, menolong sesama yang membutuhkan. Bahwa banyak hal yang dapat dilakukan untuk menjadi Pahlawan Masa Kini termasuk tidak menyebarkan berita hoaks.

Seusai mendampingi Presiden di TMPNU Kalibata, Mensos beramah tamah dan bertatap muka dengan keluarga para Pahlawan Nasional,  dan Perintis Kemendekaan, di Gedung Konvensi Kalibata. Dalam kesempatan itu pula,  Mensos berkenan memberikan bingkisan dan tali asih kepada perwakilan keluarga Pahlawan Nasional dan Perintis Kemerdekaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemberi Nama Jokowi WN Prancis, Berawal dari Kesulitan Panggil Nama

Pemberi Nama Jokowi WN Prancis, Berawal dari Kesulitan Panggil Nama

News | Minggu, 10 November 2019 | 00:05 WIB

Akhir Pekan, Kunjungi 4 Kuliner Favorit Presiden Jokowi di Solo

Akhir Pekan, Kunjungi 4 Kuliner Favorit Presiden Jokowi di Solo

Lifestyle | Minggu, 10 November 2019 | 08:00 WIB

Sebut Orang Besar Terlibat Kasus Novel, Haris Azhar: Jokowi Gak Berani

Sebut Orang Besar Terlibat Kasus Novel, Haris Azhar: Jokowi Gak Berani

News | Sabtu, 09 November 2019 | 17:09 WIB

Terungkap, Ini Orang Pertama yang Mencetuskan Nama Jokowi

Terungkap, Ini Orang Pertama yang Mencetuskan Nama Jokowi

News | Sabtu, 09 November 2019 | 16:23 WIB

Diangkat Jadi Stafsus Menteri BUMN, Arya Sinulingga Mundur dari Perindo

Diangkat Jadi Stafsus Menteri BUMN, Arya Sinulingga Mundur dari Perindo

News | Sabtu, 09 November 2019 | 16:03 WIB

Paloh: Saat Jokowi Hadapi Ujian Berat, Jangan-jangan Cuma Tinggal Nasdem

Paloh: Saat Jokowi Hadapi Ujian Berat, Jangan-jangan Cuma Tinggal Nasdem

News | Jum'at, 08 November 2019 | 22:29 WIB

Terkini

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:46 WIB

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB