Gerindra Sebut Genit Soal Lem Aibon Anies, PSI Beri Balasan Telak

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 11 November 2019 | 15:16 WIB
Gerindra Sebut Genit Soal Lem Aibon Anies, PSI Beri Balasan Telak
Juru Bicara Partai Solidaritas Dedek Prayudi. (Twitter)

Suara.com - Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi menyindir Partai Gerindra mulai terusik dengan adanya temuan anggaran lem aibon senilai Rp 82,8 miliar pada KUA-PPAS DKI Jakarta 2020.

Belum lama ini, PSI membongkar anggaran siluman tersebut ke publik. Temuan tersebut dikomentari oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik yang menilai PSI genit mencari perhatian publik.

Menangapi hal tersebut, Dedek Prayudi justru menilai Partai yang diketuai oleh Prabowo Subianto tersebut mulai terusik dengan adanya temuananggaran siluman.

"Yang terusik pasti akan bilang genit," kata Dedek Prayudi seperti dikutip Suara.com dari akun Twitter miliknya, Senin (11/11/2019).

Mengungkap kejanggalan anggaran merupakan tradisi baru dalam berpolitik yang disebut politik partisipatif. Dengan adanya tradisi baru tersebut, masyarakat dapat ikut terlibat dalam proses politik.

Tak hanya itu, masyarakat juga diajak untuk turut serta dalam menentukan arah kebijakan hingga melakukan pengawasan terhadap para politisi.

"Tradisi baru berpolitik bernama politik partisipatif, dimana rakyat terlibat dalam setiap proses politik, bertujuan agar rakyat ikut menentukan arah kebijakan disamping tradisi ini membuat para politisi merasa diawasi," ungkap Dedek.

PSI soal bongkar anggaran siluman DKI Jakarta (Twitter)
PSI soal bongkar anggaran siluman DKI Jakarta (Twitter)

Sebelumnya, anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI William Aditya Sarana mengunggah temuan anggaran mencurigakan pembelian lem aibon senilai Rp 82,8 miliar.

Berdasarkan laman apbd.jakarta.go.id pagu anggaran itu diusulkan oleh Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat dengan nama "Penyediaan Biaya Operasional Pendidikan Sekolah Dasar Negeri" senilai Rp 82,8 miliar.

baca juga

Dalam rincian kegiatan itu, dijelaskan anggaran sebanyak itu akan digunakan untuk membeli lem aibon bagi 37.500 orang selama 12 bulan dengan harga satuannya sebesar Rp 184.000.

Dengan demikian, total biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 82.800.000.000 untuk pembelian lem yang masuk dalam komponen Belanja Alat Tulis Kantor (ATK) tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karikatur Anies Tenggelam di Lem, PSI: Sedih Mimin

Karikatur Anies Tenggelam di Lem, PSI: Sedih Mimin

News | Senin, 11 November 2019 | 09:33 WIB

Diterpa Polemik Anggaran Aibon, Anies Berterima Kasih ke Media

Diterpa Polemik Anggaran Aibon, Anies Berterima Kasih ke Media

News | Minggu, 10 November 2019 | 16:50 WIB

Maju di Pilkada Tangsel, Putri Ma'ruf Amin Ingin Terbang Bersama Gerindra

Maju di Pilkada Tangsel, Putri Ma'ruf Amin Ingin Terbang Bersama Gerindra

Banten | Minggu, 10 November 2019 | 08:33 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×