Menantu Sebut Habib Rizieq Alami Dua Kali Pencekalan Keluar Arab Saudi

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 11 November 2019 | 19:06 WIB
Menantu Sebut Habib Rizieq Alami Dua Kali Pencekalan Keluar Arab Saudi
Habib Rizieq menunjukkan bukti surat pencekalan dirinya karena alasan keamanan (Screenshot Youtube FRONT TV)

Suara.com - Menantu Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Hanif Alatas mengungkapkan mertuanya dicekal dua kali untuk keluar Arab Saudi atau pulang ke Indonesia.

Menurut Hanif, Habib Rizieq telah berusaha tiga kali untuk kembali ke Indonesia sebelum 20 Juli 2018. Namun, usaha tersebut tidak berhasil karena dicekal di imigrasi Arab Saudi berdasarkan permintaan cekal oleh Pemerintah Indonesia.

Hanif mengungkapkan Rizieq sebenarnya ingin meninggalkan Arab Saudi pada tanggal 8, 12, dan 19 Juli 2018. Dari ketiga itu, usaha Rizieq tidak membuahkan hasil hingga masa tinggalnya di Arab Saudi habis pada 20 Juli 2018.

"Sebelum 20 Juli 2018 itu sempat tiga kali ingin keluar dari Saudi Arabia, meninggalkan Saudi Arabia, untuk terbang ke Kuala Lumpur. Tiga kali dia melakukan percobaan berangkat. Yang pertama tanggal 8 Juli 2018, ternyata gagal karena dicekal. Enggak bisa beliau keluar," jelasnya.

Setelah ditelisik, Keluarga Rizieq mendapatkan kabar pencekalan tersebut dari pihak Kerajaan Arab Saudi.

"Berdasarkan keterangan dari beliau (Habib Rizieq) begitu. Ada pihak-pihak dari negeri anda untuk dicekal," tutur Hanif.

Hanif mengungkapkan pencekalan pertama terjadi pada 15 Juni 2019 bertepatan dengan pemberian SP3 kasus chat mesum dengan Firza Husein.

"Pencekalan pertama tanggal 1 Syawal tepat dengan beliau mengumumkan SP3 kasus fitnah chat, yaitu 15 juni 2018 dengan nomor perintah 68447," jelas Hanif.

Setelah itu terjadi pencekalan lagi pada 7 Desember 2018 setelah pelaksanaan reuni 212. Pencekalan tersebut, Hanif mengungkapkan, karena faktor keamanan.

"Setelah reuni akbar 212 dicekal lagi untuk kedua kalinya. kemudian dengan nomor perintah pencekalan 26138,", ungkapnya.

Dia mengungkapkan dalam surat tersebut dijelaskan, alasan pencekalan oleh Pemerintah Indonesia adalah alasan keamanan.

Untuk diketahui, Rizieq Shihab sempat mengunjungi Maroko dan Turki sekitar April 2018. Dalam kunjungan tersebut, Rizieq bertemu dengan para aktivis Palestina dan membahas sejumlah hal.

Sementara saat di Turki, Rizieq menghadiri Multaqo Internasional Al Quds Amanty di Istanbul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Habib Rizieq Dicekal Pulang ke Indonesia, FPI: Pelanggaran HAM Serius

Klaim Habib Rizieq Dicekal Pulang ke Indonesia, FPI: Pelanggaran HAM Serius

News | Senin, 11 November 2019 | 18:09 WIB

FPI: Ucapan Mahfud MD Perkuat Bukti Habib Rizieq Dicekal Penguasa

FPI: Ucapan Mahfud MD Perkuat Bukti Habib Rizieq Dicekal Penguasa

News | Senin, 11 November 2019 | 17:51 WIB

Imigrasi Belum Terima Surat Pencekalan Habib Rizieq

Imigrasi Belum Terima Surat Pencekalan Habib Rizieq

News | Senin, 11 November 2019 | 12:22 WIB

Ingin Hadiri Reuni 212 Alasan Rizieq Shihab Ingin Pulang ke Indonesia

Ingin Hadiri Reuni 212 Alasan Rizieq Shihab Ingin Pulang ke Indonesia

News | Senin, 11 November 2019 | 04:15 WIB

Habib Rizieq Klaim Dicekal di Saudi Karena Permintaan Pemerintah Indonesia

Habib Rizieq Klaim Dicekal di Saudi Karena Permintaan Pemerintah Indonesia

News | Minggu, 10 November 2019 | 16:42 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB