Tabrakan Kereta Api di Bangladesh, 14 Orang Tewas

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 12 November 2019 | 10:55 WIB
Tabrakan Kereta Api di Bangladesh, 14 Orang Tewas
Ilustrasi: Insiden tabrakan kereta api di Ibu Kota Bangladesh, Dhaka pada 29 Desember 2014. (Foto: MUNIR UZ ZAMAN / AFP)

Suara.com - Kecelakaan kereta api kembali terjadi di Bangladesh. Dua kereta bertabrakan di wilayah bagian timur negara itu pada Selasa (12/11/2019) pagi dan dilaporkan menewaskan sedikitnya 14 orang, kata beberapa pejabat setempat.

Kecelakaan tersebut terjadi ketika satu kereta yang menuju Kota Pelabuhan Cittagong bertabrakkan dengan satu kereta yang berangkat dari Ibu Kota Bangladesh, Dhaka, pada pukul 02.00 waktu setempat atau 04.00 WIB di Brahmanbaria, sekitar 100 kilomerer di sebelah timur Dhaka.

Dampak dari tabrakan itu membuat dua gerbong kereta robek, dan petugas pertolongan terus berusaha menjangkau penumpang yang terjebak di dalamnya, kata Hayat Ud Dowlan Khan, Administratur Distrik Brahmanbaria, melalui telepon dari lokasi kejadian sebagaimana dikutip Antara dari Reuters, Selasa.

"Sejauh ini, 14 mayat telah ditemukan," katanya.

Jumlah korban jiwa disebut bisa bertambah sementara operasi pencarian masih berlangsung, kata Khan.

"Lebih dari 40 orang yang cedera dibawa ke beberapa rumah sakit," kata Khan, yang menambahkan sebagian dari mereka berada dalam kondisi kritis.

Belum jelas bagaimana kedua kereta tersebut berada di jalur yang sama.

Kecelakaan kereta relatif sering terjadi di Bangladesh, banyak di antaranya di persimpangan tanpa pengawas dan juga akibat kondisi rel yang buruk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Bawa Balita Ringsek Ditabrak Kereta Api, Satu Orang Tewas

Mobil Bawa Balita Ringsek Ditabrak Kereta Api, Satu Orang Tewas

Jatim | Senin, 07 Oktober 2019 | 05:50 WIB

Mobilio Ringsek Ditabrak KRL di Depok: Suami Istri Tewas, Dua Luka Parah

Mobilio Ringsek Ditabrak KRL di Depok: Suami Istri Tewas, Dua Luka Parah

Jabar | Senin, 30 September 2019 | 09:26 WIB

Nongkrong di Rel, Kaki Nurul Putus Disambar Kereta Api

Nongkrong di Rel, Kaki Nurul Putus Disambar Kereta Api

Jabar | Selasa, 13 Agustus 2019 | 00:02 WIB

Mobil Terios Mati Mesin Sebelum Ringsek Ditabrak Kereta Api di Indramayu

Mobil Terios Mati Mesin Sebelum Ringsek Ditabrak Kereta Api di Indramayu

Jabar | Minggu, 30 Juni 2019 | 13:38 WIB

Satu Mobil Tertabrak Kereta Api, Tujuh Orang Tewas

Satu Mobil Tertabrak Kereta Api, Tujuh Orang Tewas

Jabar | Sabtu, 29 Juni 2019 | 19:30 WIB

Kecelakaan Kereta Api di Bangladesh, 5 Orang Tewas Sisanya Luka-luka

Kecelakaan Kereta Api di Bangladesh, 5 Orang Tewas Sisanya Luka-luka

News | Senin, 24 Juni 2019 | 14:06 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal

Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:55 WIB

Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19

Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:43 WIB

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:31 WIB

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB

Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus

Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:28 WIB

Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait

Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:26 WIB

SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten

SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:18 WIB

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:08 WIB

Minta Maaf ke Siswa SMAN 1 Pontianak, Hetifah Sjaifudian Perjuangkan Tanding Ulang LCC 4 Pilar

Minta Maaf ke Siswa SMAN 1 Pontianak, Hetifah Sjaifudian Perjuangkan Tanding Ulang LCC 4 Pilar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55 WIB