Bocah Main Lompat Tali Pakai Ular Bikin Warganet Ngeri

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 15 November 2019 | 13:14 WIB
Bocah Main Lompat Tali Pakai Ular Bikin Warganet Ngeri
Ilustrasi ular piton. (Pixabay/sipa)

Suara.com - Jagat media sosial dibuat heboh dengan video aksi beberapa anak kecil yang bermain lompat tali. Bukan menggunakan tali seperti bermain lompat tali pada umumnya, anak-anak tersebut menggunakan ular sebagai penggantinya.

Video berdurasi singkat tersebut diunggah melalui akun Twitter @ejakkulasi. Dalam video tampak 3 anak kecil yang bermain di depan rumah.

Ular yang cukup panjang di pegang oleh kedua anak kecil dan diayunkan ke udara. Sementara seorang anak kecil lainnya melompat-lompat saat ular pengganti tali tersebut diayunkan.

"Iya sih lompat tali, tapi masa pakai ular juga," cuit akun tersebut seperti dikutip Suara.com, Jumat (15/11/2019).

Mereka tampak ceria saat memainkan permainan lompat tali sembari bernyanyi. Tidak ada rasa takut sama sekali saat memegang ular tersebut.

Ular dijadikan main lompat tali oleh anak-anak (Twitter)
Ular dijadikan main lompat tali oleh anak-anak (Twitter)

Saat ular diayunkan dan menyentuk ke tanah, ular tersebut tidak bergelar. Ular tersebut diduga telah mati sebelum dimainkan oleh anak-anak.

Video tersebut mendadak viral dan menjadi sorotan warganet. Bnayak warganet yang takut melihat aksi permainan anak-anak dalam video.

Namun, tak sedikit pula warganet yang mengecam aksi tersebut. Sebab, aksi itu merupakan bentuk kekerasan terhadap hewan.

"Voldemort akan murka melihat ini," kata @kiwippedia.

"Inilah pentingnya mengedukasi anak tentang animal abuse, dari kecil dibiarin nanti gedenya jd tambah parah, animal abuse atau kekerasan terhadap makhluk hidup lainnya isn't a joke," cuit @itsblackkwidow.

"Cuma di Indonesia, ular yang berbahaya jadi nggak punya harga diri," ungkap @seduhanrindu.

"Dia yang main aku yang ngeri," tutur @aliasandij.

"Ya Allah kasihan ularnya kebanting-banting" kata @amidrgn.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Manis Para Pemotor dengan Driver Ojol, Warganet: Pahlawan Jalanan!

Kisah Manis Para Pemotor dengan Driver Ojol, Warganet: Pahlawan Jalanan!

Otomotif | Jum'at, 15 November 2019 | 08:45 WIB

Potret Anak SMA Bawa Moge, Warganet: Buset, Gue Aja Naik Angkot!

Potret Anak SMA Bawa Moge, Warganet: Buset, Gue Aja Naik Angkot!

Otomotif | Kamis, 14 November 2019 | 20:05 WIB

Viral Sosok Wanita Seram di Kursi Pengemudi Mobil, Aslinya Bikin Terkecoh

Viral Sosok Wanita Seram di Kursi Pengemudi Mobil, Aslinya Bikin Terkecoh

Otomotif | Kamis, 14 November 2019 | 16:29 WIB

Terkini

KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen

KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:45 WIB

Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya

Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:28 WIB

Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah

Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:24 WIB

Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan

Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money

Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:16 WIB

Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi

Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:13 WIB

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:04 WIB

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:01 WIB

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:51 WIB

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:36 WIB