Sebut Terduga Bom Bunuh Diri di Medan Tak Beragama, MUI Panen Sindiran

Rendy Adrikni Sadikin

Jum'at, 15 November 2019 | 18:13 WIB
Sebut Terduga Bom Bunuh Diri di Medan Tak Beragama, MUI Panen Sindiran
Foto diduga pelaku bom bunuh diri. (Twitter)

Suara.com - Pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait agama terduga bom bunuh diri di Medan, menuai sindiran warganet di jejaring sosial Twitter.

Sebelumnya, seperti disiarkan Suara.com, MUI Sumatera Utara mengecam aksi terduga yang mengenakan jaket ojek online tersebut, meledakan bom di markas Kepolisian Resor Kota Besar Medan.

Bahkan, MUI Sumut mengatakan terduga bom bunuh diri itu tak memiliki agama. Sebab, menurut MUI, tidak ada agama yang mengajarkan perbuatan jahat, termasuk bunuh diri dan melukai orang lain.

BACA: MUI: Ojek Online Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Tak Beragama

Pernyataan soal terduga bom bunuh diri tersebut disampaikan Sekretaris Umum MUI Sumatera Utara Ardiansyah. Siapa nyana, pernyataan MUI tersebut viral dan menuai sindiran warganet.

Sejumlah warganet menilai ada kontradiksi antara pernyataan MUI dengan kepala lingkungan di Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, lokasi kediaman pelaku.

Menurut Poetra, si kepala lingkungan, terduga bom bunuh diri berinisial R itu dikenal taak agama. Dia dikenal rajin beribadah dan kerap menolong warga setempat di lingkungannya.

"Anaknya itu rajin salat, aktif juga di masjid. Jadi, panitia kalau ada Isra Mikraj, Maulid, dia ikut serta," kata Kepala Lingkungan (Kepling) III Kelurahan Sei Putih Barat Poetra seperti dikutip dari Antara Banten.

Sosiolog dari Universitas Indonesia, Tamrin Amal Tomagola, misalnya, yang mempertanyakan kewenangan MUI memvonis seseorang itu beragama atau tidak.

baca juga

Menurut Tamrin, bisa-bisa MUI mengaku sebagai wakil Tuhan di dunia dan mengklaim memiliki mandat mengeluarkan surat pengampunan atas dosa seseorang.

"Emangnya lu siapa kok bisa menghakimi seseorang, yang sudah meninggal maupun yangg masih hidup, sebagai tidak beragama? Bisa-bisa nanti ngaku sebagai wakil Tuhan di dunia dan mengklaim punya mandat mengeluarkan " SURAT PENGAMPUNAN DOSA"!" tutur Tamrin seperti dikutip Suara dari akun Twitter miliknya, @tamrintomagola, Kamis (14/11/2019).

Cuitan Tamrin Tomagola soal pernyataan MUI. (Twitter)
Cuitan Tamrin Tomagola soal pernyataan MUI. (Twitter)

Beberapa warganet lain juga menyindir pernyataan MUI tersebut. Mereka kebingungan ketika dibandingkan pernyataan kepala lingkungan yang menyebut terduga taat beragama.

"Tak Beragama tapi Taat Bergama atau Taat Beragama tapi Tak Beragama??" cuit akun @Sarah_Pndj.

"MUI pusat bilang teroris orang tak beragama, warga sekitar bilang tersangka orang taat beragama. Jadi mesti gimana?" kicau akun @anandaaryandi.

"Kata MUI Sumut: Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan tidak Beragama. Kata Kepala Lingkungan (Kepling) III Kelurahan Sei Putih Barat Poetra, Terduga bom bunuh diri di Polrestabes dikenal taat agama. Ada yang bisa menjelaskan??" cuit akun @DPriguna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perakitan Bom Bunuh Diri di Medan Dilakukan di Hutan Bakau

Perakitan Bom Bunuh Diri di Medan Dilakukan di Hutan Bakau

News | Jum'at, 15 November 2019 | 17:00 WIB

19 Teroris Ditangkap Pasca Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan

19 Teroris Ditangkap Pasca Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan

News | Jum'at, 15 November 2019 | 16:38 WIB

Kasus Teror Bom di Medan, Maruf Minta RT/RW Dilibatkan Tangkal Radikalisme

Kasus Teror Bom di Medan, Maruf Minta RT/RW Dilibatkan Tangkal Radikalisme

News | Jum'at, 15 November 2019 | 15:27 WIB

Warga Medan Mulai Diteror Bangkai Babi yang Dibuang di Pinggir Jalan

Warga Medan Mulai Diteror Bangkai Babi yang Dibuang di Pinggir Jalan

News | Jum'at, 15 November 2019 | 04:30 WIB

Politisi Golkar Dicecar KPK Terkait Komunikasi dengan Eks Walkot Medan

Politisi Golkar Dicecar KPK Terkait Komunikasi dengan Eks Walkot Medan

News | Kamis, 14 November 2019 | 20:55 WIB

Gara-gara Bom Bunuh Diri, Daftar Jadi Sopir Ojek Online Bakal Diperketat

Gara-gara Bom Bunuh Diri, Daftar Jadi Sopir Ojek Online Bakal Diperketat

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 17:37 WIB

Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan karena Cadar Mau Dilarang, Menag: Ngarang!

Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan karena Cadar Mau Dilarang, Menag: Ngarang!

News | Kamis, 14 November 2019 | 17:11 WIB

Tertular Radikal dari Istri dan 4 Fakta Terbaru Bomber Rabbial Muslim

Tertular Radikal dari Istri dan 4 Fakta Terbaru Bomber Rabbial Muslim

News | Kamis, 14 November 2019 | 16:16 WIB

Mertua Ungkap Perilaku Pelaku Bom Medan Berubah Dalam 6 Bulan

Mertua Ungkap Perilaku Pelaku Bom Medan Berubah Dalam 6 Bulan

News | Kamis, 14 November 2019 | 15:41 WIB

Imbas Bom Medan Atribut Ojol Mau Dibatasi, Pedagang: Masa Kami yang Kena?

Imbas Bom Medan Atribut Ojol Mau Dibatasi, Pedagang: Masa Kami yang Kena?

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 15:29 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×