Kapolda: Teror Air Keras di Jakbar Tak Berkaitan dengan Novel Baswedan

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Senin, 18 November 2019 | 17:36 WIB
Kapolda: Teror Air Keras di Jakbar Tak Berkaitan dengan Novel Baswedan
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono menyatakan, kasus teror air keras di sejumlah kawasan di Jakarta Barat tidak ada kaitannya dengan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Diketahui dalam kasus teror penyiraman air keras di Jakart Barat itu, polisi telah meringkus seorang tukang servis AC berinisial FY (29).

"Tidak ada. Tidak ada sama sekali. Sangat jauh kalau dikaitkan dengan itu (kasus Novel Baswedan)," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Senin (18/11/2019).

Gatot menjelaskan, awalnya pengungkapan kasus penyiraman air keras di Jakarta Barat itu terbilang sulit. Sebab, serangan yang dilakukan FY pada tanggal 5 November 2019 minim saksi.

Pada serangan kedua yang menyasar seorang pedangang sayur bernama Sakinah alias Enah (56), FY sempat terekam kamera CCTV. Hanya saja, rekaman tersebut buram sehingga polisi sulit untuk melakukan identifikasi.

Singkat cerita, polisi akhirnya dapat meringkus FY usai serangan terhadap enam siswi SMP 207 terjadi pada 15 November 2019.

"Didukung lagi banyak saksi-saksi menunjuk kepada pelaku ini. Sehingga dengan cepat kita bisa mengungkapnya. Di samping itu juga para korban yang kita periksa baik peristiwa tanggal 5, tanggal 8, dengan tanggal 15 juga memberikan keterangan yang sangat signifikan untuk kita bisa mengetahui siapa pelakunya," Gatot menjelaskan.

Kasus ini berawal dari dua siswi SMP diserang pelaku misterius dengan menggunakan air keras. Aksi penyiraman itu terjadi saat kedua korban pulang sekolah pada Selasa (5/11/2019).

Akibat aksi teror air keras itu, korban bernama Aurel mengalami luka bakar di bagian bahu, tangan, dan badan. Aurel kemudian dirawat di sebuah rumah sakit di Kebon Jeruk, Jakarta.

Sedangkan korban lain bernama Prameswari mengalami luka di bagian tangan.

Tak lama berselang, insiden serupa kembali terulang. Insiden tersebut menimpa seorang penjual sayur keliling bernama Sakinah alias Enah (56). Perempuan paruh baya itu menjadi korban teror penyiraman air keras oleh pelaku misterius di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (8/11/2019) malam.

Dari informasi yang dihimpun, korban saat itu hendak pulang ke kediamannya di Gang Haji Taat Nomor 15 RT 11, RW 06, Meruya, Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi ketika Enah selesai berjualan.

Saat dalam perjalanan, tiba-tiba datang pengendara motor yang langsung menyiramkan air Enah. Peristiwa tersebut tepatnya terjadi di Jalan Aries Utama, Meruya Utara, Jakarta Barat sekitar pukul 19.00 WIB.

Terbaru, penyerangan yang sama menimpa enam orang pelajar SMP. Kejadian tersebut tepatnya terjadi di Jalan Mawar, Srenseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (15/11/2019). Saat kejadian, enam orang yang menjadi korban baru saja pulang dari sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Novel Dituduh Rekayasa Kasus, Kapolda: Jika Tidak Terbukti, Kami Hentikan

Novel Dituduh Rekayasa Kasus, Kapolda: Jika Tidak Terbukti, Kami Hentikan

News | Senin, 18 November 2019 | 17:11 WIB

Teror Tukang AC Pakai Air Keras Akhirnya Terungkap

Teror Tukang AC Pakai Air Keras Akhirnya Terungkap

Video | Senin, 18 November 2019 | 15:39 WIB

Penabrak Penyewa Skuter Grabwheels Akhirnya Ditahan Polisi

Penabrak Penyewa Skuter Grabwheels Akhirnya Ditahan Polisi

News | Senin, 18 November 2019 | 15:22 WIB

Tukang Servis AC Peneror Air Keras Incar Pelajar dan Pedagang Sayur

Tukang Servis AC Peneror Air Keras Incar Pelajar dan Pedagang Sayur

News | Senin, 18 November 2019 | 14:53 WIB

Saksi Grabwheels Maut Merasa Diacuhkan, Polisi Buka Suara

Saksi Grabwheels Maut Merasa Diacuhkan, Polisi Buka Suara

News | Minggu, 17 November 2019 | 18:04 WIB

Tetangga Novel Baswedan Laporkan Balik Dewi Tanjung ke Polisi

Tetangga Novel Baswedan Laporkan Balik Dewi Tanjung ke Polisi

News | Minggu, 17 November 2019 | 17:09 WIB

Terkait Kasus Sukmawati, Polisi: Pelapor Lihat Langsung di Google

Terkait Kasus Sukmawati, Polisi: Pelapor Lihat Langsung di Google

News | Sabtu, 16 November 2019 | 18:31 WIB

Terkini

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB