Mensos Canangkan Kawasan Siaga Bencana di Pantai Selatan Pulau Jawa

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 22 November 2019 | 19:28 WIB
Mensos Canangkan Kawasan Siaga Bencana di Pantai Selatan Pulau Jawa
Mensos, Juliari P. Batubara mencanangkan Kawasan Siaga Bencana (KSB) di Pantai Selatan Pulau Jawa, di Lapangan Alun-alun Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (22/11/2019) pagi. (Dok : Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Juliari P. Batubara mencanangkan Kawasan Siaga Bencana (KSB) di Pantai Selatan Pulau Jawa, di Lapangan Alun-alun Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (22/11/2019) pagi.

"Negara kita sangat rawan bencana. Oleh karena itu, kita semua harus siap. Pencanangan KSB  adalah untuk memperkuat mitigasi bencana, dan saya ingin semua pihak kompak dan benar-benar siap apabila suatu saat terjadi bencana," kata Mensos, dalam arahannya di hadapan ribuan peserta KSB.

Ia mengatakan, KSB merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo, agar semua pihak sensitif dan antisipatif terhadap bencana. Presiden juga berpesan agar edukasi kebencanaan disampaikan secara masif kepada masyarakat.

"Kesiapsiagaan di lokasi bencana harus ditingkatkan. Saya tidak ingin, kalau bencana datang, kita tidak tahu harus berbuat apa. Oleh sebab itu, simulai penanggulangan bencana harus sering dilakukan tidak hanya di Pangandaran, tapi juga di wilayah rawan bencana di seluruh Indonesia," katanya.

KSB merupakan wadah penanggulangan bencana yang berbasis pendekatan terpadu, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di sejumlah daerah yang memiliki risiko bencana tinggi, maupun daerah di sekitarnya yang akan berperan sebagai daerah penyangga.

Fokusnya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat dan memfasilitasi penyusunan Standar Pelayanan Minimal bidang Penanggulangan Bencana, yang mengatur pembagian tugas dan kewenangan antara pusat dan daerah dalam penanggulangan bencana.

Dalam edukasi ini, Kementerian Sosial mengembangkan Community Based Disaster Management atau Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat yang diimplementasikan dalam program Tagana Masuk Sekolah (TMS) dan Kampung Siaga Bencana (KSB).

KSB merupakan pengembangan dari program Kampung Siaga Bencana yang telah dilaksanakan Kemensos sejak 2010.

Jika dalam Kampung Siaga Bencana, edukasi dan pelatihan kebencanaan hanya dilakukan per kampung, maka kini dengan adanya KSB, jangkauan semakin luas dan mencakup daerah-daerah rawan bencana yang berbatasan antar kecamatan, antar kabupaten dan atau antar provinsi.

baca juga

Sementara itu, Mensos mengundang empat pengurus KSB maju ke depan. Di hadapan peserta KSB, Mensos bertanya seputar kesiapsiagaan menghadapi bencana.

"Coba sebutkan apa yang harus dilakukan apabila terjadi bencana tsunami?" tanyanya.

Juliari juga menanyakan keterampilan apa saja yang diajarkan dalam KSB, bagaimana cara melakukan evakuasi, dan sebagainya.

Kegiatan pencanangan KSB diikuti 1.748 orang, yang terdiri dari Siswa Tagana Masuk Sekolah 100 orang, Tim Pengurus Kawasan Siaga Bencana 390 orang, Tagana Provinsi Jawa Barat 200 orang, Tagana Provinsi Jawa Tengah 108 orang, undangan mitra kerja 50 orang, stakeholder lainnya 100 orang, warga masyarakat 800 orang.

Kegiatan dilaksanakan 18-22 November 2019, dengan melibatkan masyarakat dan tokoh masyarakat di enam wilayah, yakni Kecamatan Kalipucang dan Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran; Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap Jawa Tengah; Kecamatan Kesugihan, Kecamatan Buayan dan Kecamatan Ayah Kabupaten Cilacap, Jateng.

Dalam kegiatan ini, Mensos menyerahkan secara simbolis bantuan logistik senilai Rp 2,3 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kegiatan Sosialisasi Program PFM Tahun 2020 Direktorat PFM Wilayah II

Kegiatan Sosialisasi Program PFM Tahun 2020 Direktorat PFM Wilayah II

News | Jum'at, 22 November 2019 | 15:46 WIB

Kemensos Mengadakan Pelatihan Manajemen Kasus bagi Pekerja Sosial

Kemensos Mengadakan Pelatihan Manajemen Kasus bagi Pekerja Sosial

News | Jum'at, 22 November 2019 | 15:40 WIB

Kemensos Bakal Modifikasi Program PKH dan BPNT Guna Tekan Kemiskinan

Kemensos Bakal Modifikasi Program PKH dan BPNT Guna Tekan Kemiskinan

News | Jum'at, 22 November 2019 | 14:07 WIB

ASEAN Pererat Kerja Sama dalam Upaya Perlindungan Sosial Anak

ASEAN Pererat Kerja Sama dalam Upaya Perlindungan Sosial Anak

News | Jum'at, 22 November 2019 | 13:50 WIB

Kemensos Menyatakan Perlu Ada Regulasi soal Pengangkatan Anak

Kemensos Menyatakan Perlu Ada Regulasi soal Pengangkatan Anak

News | Jum'at, 22 November 2019 | 13:37 WIB

Mensos Dorong Pemda Perluas Akses Kewirausahaan ke Panyandang Disabilitas

Mensos Dorong Pemda Perluas Akses Kewirausahaan ke Panyandang Disabilitas

News | Selasa, 19 November 2019 | 11:21 WIB

Terkini

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

×