Pesawat Jatuh di Perkampungan di Kongo, 24 Orang Tewas

Bangun Santoso

Senin, 25 November 2019 | 05:42 WIB
Pesawat Jatuh di Perkampungan di Kongo, 24 Orang Tewas
Ilustrasi pesawat jatuh. (Shutterstock)

Suara.com - Sedikitnya 24 orang tewas, termasuk sejumlah orang di darat, ketika sebuah pesawat kecil jatuh di perkampungan yang berpenduduk padat di Kota Goma di bagian timur Republik Demokratik Kongo pada Minggu (24/11), kata seorang anggota parlemen dan pekerja pertolongan.

Pesawat itu, yang dioperasikan oleh perusahaan setempat Busy Bee, jatuh beberapa saat setelah tinggal landas dalam penerbangan ke Kota Beni, sekitar 250 km ke sebelah utara, kata kantor Gubernur Kivu Utara Carly Nzanzu Kasivita dalam pernyataannya.

Perusahaan itu mengatakan pesawat Dornier 228-200 yang berkursi 19 membawa 16 penumpang dan dua awak saat terbang. Sejauh ini belum ada keterangan mengenai sebab-sebab kecelakaan tersebut.

Jean Paul Lumbulumbu, wakil ketua parlemen Kivu Utara, mengatakan 24 jasad sudah ditemukan dari reruntuhan pesawat yang bernasib nahas, termasuk mereka yang tertimpa pecahan-pecahan pesawat. Seorang pekerja pertolongan yang minta namanya tidak disebutkan mengatakan sebanyak 26 jasad sudah ditemukan.

Di tempat jatuhnya pesawat di kawasan Mapendo Goma, warga masyarakat menyiramkan air ke reruntuhan pesawat yang terbakar.

Seorang saksi mata Reuters di tempat kejadian mengatakan dua orang - satu orang berada di pesawat dan seorang anak di sebuah bangunan yang tertimpa puing-puing pesawat diselamatkan sebelum pesawat meledak dan api berkobar setelah jatuh.

Polisi menangkap seorang pria yang mencuri uang tunai dari puing-puing pesawat itu dan melepaskan tembakan untuk membubarkan orang-orang yang mulai menjarah, katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Campak Kongo Jadi yang Paling Mematikan di Dunia saat Ini

Wabah Campak Kongo Jadi yang Paling Mematikan di Dunia saat Ini

Health | Rabu, 16 Oktober 2019 | 06:30 WIB

Campuran Darah Pasien Kebal Ebola Tengah Disiapkan Menjadi 2 Obat Baru

Campuran Darah Pasien Kebal Ebola Tengah Disiapkan Menjadi 2 Obat Baru

Health | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 11:25 WIB

Boeing Klaim Keluarkan 144,5 Ribu Dolar AS Bagi Korban Kecelakaan

Boeing Klaim Keluarkan 144,5 Ribu Dolar AS Bagi Korban Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 24 September 2019 | 09:05 WIB

Kereta Anjlok di Kongo Tewaskan 50 Orang

Kereta Anjlok di Kongo Tewaskan 50 Orang

News | Jum'at, 13 September 2019 | 06:19 WIB

Tahukah Anda BJ Habibie Dijuluki Mr Crack? Ini Asal-usulnya

Tahukah Anda BJ Habibie Dijuluki Mr Crack? Ini Asal-usulnya

News | Selasa, 10 September 2019 | 09:19 WIB

Kisah Pilot Terdampar di Laut, Bertahan 15 Jam dan Melawan Hiu Sendirian

Kisah Pilot Terdampar di Laut, Bertahan 15 Jam dan Melawan Hiu Sendirian

Lifestyle | Minggu, 08 September 2019 | 19:11 WIB

Kisah Pilot yang Selamatkan 184 Nyawa, Tak Mau Disebut Pahlawan

Kisah Pilot yang Selamatkan 184 Nyawa, Tak Mau Disebut Pahlawan

Lifestyle | Selasa, 03 September 2019 | 21:00 WIB

Kembali Merebak, Wabah Ebola di Kongo Tewaskan Lebih dari 2.000 Orang

Kembali Merebak, Wabah Ebola di Kongo Tewaskan Lebih dari 2.000 Orang

Health | Senin, 02 September 2019 | 11:48 WIB

Kecelakaan Pesawat, Pilot Ini Sempat Rekam Video Proses Penyelamatan

Kecelakaan Pesawat, Pilot Ini Sempat Rekam Video Proses Penyelamatan

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:46 WIB

Pesawat Militer Pakistan Jatuh di Atas Perumahan, 17 Orang Tewas

Pesawat Militer Pakistan Jatuh di Atas Perumahan, 17 Orang Tewas

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 05:59 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×