Said Didu Sindir Luhut: Menteri Segala Urusan Makin Powerfull

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Selasa, 26 November 2019 | 07:39 WIB
Said Didu Sindir Luhut: Menteri Segala Urusan Makin Powerfull
Muhammad Said Didu - (Twitter/@msaid_didu)

Suara.com - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu memberikan sindiran kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (LBP). Ia merasa LBP adalah menteri segala urusan yang semakin powerfull.

Pernyataan ini disampaikan Said Didu melalui video yang diunggah ke kanal YouTube MSD pada Senin (25/11/2019).

"Saya pikir sebelum Luhut mendapat tambahan tugas menjadi Menko Maritim dan Investasi, juga sudah diketahui bahwa menteri segala urusan," ucap Said Didu di awal video.

Ia khawatir, Luhut memakai "alasan investasi untuk mengintervensi investasi yang akan dilakukan BUMN".

Posisi Luhut sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi justru membuatnya seperti orang nomor dua di Indonesia, menurut Said Didu.

"Saya katakan LBP ini bungkus investasi bisa menjadikan seakan-akan orang kedua di negeri ini. Apalagi kita tahu Wakil Presiden sekarang itu mohon maaf jauh di bawah Jusuf Kalla tentang ekonomi," ujarnya.

Said kemudian memberikan sindirian, "Pak Luhut ini tidak ada kata investasi saja sudah ikut cawe-cawe dalam banyak hal investasi di periode pertama Jokowi".

Pria yang bekerja di Kementerian BUMN sejak 2005-2010 ini juga menyinggung intervensi Luhut yang bisa membatalkan investasi Jepang dalam kereta cepat hingga beralih ke China.

"Faktanya sekarang bahwa biayanya lebih tinggi dari studi kelayakan yang dilakukan oleh Jepang. Dan sebenarnya tidak ada dana dari China, yang terjadi adalah mengakuisisi mengambil pemilik saham mayoritas terhadap kereta api Jakarta-Bandung. Akuisisi seperti ini terkait dengan BUMN," ucap Said Didu.

baca juga

Ia khawatir hal serupa akan dilakukan Luhut pada Pertamina dan PLN, atau perusahaan BUMN lainnya.

Said mengatakan, "kita tahu bisnis beliau yang terkait dengan BUMN ini banyak sekali. Walaupun beliau dinyatakan tidak berbisnis lagi tapi faktanya itu terjadi, orang tahu semua. Bisnisnya di pertambangan ada, di listrik ada".

Ia juga tidak bisa membantah pernyataan yang menyebut Luhut selalu membawa investasi dari China.

"Luhut di pernyataannya itu selalu menyatakan bahwa investasi China, uang China lah yang seakan-akan bisa menyelamatkan negara ini," kata Said dalam video berdurasi 8 menit 43 detik ini.

Padahal menurutnya, kita perlu perlu waspada dengan investasi China yang masuk ke Indonesia.

"Investasi negara ke luar negeri itu biasanya murni investasi bisnis. Tapi China itu tidak bisa terpisah dengan cara mengkooptasi kepentingan negara lewat investasi. Dan ini kita harus waspadai," ucap Said Didu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Mendagri Tito, Luhut Pun Tak Cocok Jadi Menko Kemaritiman

Bukan Cuma Mendagri Tito, Luhut Pun Tak Cocok Jadi Menko Kemaritiman

News | Sabtu, 23 November 2019 | 15:16 WIB

Ahok Jadi Komut Pertamina, Said Didu: Silakan Publik Menilai

Ahok Jadi Komut Pertamina, Said Didu: Silakan Publik Menilai

News | Jum'at, 22 November 2019 | 18:35 WIB

Said Didu Sindir Mentan yang Bubuhkan Nama Jan Ethes di Varietas Anggur

Said Didu Sindir Mentan yang Bubuhkan Nama Jan Ethes di Varietas Anggur

Bisnis | Senin, 18 November 2019 | 06:05 WIB

Terkini

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:37 WIB

×