Bocor, Dokumen Rahasia China Ungkap Penahanan 1 Juta Muslim Xinjiang

Bangun Santoso

Selasa, 26 November 2019 | 07:43 WIB
Bocor, Dokumen Rahasia China Ungkap Penahanan 1 Juta Muslim Xinjiang
Minoritas warga muslim Iughur di Xinjiang China. (Foto: AFP)

Suara.com - Dokumen-dokumen yang diperoleh dan diterbitkan oleh Konsorsium Wartawan Investigatif Internasional (ICIJ) mengungkapkan cetak biru dan strategi di balik kampanye intensif atas pemantauan yang intrusif, serta indoktrinasi budaya dan politik terhadap kelompok etnis Muslim Uighur, Kazakh dan lainnya di Xinjiang.

Organisasi-organisasi HAM selama bertahun-tahun telah memperingatkan bahwa China menindas warga Uighur secara sistematis dan menghapus budaya serta agama mereka. Dokumen-dokumen baru itu merinci bagaimana pihak berwenang menggalakkan “pendidikan ulang” ideologis bagi seluruh penduduk China.

Orang-orang Uighur dan kelompok minoritas Muslim lainnya yang dipenjara di dalam kamp, dibagi berdasarkan skor atau nilai seberapa baik mereka berbicara bahasa Mandarin yang dominan dan mengikuti aturan ketat, mulai dari mandi hingga penggunaan toilet. Skor atau nilai itu menentukan apakah mereka dapat meninggalkan kamp itu atau tidak.

Dokumen-dokumen dan komunikasi internal yang bocor itu didapat dan dipublikasikan pada hari Minggu (24/11/2019).

Publikasi dokumen yang bocor ini hanya berselang satu minggu pasca bocornya dokumen internal setebal 400 halaman di surat kabar New York Times.

“Kita berada dalam tahun 2019, dan ada lebih dari satu juta orang di kamp-kamp konsentrasi di Xinjiang? Ini keterlaluan!,” ujar Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Robert O’Brien dalam konferensi keamanan internasional di Halifax, Sabtu lalu (23/11).

Kamp penahanan yang dijadikan tempat 'pendidikan ulang' bagi minoritas Muslim Iughur di Xinjang, China. (Foto: AFP)
Kamp penahanan yang dijadikan tempat 'pendidikan ulang' bagi minoritas Muslim Iughur di Xinjang, China. (Foto: AFP)

“Kamp-kamp itu harus ditutup. Kamp-kamp itu harus dibongkar,” tegas O'Brien.

“Tetapi bukan hanya kamp-kamp itu. Infrastruktur pemantauan yang dibangun di kawasan itu juga melacak orang melalui pengenalan wajah, artificial intelligence, melalui piranti elektronik. Mereka membuat sistem pemantauan di seluruh provinsi itu,” tambahnya.

Pihak berwenang di China membenarkan langkah-langkah ekstrem itu yang diambil sebagai sesuatu yang perlu untuk mengatasi apa yang mereka klaim sebagai “terorisme” dan memastikan keamanan nasional China.

baca juga

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, hari Senin (25/11) membantah dokumen baru yang bocor itu, dengan mengatakan masalah warga Muslim-Uighur adalah “murni urusan dalam negeri China.”

“Media-media tertentu berusaha mencemari upaya kontra-terorisme China dan deradikalisasi di Xinjiang dengan meremehkan isu-isu terkait Xinjiang, tetapi upaya mereka tidak akan berhasil. Stabilitas, solidaritas dan kerukunan etnis di Xinjiang merupakan hal terbaik menanggapi disinformasi semacam itu,” tegas Geng.

Sumber: VOA Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buku Putih China: Suku Uighur Diperbudak dan Dipaksa Masuk Islam

Buku Putih China: Suku Uighur Diperbudak dan Dipaksa Masuk Islam

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 18:05 WIB

Fadli Zon Usulkan Isu Uighur di Parlemen OKI

Fadli Zon Usulkan Isu Uighur di Parlemen OKI

DPR | Senin, 18 Maret 2019 | 10:17 WIB

Melihat Kamp Pendidikan Vokasi Etnis Uighur

Melihat Kamp Pendidikan Vokasi Etnis Uighur

Foto | Sabtu, 05 Januari 2019 | 17:30 WIB

Solidaritas Untuk Muslim Uighur

Solidaritas Untuk Muslim Uighur

Foto | Minggu, 23 Desember 2018 | 13:00 WIB

4 Fakta Uighur, Etnis yang Jadi Sorotan Dunia

4 Fakta Uighur, Etnis yang Jadi Sorotan Dunia

Lifestyle | Sabtu, 22 Desember 2018 | 09:05 WIB

Potret Aksi Solidaritas Muslim Uighur di Kedubes Cina

Potret Aksi Solidaritas Muslim Uighur di Kedubes Cina

Foto | Jum'at, 21 Desember 2018 | 20:06 WIB

Ada Aksi Bela Uighur, Polisi Terapkan Pengamanan Berlapis di Kedubes Cina

Ada Aksi Bela Uighur, Polisi Terapkan Pengamanan Berlapis di Kedubes Cina

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 13:53 WIB

Ada Aksi Bela Muslim Uighur, Polisi Tutup Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta

Ada Aksi Bela Muslim Uighur, Polisi Tutup Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 12:58 WIB

Aksi Bela Muslim Uighur, Massa Geruduk Kedubes Cina

Aksi Bela Muslim Uighur, Massa Geruduk Kedubes Cina

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 12:52 WIB

Terkini

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×