Serapan Beras Bulog DIY Tembus 91 Persen, Stok Nasional Aman Tak Perlu Impor Lagi

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 03 Juni 2026 | 14:46 WIB
Serapan Beras Bulog DIY Tembus 91 Persen, Stok Nasional Aman Tak Perlu Impor Lagi
stok beras bulog (antara)
baca 10 detik
  • Perum BULOG Kanwil DIY merealisasikan pengadaan 178 ribu ton beras atau 91 persen dari target tahunan hingga Juni 2026.
  • Capaian tersebut berhasil memperkuat Cadangan Beras Pemerintah nasional hingga mencapai level tertinggi dalam sejarah, yakni 5 juta ton.
  • Pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional terjaga aman untuk menghadapi El Nino tanpa perlu melakukan kegiatan impor beras.

Suara.com - Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah merealisasikan pengadaan 178 ribu ton setara beras atau sekitar 91 persen dari target pengadaan tahun 2026 sebesar 196 ribu ton hingga awal Juni.

Capaian tersebut menjadi salah satu penopang penguatan cadangan beras nasional yang kini berada pada level tertinggi sepanjang sejarah.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Yogyakarta Dedi Aprilyadi mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak dalam mendukung program penyerapan gabah dan beras petani selama musim panen berlangsung.

Serapan Beras BULOG DIY Tembus 91 Persen Target Tahunan

Secara nasional, hingga 3 Juni 2026, BULOG mencatat realisasi pengadaan mencapai 3,01 juta ton setara beras atau sekitar 75 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton yang ditetapkan pemerintah tahun ini.

Dedi menyebut keberhasilan penyerapan di wilayah DIY hingga 178 ribu ton setara beras tidak terlepas dari peran petani, kelompok tani, gabungan kelompok tani (gapoktan), pemerintah daerah, penyuluh pertanian lapangan, TNI, Polri, mitra penggilingan, hingga jajaran BULOG.

“Capaian pengadaan hingga 178 ribu ton setara beras ini tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak yang bekerja tanpa mengenal waktu selama musim panen berlangsung,” ujar Dedi dalam keterangannya, Rabu (3/5/2026).

Menurutnya, peningkatan produksi pertanian, perluasan areal panen, serta berbagai program pemerintah turut mendorong tingginya penyerapan hasil panen tahun ini. Program tersebut meliputi mekanisasi pertanian, pompanisasi, dan optimalisasi lahan yang ditujukan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Sebagai bagian dari penugasan pemerintah, BULOG terus menyerap gabah petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP). Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian harga sekaligus menjamin tersedianya pasar bagi hasil panen petani.

Dengan capaian yang telah mencapai 91 persen pada awal Juni, BULOG DIY optimistis target pengadaan tahun ini dapat segera tercapai. Bahkan, realisasi pengadaan berpeluang melampaui target apabila tren penyerapan dan produksi tetap berlangsung positif hingga akhir musim panen.

baca juga

“Kami yakin capaian pengadaan tahun ini dapat melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Stok Beras Nasional 5 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Tak Impor pada 2026

Tingginya penyerapan gabah dan beras di berbagai daerah, termasuk DIY, turut memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang kini telah melampaui 5 juta ton.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan stok beras nasional saat ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah modern pengelolaan pangan Indonesia.

“Per 23 April 2026 pukul 08.55, stok beras seluruh Indonesia mencapai 5.000.198 ton. Ini pertama sepanjang sejarah. Ini hasil kerja keras kita semua, seluruh anak bangsa,” ujar Amran saat meninjau gudang beras di Karawang.

Amran mengatakan pemerintah telah memperhitungkan kekuatan stok tersebut untuk menghadapi potensi fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga enam bulan ke depan.

“Sekarang kita akan menghadapi El Nino sekitar 6 bulan. Stok kita 5 juta ton, terbesar sepanjang sejarah. Selain itu, di Horeka tersedia sekitar 12,5 juta ton, serta standing crop sekitar 11 juta ton. Totalnya sekitar 22,5 juta ton atau setara 11 bulan kebutuhan,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:56 WIB

Bulog Tembus 3 Juta Ton Serapan Gabah-Beras Petani, Rekor Baru Penguatan Cadangan Pangan Nasional

Bulog Tembus 3 Juta Ton Serapan Gabah-Beras Petani, Rekor Baru Penguatan Cadangan Pangan Nasional

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:15 WIB

BPS: Harga Beras Naik per Mei 2026, Dari Penggilingan hingga Eceran

BPS: Harga Beras Naik per Mei 2026, Dari Penggilingan hingga Eceran

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×