Ketahuan Paksa Murid Pakaikan Celemek, Guru Ditinju Ayah

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 27 November 2019 | 17:46 WIB
Ketahuan Paksa Murid Pakaikan Celemek, Guru Ditinju Ayah
Ilustrasi kepalan tangan (Shutterstock).

Suara.com - Hu, seorang guru di TK Qinghuamiao, yang terletak di Loudi, provinsi Hunan, Cina dipukul oleh ayah dari muridnya. Insiden ini terjadi pada Rabu (20/11/2019) pagi.

Pria yang memukul guru TK ini bernama Li. Dia tidak terima dengan perlakuan sang guru kepada putrinya setelah melihat video CCTV.

Disadur dari Unilad, kejadian berawal ketika guru Hu marah sambil menunjuk dengan tongkat kayu kepada putri Li. Ia memaksa putri Li memakai celemek.

Saat putri Li menolak, Hu memukulnya dengan tongkat kayu.

Guru lain kemudian memangku putri Li untuk menghiburnya. Namun, Hu mendekat lagi dan berusaha memaksanya mengenakan celemek.

Ketika anak itu menolak, Hu dengan kasar mengguncang tubuhnya. Guru TK ini kemudian mendorong celemek dari atas kepalanya dengan kasar. Ia tidak sadar kalau Li berdiri tepat di luar kelas.

Li mengatakan putrinya dalam suasana hati yang buruk pagi itu, jadi dia memperhatikannya di monitor CCTV kelas di luar kalau-kalau dia perlu menghiburnya lagi.

Begitu tahu perilaku buruk si guru, Li masuk ke kelas lalu menamparnya. Ia bahkan meninju dan menendang guru itu di depan ruangan yang penuh dengan anak-anak.

Ketahuan paksa murid pakaikan celemek, guru TK di Cina ditinju ayah (AsiaWire)
Ketahuan paksa murid pakaikan celemek, guru TK di Cina ditinju ayah (AsiaWire)

Menurut pihak berwenang, Li dan Hu, kedua pihak tidak sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara pribadi. Sehingga keduanya terancam tuntutan pidana.

Li berkata bahwa dia menolak berdamai karena guru Hu "Tidak menunjukkan penyesalan".

Ia menambahkan, "Dia menolak untuk meminta maaf. Dia tidak peduli kehilangan pekerjaannya. Sikapnya, dan sikap keluarganya, sangat keji, dan aku tidak bisa menerimanya. Saya menerima konsekuensi dari tindakan saya sendiri, tetapi guru yang menganiaya anak ini harus ditangkap juga".

Pihak sekolah akhirnya memecat Hu. Pemerintah setempat telah memenjarakannya selama 12 hari, denda 500 RMB (Rp 1 juta) dan ancaman larangan mengajar seumur hidup.

Sementara Li dipenjara selama seminggu dan dikenakan denda 200 RMB (Rp 400 ribu).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagai Pinang Dibelah Dua, Remaja Ini Mirip Banget dengan Ariana Grande

Bagai Pinang Dibelah Dua, Remaja Ini Mirip Banget dengan Ariana Grande

Lifestyle | Rabu, 27 November 2019 | 17:25 WIB

Demi Penumpang, Pramugari Kereta Ini Berlutut Satu Jam

Demi Penumpang, Pramugari Kereta Ini Berlutut Satu Jam

Lifestyle | Rabu, 27 November 2019 | 17:21 WIB

Telanjang saat Naik Motor, Dua Turis di Bali Dikecam

Telanjang saat Naik Motor, Dua Turis di Bali Dikecam

News | Rabu, 27 November 2019 | 15:04 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB