Tanahnya Digusur buat Tol Pekanbaru, Ibu Menangis: Tolong Pak Jokowi

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 29 November 2019 | 20:40 WIB
Tanahnya Digusur buat Tol Pekanbaru, Ibu Menangis: Tolong Pak Jokowi
Video ibu menangis lahannya dieksekusi untuk jalan tol Pekanbaru-Dumai (twitter @RizmaWidiono)

Suara.com - Penggusuran lahan untuk jalan tol Pekanbaru - Dumai tepatnya di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, diwarnai aksi protes warga.

Video aksi protes itu tersebar luas di media sosial. Beberapa akun media sosial telah mengunggah videonya.

Misalnya akun Twitter @RizmaWidiono yang mengunggah rekaman peristiwa itu yang berdurasi 2 menit 20 detik.

Unggahan tersebut kemudian diunggah ulang oleh mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

Video dengan versi lengkap diunggah oleh akun Facebook Vita Siregar Silo. Ia mengunggah video dengan durasi hampir 1 jam ini pada Kamis (28/11/2019).

Awal video tampak seorang pria dari pihak eksekutor membacakan ketetapan Pengadilan Negeri Siak.

Sementara di lain sisi, seorang ibu terdengar berteriak-teriak memprotes eksekusi itu. Petugas polisi berusaha menahan emosi si pemilik lahan.

Video eksekusi lahan untuk Tol Pekanbaru-Dumai (Facebook Vita Siregar Silo)
Video eksekusi lahan untuk Tol Pekanbaru-Dumai (Facebook Vita Siregar Silo)

Terlihat pula sejumlah orang warga yang berkerumun menyaksikan eksekusi tersebut. Alat-alat berat juga sudah disiapkan.

Saat alat berat mulai merobohkan pepohonan, ibu yang mengaku sebagai pemilik lahan itu terus berteriak. Ibu ini memohon ganti rugi yang adil kepada Presiden Jokowi.

"Pak Jokowi berikan saya solusi. Sesuai janji Pak Jokowi, tidak akan ada ganti rugi tapi ganti untung. Itu harapan saya supaya ini sampai ke Pak Jokowi karena saya tahu Pak Jokowi itu orang baik. Tidak seperti mereka-mereka yang di bawah ini," ucapnya sambil menangis.

"Saya hanya dikasih janji palsu selama ini. Rp 18 ribu nilai tanah saya, sertifikat tanah saya. Sekarang ini mereka bisa tertawa-tawa," imbuhnya.

Ia tidak setuju dengan nilai ganti rugi lahan yang ditawarkan.

"Lahan saya kenanya semua 50 ribu meter, 5 hektar. Saya sudah bilang saya tidak menuntut banyak, apa yang diputuskan Pengadilan Negeri Siak berikan hak saya itu saja. Tapi apa semuanya, pembohong," teriak ibu yang memakai kaus merah muda ini.

Video ibu menangis lahannya dieksekusi untuk jalan tol Pekanbaru-Dumai (twitter @RizmaWidiono)
Video ibu menangis lahannya dieksekusi untuk jalan tol Pekanbaru-Dumai (twitter @RizmaWidiono)

Ibu ini memohon kepada Jokowi agar harapannya didengar dan mendapat solusinya.

"Saya tidak tahu lagi, harapan saya Pak Jokowi. Tolong saya pak Jokowi. Tolong, tolong kami diperhatikan, masyarakat Kadis ini Pak Jokowi," kata ibu itu sambil kedua tangannya menggenggam seakan memohon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toilet Wanita di SEA Games 2019 Jadi Sorotan dan 4 Berita Viral Lain

Toilet Wanita di SEA Games 2019 Jadi Sorotan dan 4 Berita Viral Lain

News | Jum'at, 29 November 2019 | 12:37 WIB

Dianggap Lalai, Pengemudi Bus Kramat Jati Ditetapkan Menjadi Tersangka

Dianggap Lalai, Pengemudi Bus Kramat Jati Ditetapkan Menjadi Tersangka

Jatim | Kamis, 28 November 2019 | 19:10 WIB

Ini Kisah Viral Ibu di Bekasi yang Diduga Mencuri dan Dipaksa Lepas Jilbab

Ini Kisah Viral Ibu di Bekasi yang Diduga Mencuri dan Dipaksa Lepas Jilbab

Jabar | Senin, 25 November 2019 | 21:28 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub

Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:46 WIB

LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral

LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:46 WIB

Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok

Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:35 WIB

Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang

Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:28 WIB

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama

Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:40 WIB

Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS

Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:38 WIB

Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung

Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:26 WIB

Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat

Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:56 WIB

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:49 WIB