Gadis Tutorial Make Up sambil Cerita Muslim Uighur, Akunnya Diblokir

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Sabtu, 30 November 2019 | 07:05 WIB
Gadis Tutorial Make Up sambil Cerita Muslim Uighur, Akunnya Diblokir
Gadis tutorial make up sambil cerita muslim Uighur akun TikTok miliknya langsung diblokir (twitter @x_feroza)

Suara.com - Akun Tik Tok milik Feroza Aziz, gadis 17 tahun, diblokir setelah dia mengunggah video tutorial memakai make up sambil menceritakan kondisi muslim Uighur di Xinjiang, China.

Aziz sebenarnya menciptakan 3 video tutorial make up di Tik Tok. Ia mulai dengan menunjukkan kepada penontonnya cara menggunakan penjepit bulu mata.

Disadur dari Unilad, Jumat (29/11/2019), suara video segera berubah, ketika Aziz mulai menjelaskan kondisi satu juta Muslim yang menjadi sasaran penyiksaan di kamp-kamp Xinjiang.

Aziz mengatakan bahwa dia adalah warga Amerika keturunan Afghanistan dari New Jersey.

"Kemudian kamu akan meletakkan [penjepit bulu mata] ke bawah dan menggunakan ponsel...untuk mencari tahu apa yang terjadi di China, bagaimana mereka mendapatkan kamp konsentrasi, melemparkan Muslim yang tidak bersalah di sana, memisahkan keluarga satu sama lain, menculik mereka, membunuh mereka, memperkosa mereka, memaksa mereka makan daging babi, memaksa mereka minum, memaksa mereka bertobat," tutur Aziz.

Ia menambahkan, "Ini merupakan Holocaust lain, namun tidak ada yang membicarakannya. Perlu diketahui, tolong sebarkan kondisi di Xinjiang sekarang".

Gadis tutorial make up sambil cerita penyiksaan muslim Uighur (twitter @x_feroza)
Gadis tutorial make up sambil cerita penyiksaan muslim Uighur (twitter @x_feroza)

Sambil menunjukkan bagaimana cara melengkungkan bulu mata, Aziz terus melanjutkan pandangannya terhadap peristiwa genosida muslim Uighur.

Remaja itu mengatakan dia memang berusaha menyembunyikan pernyataan ini pada tengah-tengah tutorial make up agar postingannya tidak dihapus. Sebab dia mengklaim pernah diblokir oleh TikTok sebelumnya.

Setelah membagikan video tersebut, Aziz membuat kicauan di Twitter. Ia mengatakan TikTok telah memblokir akunnya dan membuatnya tidak bisa memposting konten baru.

baca juga

Melalui kicauan yang diunggah pada Rabu (27/11/2019), Aziz menyebutkan bahwa TikTok telah menghapus tiga videonya.

"TikTok telah menghapus video saya yang menyebarkan kesadaran tentang genosida Uyghur. Ini adalah bukti bahwa Tiongkok menggunakan Tik Tok tidak membiarkan kebenaran dibebaskan. Cina takut," tulisnya di akun Twitter @x_feroza.

Gadis tutorial make up sambil cerita muslim Uighur akun TikTok miliknya langsung diblokir (twitter @x_feroza)
Gadis tutorial make up sambil cerita muslim Uighur akun TikTok miliknya langsung diblokir (twitter @x_feroza)

Meskipun videonya telah dihapus dan akunnya diblokir, gadis ini mengaku tidak takut. Aziz sudah mengunggah video-video tersebut ke Twitter.

"Saya sangat senang bahwa saya bisa membantu menyebarkan kesadaran tentang masalah yang perlu diangkat," Aziz berkomentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanahnya Digusur buat Tol Pekanbaru, Ibu Menangis: Tolong Pak Jokowi

Tanahnya Digusur buat Tol Pekanbaru, Ibu Menangis: Tolong Pak Jokowi

News | Jum'at, 29 November 2019 | 20:40 WIB

Bawa Desain Tipis, Oppo Pamerkan Tampilan Reno3 Pro 5G

Bawa Desain Tipis, Oppo Pamerkan Tampilan Reno3 Pro 5G

Tekno | Jum'at, 29 November 2019 | 12:00 WIB

Toilet Wanita di SEA Games 2019 Jadi Sorotan dan 4 Berita Viral Lain

Toilet Wanita di SEA Games 2019 Jadi Sorotan dan 4 Berita Viral Lain

News | Jum'at, 29 November 2019 | 12:37 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×