Polisi Dapat Gelas Kopi Tertulis Nama Babi, Starbucks Pecat Karyawannya

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Senin, 02 Desember 2019 | 07:15 WIB
Polisi Dapat Gelas Kopi Tertulis Nama Babi, Starbucks Pecat Karyawannya
Polisi Oklahoma Johnny O'Mara mendapat gelas kopi bertulis 'babi', Starbucks memecat karyawannya (Facebook)

Suara.com - Kepala polisi Kiefer, Oklahoma, Amerika Serikat, Johnny O'Mara harus dibuat kesal karena mendapatkan gelas bertuliskan "babi" saat Hari Thanksgiving. Ia kemudian menyampaikan keluhannya di Facebook.

Melalui postingan yang diunggah pada hari Kamis (28/11/2019), Johnny memperlihatkan foto gelas kopinya diberi label dengan tulisan "babi".

Disadur dari Washington Post, Sabtu (30/11/2019), Johnny menceritakan awalnya dia berniat membelikan kopi untuk petugas yang bekerja saat hari liburan bersamanya. Ia pergi ke Starbucks dan mendapatkan label seperti itu.

"Yang membuat saya jengkel adalah rasa tidak hormat kepada seorang petugas polisi yang, alih-alih pulang ke rumah bersama keluarga, menikmati makanan dan pertandingan sepak bola, sedang berpatroli di kota kecilnya," kata Johnny O'Mara dalam sebuah unggahan di Facebook.

Menurutnya, masalah kecil di label gelas kopi itu bersumber dari masalah sosial yang lebih besar.

"Ini adalah gejala kecil lainnya dan teriakan yang hampir tak terlihat dari segmen masyarakat yang menghina, meraung, dan gaduh yang menjelek-jelekkan orang-orang yang membela apa yang benar dan memuliakan orang-orang yang akan mengantarkan penghancuran tatanan sosial," ucapnya.

Johnny kemudian menelepon kedai Starbucks. Karyawan di sana menawarkan mengganti kopi dengan label yang benar. Tetapi polisi itu menolak.

Perwakilan Starbucks Jory Mendes menyebut insiden itu benar-benar tidak dapat diterima.

"Kami sangat menyesal kepada petugas penegak hukum yang mengalami ini," kata Mendes kepada media, Jumat (29/11/2019) sore.

baca juga

Beberapa jam kemudian, Starbucks mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa barista Starbucks yang menulis kata "babi" di atas gelas tidak lagi menjadi karyawan di sana setelah melanggar kebijakan perusahaan tersebut.

"Bahasa ini menyinggung semua penegak hukum," kata pernyataan itu. Starbucks juga telah meminta maaf langsung kepada Johnny O’Mara.

Kemudian Jumat (29/11) malam, Departemen Kepolisian Kiefer dan Starbucks memberikan pernyataan bersama. Mereka berkomitmen untuk menggunakan insiden ini sebagai momentum dalam memanfaatkan media secara bersama-sama guna mempromosikan sikap kesopanan yang lebih besar.

Mereka akan mengadakan pertemuan dalam beberapa hari mendatang untuk mulai membahas aksi nyatanya.

Starbucks menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja dengan lembaga penegak hukum lainnya untuk "bersama-sama mencari peluang pendidikan bagi mitra kami di seluruh Amerika Serikat untuk meningkatkan pemahaman dan rasa hormat yang lebih baik."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wah, Ternyata Ini Alasan Obama Tak Suka Kamar Hotel Mewah

Wah, Ternyata Ini Alasan Obama Tak Suka Kamar Hotel Mewah

Lifestyle | Minggu, 01 Desember 2019 | 15:13 WIB

Gadis Tutorial Make Up sambil Cerita Muslim Uighur, Akunnya Diblokir

Gadis Tutorial Make Up sambil Cerita Muslim Uighur, Akunnya Diblokir

News | Sabtu, 30 November 2019 | 07:05 WIB

Tanahnya Digusur buat Tol Pekanbaru, Ibu Menangis: Tolong Pak Jokowi

Tanahnya Digusur buat Tol Pekanbaru, Ibu Menangis: Tolong Pak Jokowi

News | Jum'at, 29 November 2019 | 20:40 WIB

Terkini

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB