Proyek Pelebaran Got di DKI Merusak Rumah, Publik Kecam Anies Baswedan

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 02 Desember 2019 | 17:04 WIB
Proyek Pelebaran Got di DKI Merusak Rumah, Publik Kecam Anies Baswedan
Proyek pelebaran got DKI Jakarta merusak rumah warga (Twitter/el_kaezzar)

Suara.com - Publik dibuat meradang dengan proyek pelebaran got yang ada di Cakung, Jakarta Timur. Pasalnya proyek tersebut telah merusak rumah warga dan pihak kontraktor tidak mau bertanggungjawab atas kerusakan tersebut.

Salah seorang warganet Twitter @el_kaezzar mengunggah sejumlah foto-foto kerusakan yang diakibatkan oleh proyek pelebaran got tersebut. Ia mengecam Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan untuk bertanggungjawab atas kerusakan yang telah dihasilkan oleh bawahannya.

"Ini gara-gara proyek pelebaran got pasang buis atau ditch. Otomatis semua jembatan got di rumah warga harus dibongkar. Lucunya ini nggak akan dirapihkan lagi, warga yang harus membereskan pakai biaya sendiri #PemprovDKIZolim," cuit akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (2/12/2019).

Proyek pelebaran got DKI Jakarta merusak rumah warga (Twitter/el_kaezzar)
Proyek pelebaran got DKI Jakarta merusak rumah warga (Twitter/el_kaezzar)

Akun itu menjelaskan, sebelum ada proyek pelebaran got tiap rumah warga sudah memiliki jembatan kecil di atas got depan kediaman mereka. Namun, jembatan tersebut dihancurkan oleh kontraktor yang melakukab pelebaran got.

"Bekas galian atau bobok pun nggak langsung diangkut, bisa ditinggal berhari-hari depan rumah. Pastinya ganggu mobilitas," ungkapnya.

Tak hanya membiarkan sisa galian terbengkalai di depan kediaman warga, saluran got yang dipasang banyak menutupi saluran pembuangan air milik warga. Akibatnya, saluran air warga menjadi tersumbat.

Menurut informasi dari RT setempat, sang kontraktor tak mendapatkan anggaran untuk merapihkan kembali bekas galian sehingga dibiarkan begitu saja.

Proyek pelebaran got DKI Jakarta merusak rumah warga (Twitter/el_kaezzar)
Proyek pelebaran got DKI Jakarta merusak rumah warga (Twitter/el_kaezzar)

Tak hanya itu, proyek pelebaran itu juga dilakukan secara serampangan. Tiang listrik, telekomunikasi hingga gardu dibiarkan rusak akibat galian, bahkan beberapa tiang terpaksa berenang di dalam galian got tanpa dirapihkan kembali.

"Ini yang paling parah. Karena got dilebarin otomatis tiang-tiang listrik dan telkom/internet di pinggir got, kini hrs "berenang". Ada puluhan tiang yang terendam setelah proyek ini selesai. @DKIJakarta kerjanya nggak mikir ya desain gini diloloskan," tuturnya.

baca juga

"@DKIJakarta nggak mikir kalau sampai ada korsleting kah? Apalagi kalau tiang yang terendam keropos dan roboh! Mau nunggu kejadian dulu baru action?" protesnya.

Cuitan tersebut mendadak viral dan memancing amarah warganet. Hingga kini cuitan tersebut telah dicuitkan ulang sebanyak dua ribu kali dan disukai lebih dari 1.700 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSI Tuding Anies Manfaatkan Reuni 212 Untuk Maju Pilpres 2024

PSI Tuding Anies Manfaatkan Reuni 212 Untuk Maju Pilpres 2024

News | Senin, 02 Desember 2019 | 13:07 WIB

Anies Cek Titik Jokowi Kena Macet, Ojol Beberkan Fakta Penyebab Kemacetan

Anies Cek Titik Jokowi Kena Macet, Ojol Beberkan Fakta Penyebab Kemacetan

News | Senin, 02 Desember 2019 | 12:11 WIB

Serba-serbi Anies di Reuni 212, Dikoreksi Massa hingga 'Gubernur Indonesia'

Serba-serbi Anies di Reuni 212, Dikoreksi Massa hingga 'Gubernur Indonesia'

News | Senin, 02 Desember 2019 | 09:40 WIB

10 Anggota Satpol DKI Jadi Tersangka Pembobol ATM, Polisi: Bakal Bertambah

10 Anggota Satpol DKI Jadi Tersangka Pembobol ATM, Polisi: Bakal Bertambah

News | Sabtu, 30 November 2019 | 15:32 WIB

Terkini

Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?

Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:32 WIB

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×