Ditipu Polisi Gadungan, Janda Kaya di Palangkaraya Rugi Rp 60 Juta

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 02 Desember 2019 | 20:51 WIB
Ditipu Polisi Gadungan, Janda Kaya di Palangkaraya Rugi Rp 60 Juta
Ilustrasi video chatting. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang janda kaya berinisial AD menjadi korban penipuan polisi gadungan berinisial IK yang mengaku bertugas di Polda Riau. Janda tersebut merupakan warga Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

"Benar kami ada menerima laporan mengenai penipuan tersebut, kini perkara itu masih dalam penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya AKP Nandi Indra Nugraha di Palangka Raya, Senin (2/12/2019).

Nandi menuturkan, pihaknya sudah mengecek nama pelaku dengan mengecek daftar nama yang bersangkutan di Polda setempat.

"Ketika dilakukan pengecekan, nama IK tidak terdaftar sebagai anggota Polda Riau," ungkapnya.

Kepada polisi, AD mengaku kenal dengan pelaku melalui media sosial dan pelaku meminta sejumlah uang untuk tambahan menebus mobil dan biaya pindah kerja ke kantor kepolisian yang berada di Palangkaraya.

Hingga akhirnya permintaan uang terus berlanjut dan mencapai total Rp 60 juta.

"Yang menjadi saya yakin dia adalah anggota polisi, karena saat video call melalui via whatsap yang bersangkutan memakai pakaian dinas kepolisian. Setelah ditransfer uangnya, nomor handphonenya langsung tidak aktif lagi makanya saya laporkan," ucap AD.

Janda itu juga mengakui menjalin hubungan jarak jauh atau LDR dengan pelaku hampir satu tahun. Maka dari itu ia sangat percaya saat pelaku minta uang dengan alasan akan pindah tugas.

"Dalam satu tahun ini kami tidak pernah bertemu dengan pelaku," katanya.

Janda yang juga sudah memiliki anak itu menambahkan, dirinya sangat sedih dengan peristiwa yang menimpa dirinya. Apalagi uang puluhan juta yang dikirimnya dengan cara beberapa kali tersebut merupakan hasil tabungan, termasuk menjual sejumlah perhiasan yang selama ini ia kenakan ketika ada acara pesta dan lain sebagainya.

"Semoga aparat yang berwajib bisa menangkap pelakunya, sebab uang yang kasih kepelaku itu hasil menabung, jual perhiasan serta pinjam ke bank. Jujur saja saya sampai tidak percaya hal ini bisa menimpa kami," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Penipuan Via Sambungan Telepon, 85 WN China Jadi Tersangka

Kasus Penipuan Via Sambungan Telepon, 85 WN China Jadi Tersangka

Video | Selasa, 26 November 2019 | 18:04 WIB

Kasus Penipuan Via Sambungan Telepon, Polisi: 85 WN China Jadi Tersangka

Kasus Penipuan Via Sambungan Telepon, Polisi: 85 WN China Jadi Tersangka

News | Selasa, 26 November 2019 | 17:14 WIB

Taman Safari Indonesia Klarifikasi Usai Banyak Aduan Penipuan Tiket Online

Taman Safari Indonesia Klarifikasi Usai Banyak Aduan Penipuan Tiket Online

Lifestyle | Selasa, 05 November 2019 | 14:08 WIB

Dirut Akumobil Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Penipuan Mobil Murah

Dirut Akumobil Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Penipuan Mobil Murah

Otomotif | Sabtu, 02 November 2019 | 21:05 WIB

Terkini

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB