Jurnalis Yuli Dideportasi, AJI Surabaya Kecam Pemerintah Hongkong

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Selasa, 03 Desember 2019 | 13:43 WIB
Jurnalis Yuli Dideportasi, AJI Surabaya Kecam Pemerintah Hongkong
Yuli Riswati ialah aktivis dan jurnalis warga yang kerap menuliskan kisah dan isu-isu buruh migran dan sudah 10 tahun tinggal di Hong Kong. (AJI SURABAYA)

Suara.com - Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya, Miftah Faridl, mengecam keras sikap pemerintah Hongkong yang mendeportasi aktivis dan jurnalis asal Indonesia, Yuli Arista. Miftah menilai tindakan yang dilakukan pemerintah Hongkong sebagai bentuk buruknya kebebasan berekspresi di era demokrasi.

Sebelum dideportasi oleh pemerintah Hongkong melalui imigrasi, Miftah menyebut Yuli terlebih dahulu dijebloskan ke tahanan Pusat Imigrasi Castle Peak By selama 28 hari. Miftah menduga penahanan yang kemudian berujung deportasi ini diduga dilakukan pemerintah Hongkong karena aktivitas jurnalistik yang dilakukan Yuli.

"AJI Surabaya mengecam keras deportasi yang dilakukan pemerintah Hongkong terhadap Yuli Arista, buruh migran cum jurnalis warga," kata Miftah lewat keterangan tertulis yang diterima suara.com, Selasa (3/12/2019).

Yuli kata Miftah, sudah 10 tahun menjadi buruh migran di Hongkong. Selama itu pula Yuli rutin melakukan reportase, baik tulisan maupun foto langsung dari titik demonstrasi.

Yuli Riswati ialah aktivis dan jurnalis warga yang kerap menuliskan kisah dan isu-isu buruh migran dan sudah 10 tahun tinggal di Hong Kong. (AJI SURABAYA)
Yuli Riswati ialah aktivis dan jurnalis warga yang kerap menuliskan kisah dan isu-isu buruh migran dan sudah 10 tahun tinggal di Hong Kong. (AJI SURABAYA)

"Informasi-informasi yang disampaikan Yuli sangat bermanfaat bagi semua orang yang ingin mendapatkan informasi terkeit apa yang sebenarnya terjadi di Hongkong. Yuli menyajikan informasi dari narasumber yang ada di lokasi ketimbang hanya informasi dan peringatan normatif yang diberikan perwakilan Indonesia dalam hal ini KJRI HongKong," ujarnya.

Kendati begitu, aktivis jurnalisme warga yang dilakukan Yuli jutsru dinilai berbahaya oleh otoritas Hongkong. Atas insiden itu, Miftah pun menilai apa yang dialami Yuli menunjukkan buruknya kebebasan berekspresi di era demokrasi kekinian.

"Yang dialami Yuli menjadi bukti semakin buruknya kebebasan berekspresi di era demokrasi," tegasnya.

Berdasar pengakuan dari Yuli, Miftah menyampaikan kalau Yuli ditangkap pada 23 September 2019 lalu. Kemudian, Yuli pun mengajukan banding dan terbukti tidak bersalah.

"Pada 4 November, pengadilan pun menyatakan Yuli tidak bersalah karena minimnya bukti yang diajukan kepolisian. Namun pihak berwenang di Hongkong mencari celah agar bisa menghentikan aktivitas Yuli. Yuli pun dituduh melewati masa izin tinggal," ungkapnya.

baca juga
Yuli Riswati, pekerja migran Indonesia meliput demo Hong Kong telah dideportasi (Screenshot Youtube singintaiwan)
Yuli Riswati, pekerja migran Indonesia meliput demo Hong Kong telah dideportasi (Screenshot Youtube singintaiwan)

Lebih lanjut, Yuli hingga saat ini masih dalam proses pemulihan pasca mengalami trauma. AJI sendiri dikatakan Miftah, turut menjemput Yuli tatkala tiba di Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo pada 2 Desember 2019.

"Saat ini, Yuli berada di lokasi aman dan masih dalam proses pemulihan kesehatan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Bakal Deportasi 80 WN China Pelaku Penipuan Online

Indonesia Bakal Deportasi 80 WN China Pelaku Penipuan Online

News | Kamis, 28 November 2019 | 15:23 WIB

AJI Gelar Pelatihan Cek Fakta untuk Media di 23 Kota

AJI Gelar Pelatihan Cek Fakta untuk Media di 23 Kota

News | Sabtu, 23 November 2019 | 11:59 WIB

Presiden Jokowi Digugat ke Pengadilan, Kasus Blokir Internet Papua

Presiden Jokowi Digugat ke Pengadilan, Kasus Blokir Internet Papua

News | Kamis, 21 November 2019 | 19:26 WIB

Arab Saudi Cekal Rizieq karena Alasan Keamanan, Pengacara: Deportasi Saja

Arab Saudi Cekal Rizieq karena Alasan Keamanan, Pengacara: Deportasi Saja

News | Jum'at, 15 November 2019 | 15:19 WIB

Minta Sumbangan di Masjid, Tiga WNA Asal Pakistan Dideportasi Imigrasi Agam

Minta Sumbangan di Masjid, Tiga WNA Asal Pakistan Dideportasi Imigrasi Agam

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 02:55 WIB

Terkini

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Kaltim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:20 WIB

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:16 WIB

×