Singgung Masjid di Kementerian Terpapar Radikal, Megawati: Seberapa Jauh?

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 03 Desember 2019 | 20:16 WIB
Singgung Masjid di Kementerian Terpapar Radikal, Megawati: Seberapa Jauh?
Ketua BPIP Megawati Soekarnoputri saat berpidato di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019). (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menyinggung soal masjid di lingkungan Kementerian yang terpapar radikalisme.

"Karena kita sendiri tahu sudah sampai seberapa jauh terpaparnya masjid-masjid kita," ujar Megawati saat memberikan sambutan Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Megawati yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan itu mengaku pernah bertanya pada sejumlah kiai, apakah dalam berdakwah di Masjid menyampaikan kebencian dan tidak toleran.

"Saya sampai tanya dengan kiai-kiai, ini senior saya. Saya sampaikan, apakah masjid itu, apakah Allah SWT itu memang penyampaiannya itu adalah kebencian, merusak, tidak toleran?," ucap dia.

Menurut Megawati, masih ada pengurus masjid di Kementerian yang mengizinkan kiai ataupun ustaz menyampaikan dakwah dengan kebencian.

Selain itu Megawati mengaku sudah pernah menyampaikan hal tersebut pada Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla.

"Saya (pernah) bilang pada pak JK sebagai Ketua Dewan Masjid, tolong pak kalau dibiarkan saja hanya kebencian yang diberikan kepada mereka-mereka ini, rakyat kita yang perlu rohaninya diisi. Bagaimana kalau kita kejadian seperti di timur tengah? siapa yang akan menghentikan?" tutur Megawati.

Menurut Megawati, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo memiliki tugas yang berat karena harus memikirkan adanya ASN yang terpapar radikalisme.

"Seperti ASN. Sekarang yang pusing kepala sebetulnya Pak Tjahjo. Saya bilang hati-hati lho Yo, kamu yang mesti mikirkan kenapa ASN bisa terpapar (radikalisme), sampai sebegitu," kata dia.

baca juga

Dalam kesempatan ini Megawati juga meminta izin kepada pimpinan kementerian/lembaga agar BPIP masuk untuk membumikan nilai-nilai Pancasila.

"Kembali beribu-ribu terima kasih kepada presiden yang memberikan saya kesempatan dan yang lain dari BPIP untuk menjalankan tugas yaitu membumikan Pancasila di masing-masing tempat," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Persilakan Pendukung Khilafah Temui Fraksi PDIP di DPR

Megawati Persilakan Pendukung Khilafah Temui Fraksi PDIP di DPR

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 16:58 WIB

Cerita Mega soal Status Stateless Prabowo: Dulu Saya Ambil karena Terlantar

Cerita Mega soal Status Stateless Prabowo: Dulu Saya Ambil karena Terlantar

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 16:06 WIB

PPIM UIN: Penelitian Homeschooling Terpapar Radikalisme Bukan Generalisasi

PPIM UIN: Penelitian Homeschooling Terpapar Radikalisme Bukan Generalisasi

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 15:40 WIB

Terkini

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:50 WIB

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:46 WIB

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:44 WIB

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:42 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:40 WIB

Kenapa Kita Selalu Mengecek HP Padahal Tidak Ada Notifikasi? Ini Penjelasannya

Kenapa Kita Selalu Mengecek HP Padahal Tidak Ada Notifikasi? Ini Penjelasannya

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 11:39 WIB

Kejutan Skuad Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Misi Sulit John Herdman

Kejutan Skuad Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Misi Sulit John Herdman

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:33 WIB

Pestapora 2026 Makin Nyaman, Ada Cicilan 0% dari BRI Kartu Kredit

Pestapora 2026 Makin Nyaman, Ada Cicilan 0% dari BRI Kartu Kredit

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:32 WIB

Dolar AS Kokoh di Level Tertinggi Dua Bulan, Bagaimana Prospek Kurs Rupiah?

Dolar AS Kokoh di Level Tertinggi Dua Bulan, Bagaimana Prospek Kurs Rupiah?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:31 WIB

×