Laporan FPI soal Gus Muwafiq Ditolak Polisi, Gun Romli Beri Balasan Telak

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Rabu, 04 Desember 2019 | 07:15 WIB
Laporan FPI soal Gus Muwafiq Ditolak Polisi, Gun Romli Beri Balasan Telak
Gus Muwafiq memberikan klarifikasi dan permohonan maaf (Twitter/bambsbulaksumur)

Suara.com - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli menilai laporan FPI yang menuding ceramah Gus Muwafiq menghina Nabi Muhammad tidak masuk akal. Ia bahkan menganggapnya sebagai tuduhan keji kepada tokoh Nahdlatul Ulama (NU).

Pernyataan tersebut disampaikan Guntur Romli melalui cuitan di Twitter. Menurutnya, FPI tak layak melaporkan Gus Muwafiq yang dikenal memiliki kecintaan tinggi kepada Nabi Muhammad dan setiap saat mengingatkan umatnya untuk mencintai Rasulullah.

Laporan yang diajukan pun dinilai sebagai tindakan provokatif. Oleh sebab itu, secara gamblang Guntur Romli pun menyebut, pihak yang semestinya dilaporkan tak lain adalah orang yang melaporkan Gus Muwafiq atas tudingan menghina Nabi Muhammad SAW.

"Harusnya Amir Hasanudin ini yang dilaporkan ke Polisi karena menuduh Gus Muwafiq menghina Nabi Muhammad & Islam. Ini tuduhan yang serius terhadap tokoh NU! Tindakan Amir ini provokatif," cuit Gun Romli, Selasa (3/12/2019).

Sebelumnya diketahui, anggota DPP FPI bernama Amir Hasanudin terhadap ulama Ahmad Muwafiq alias Gus Muwafiq di Bareskrim Polri, ditolak polisi. Alasannya, masih ada satu syarat yang belum terpenuhi dalam pelaporan.

Amir selaku pelapor menuding Gus Muwafiq menggunakan bahasa Jawa dalam melecehkan Nabi Muhammad SAW ketika berceramah di Purwodadi, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

"Dalam bahasa Jawa itu ada kalimat ‘merembes’, itu maknanya banyak. Bahwa Rasullulah itu sifatnya dekil, kotor, jadi sifat-sifat yang tidak enak buat kami," klaim Amir.

Namun oleh polisi, Amir dan teman-temannya diharuskan melampirkan terjemahan ceramah Gus Muwafiq dalam bahasa Indonesia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dugaan Ceramah Hina Nabi Muhammad, Gus Muwafiq Dilaporkan Anggota FPI

Dugaan Ceramah Hina Nabi Muhammad, Gus Muwafiq Dilaporkan Anggota FPI

Video | Selasa, 03 Desember 2019 | 15:00 WIB

Syarat Belum Lengkap, Polisi Tolak Laporan FPI soal Ceramah Gus Muwafiq

Syarat Belum Lengkap, Polisi Tolak Laporan FPI soal Ceramah Gus Muwafiq

Video | Selasa, 03 Desember 2019 | 18:00 WIB

Laporan FPI yang Tuding Gus Muwafiq Hina Nabi Muhammad SAW, Ditolak Polisi

Laporan FPI yang Tuding Gus Muwafiq Hina Nabi Muhammad SAW, Ditolak Polisi

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 15:04 WIB

FPI Laporkan Gus Muwafiq ke Bareskrim Polri, Dituduh Menistakan Rasulullah

FPI Laporkan Gus Muwafiq ke Bareskrim Polri, Dituduh Menistakan Rasulullah

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 14:00 WIB

Terkini

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB