Buat Buktikan Kompetensinya, Said Didu Minta Ahok Kerjakan 4 Hal Ini

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 05 Desember 2019 | 14:49 WIB
Buat Buktikan Kompetensinya, Said Didu Minta Ahok Kerjakan 4 Hal Ini
Ahok diangkat jadi Komisaris Utama Pertamina. (Dok: Kementerian BUMN)

Suara.com - Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang mengangkat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina, tidak hanya menimbulkan banyak pertanyaan.

Selain menimbulkan beragam pertanyaan, pengangkatan Ahok sebagai bos Pertamina  juga membuat adanya harapan untuk memperbaiki kinerja perusahaan tersebut.

Namun, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menilai Ahok tidak memiliki kompetensi di sektor migas.

Maka dari itu, ia berharap Ahok bisa melakukan lobi-lobi yang menguntungkan Pertamina.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Mata Najwa bertajuk "Demi Bisnis Negara" yang tayang di Trans 7 pada Rabu (4/12/2019) malam.

"Yang saya tahu, kita sama-sama tahu, gaya pemimpinnya (Ahok), tapi kita sama-sama tidak tahu kompetensi koorporasinya. Karena itu, saya pikir tugasnya bukan di migas jadinya," ucap Said Didu.

Ia mengatakan, ada empat tugas yang bisa dilakukan Ahok agar dianggap berhasil sebagai Komisaris Utama Pertamina.

"Mungkin tugasnya, ada 4 masalah besar di Pertamina, ya enggak tahu tapi Pak Menteri enggak usah dibuka, dugaan saya saja," kata Said.

Menurut pendapatnya, tugas pertama untuk Ahok adalah menegur pemerintah supaya tidak membebankan tugas yang merugikan Pertamina.

"Satu adalah penugasan pemerintah yang sering merugikan Pertamina. Bisa saja Ahok nanti ke Istana, 'Pak Presiden jangan penugasan ke saya dong yang memberatkan Pertamina'," kata Siad Didu.

Ia melanjutkan, "Yang kedua mungkin datang ke kantornya Pak Luhut, dan bilang, pak, investasi Pertamina jangan ada yang intervensi sehingga kilang cepat jadi".

Tugas ketiga dan keempat untuk Ahok, menurut Said Didu, melobi Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM.

"Mungkin juga akan datang ke Kementerian Keuangan. 'Bu menteri, bayarlah utang pemerintah ke Pertamina yang sudah puluhan triliun'. Mungkin juga dia akan datang ke kantornya Menteri ESDM. 'Tolonglah berikan blok migas jangan yang harganya mahal, kasihlah yang gratis', kira-kira itu tugasnya Ahok," tutur Said Didu.

Pria kelahiran 2 Mei 1962 ini berkeyakinan, Ahok akan lebih berguna kalau melakukan empat tugas yang disebutkannya.

"Karena kompetensi migasnya enggak ada, jadi kira-kira ada manfaatnya kalau empat hal itu dilakukan," ujar Said Didu.

Untuk diketahui, Ahok telah resmi dilantik menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaya Bicara Erick Thohir Berubah, Sandiaga Kaget: Ini Udah Jadi Politikus

Gaya Bicara Erick Thohir Berubah, Sandiaga Kaget: Ini Udah Jadi Politikus

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 09:37 WIB

Seumur Hidup, Nadiem Makarim Dipuji Ibu Pertama Kali saat Jadi Menteri

Seumur Hidup, Nadiem Makarim Dipuji Ibu Pertama Kali saat Jadi Menteri

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 06:29 WIB

Perbandingan Ahok dan Rizieq Shihab, Anies Manfaatkan Reuni 212 untuk 2024

Perbandingan Ahok dan Rizieq Shihab, Anies Manfaatkan Reuni 212 untuk 2024

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 06:31 WIB

Terkini

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:11 WIB

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:01 WIB

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:49 WIB

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:45 WIB