Gaya Bicara Erick Thohir Berubah, Sandiaga Kaget: Ini Udah Jadi Politikus

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 05 Desember 2019 | 09:37 WIB
Gaya Bicara Erick Thohir Berubah, Sandiaga Kaget: Ini Udah Jadi Politikus
Eks Cawapres Sandiaga Uno saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno merasa kaget terhadap perubahan sikap dan cara bicara Erick Thohir setelah menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selama hampir 2 bulan. Ia menyebut gaya bicara Erick sudah seperti politikus.

Sandiaga yang hadir di acara Mata Najwa bertajuk "Demi Bisnis Negara" yang tayang pada Rabu (4/12/2019) malam, mengatakan sudah mengenal Erick Thohir sejak SMP.

Hal ini terungkap saat pembawa acara Najwa Shihab memberikan pertanyaan sejak kapan Sandiaga berteman dengan Erick Thohir.

"Mungkin sejak main basket, SMP kami kenal main basket sama-sama," kata Sandiaga yang dibenarkan oleh Erick.

Sandiaga juga mengaku tidak lagi kaget saat mengetahui Erick Thohir ditunjuk sebagai Menteri BUMN.

Menurutnya, Erick tidak lagi bisa mengelak bekerja di luar pemerintahan karena telah diberikan tugas oleh negara.

"Bro menteri ini kalau dibuka dibelah dadanya sama seperti sebelum-sebelumnya orangnya enggak berubah, inginnya ada di luar pemerintahan, di luar politik, tapi sekarang kan tugas negara. Jadi ini tugas yang sudah diamanahkan kepada dia. Jadi saya ucapkan selamat kepada Erick mengemban amanah," kata dia.

Erick Thohir, Najwa Shihab, dan Sandiaga Uno (Screenshot YouTube Najwa Shihab)
Erick Thohir, Najwa Shihab, dan Sandiaga Uno (Screenshot YouTube Najwa Shihab)

Menurut Sandiaga, berdasarkan kemampuan dan riwayat sahabatnya dalam membangun bisnis, Erick dirasa cocok menjabat sebagai Menteri BUMN. Tapi ia juga mengingatkan kepada Erick bahwa ia digaji memakai uang dari rakyat.

"Tapi ini BUMN lho bro, ini aset negara, kita bicara mengenai Pasal 33 UUD 45, bukan simple portfolio management, bagaimana mengelola portofolio itu untuk kemaslahatan bangsa dan negara," ujar Sandi yang disambut tepuk tangan penonton.

"Kami kan sama-sama berangkat dari dunia usaha, waktu itu kami kelola, kalau rugi ya uang kita sendiri, kalau sekarang uang 270 juta rakyat Indonesia," kata Sandiaga lagi.

Kemudian Najwa meminta Sandiaga untuk mengkritik Erick Thohir. Sandiaga menyebut Erick tidak terlalu melakukan pencitraan.

"Baru dua bulan, jadi enggak fair juga kalau untuk mengkritik bro Menteri," ucap Sandiaga.

"Tapi gebrakannya pencitraan saja atau menuju jalan yang benar?" tanya Najwa.

"Enggak, saya kenal dia sudah lama. Dia itu orang yang enggak terlalu pencitraan," jawab Sandiaga dan disambut tawa penonton.

Ia melanjutkan, "Tapi ya, yang saya kaget tadi saya lihat, ini sudah politikus. Bicaranya canggih banget begitu".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Uno Sebut Ada 50 Ribu Pengangguran Baru di Jakarta

Sandiaga Uno Sebut Ada 50 Ribu Pengangguran Baru di Jakarta

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 18:11 WIB

Mau Atur Anak Usaha BUMN, Erick Thohir: Saya Tak Mau Feodal

Mau Atur Anak Usaha BUMN, Erick Thohir: Saya Tak Mau Feodal

Bisnis | Senin, 02 Desember 2019 | 19:30 WIB

Seumur Hidup, Nadiem Makarim Dipuji Ibu Pertama Kali saat Jadi Menteri

Seumur Hidup, Nadiem Makarim Dipuji Ibu Pertama Kali saat Jadi Menteri

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 06:29 WIB

Terkini

Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'

Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:18 WIB

Polisi Gandeng KNKT Usut Kecelakaan Maut KRL Bekasi: Human Error atau Gagal Sistem?

Polisi Gandeng KNKT Usut Kecelakaan Maut KRL Bekasi: Human Error atau Gagal Sistem?

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:16 WIB

Vietnam Sampaikan Duka atas Kecelakaan KRL di Bekasi, Presiden To Lam Kirim Pesan ke Prabowo

Vietnam Sampaikan Duka atas Kecelakaan KRL di Bekasi, Presiden To Lam Kirim Pesan ke Prabowo

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:10 WIB

Pemprov DKI Jakarta Percepat Mitigasi Perlintasan Sebidang Pasca Tragedi Bekasi

Pemprov DKI Jakarta Percepat Mitigasi Perlintasan Sebidang Pasca Tragedi Bekasi

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:02 WIB

Berkas Belum Rampung, KPK Perpanjang 30 Hari Masa Penahanan Fadia Arafiq

Berkas Belum Rampung, KPK Perpanjang 30 Hari Masa Penahanan Fadia Arafiq

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:00 WIB

Babak Baru Teror Air Keras Andrie Yunus: 8 Saksi Siap Bongkar Aksi 4 Anggota BAIS TNI, Siapa Saja?

Babak Baru Teror Air Keras Andrie Yunus: 8 Saksi Siap Bongkar Aksi 4 Anggota BAIS TNI, Siapa Saja?

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:49 WIB

Petir Hantam Bangladesh, Sambar 14 Orang Sampai Tewas Terpanggang

Petir Hantam Bangladesh, Sambar 14 Orang Sampai Tewas Terpanggang

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:44 WIB

Prabowo Resmikan 21 RSUD Mei 2026! Target Pangkas Rujukan dan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

Prabowo Resmikan 21 RSUD Mei 2026! Target Pangkas Rujukan dan Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:35 WIB

Kanselir Jerman: Iran Sedang Mempermalukan Amerika Serikat

Kanselir Jerman: Iran Sedang Mempermalukan Amerika Serikat

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:28 WIB

Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif

Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:21 WIB