Resmikan Pabrik PE, Jokowi Ungkap Salah Satu Masalah Terbesar Indonesia

Bangun Santoso | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 06 Desember 2019 | 13:22 WIB
Resmikan Pabrik PE, Jokowi Ungkap Salah Satu Masalah Terbesar Indonesia
Presiden Jokowi resmikan pabrik PE di Cilegon, Banten, Jumat (6/12/2019). (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi baru saja meresmikan pabrik baru polyethylene (PE) milik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) di Cilegon, Banten, Jumat (6/12/2019).

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan salah satu masalah besar yang dihadapi Indonesia adalah desifit transaksi berjalan dan defisit perdagangan.

Pasalnya, kata Jokowi, barang-barang produksi Indonesia bahan bakunya masih banyak yang diimpor dari negara lain termasuk petrokimia.

"Karena apa barang-barang yang kita produksi di dalam negeri bahan bakunya kebanyakan masih impor. Termasuk di dalamnya yang paling besar adalah petrokimia. Dan juga yang namanya impor minyak dan gas yang paling besar dan memberatkan neraca perdagangan kita," ujar Jokowi.

Jokowi menyebut PT Chandra Asri Petrochemical adalah pionir industri petrokimia di Indonesia.

Kata Jokowi, karena impor di bidang petrokimia masih besar, ia berharap investasi penanaman modal harus terus diberikan ruang.

"Kita mengharap, karena impor kita di bidang petrokimia masih besar. Kita harapkan bahwa investasi penanaman modal yang terus menerus di bidang ini harus terus kita berikan ruang, agar nantinya yang namanya impor bahan-bahan petrokimia betul-betul stop, dan kita justru bisa mengekspor," ucap Jokowi.

Sementara itu, Presiden Direktur Chandra Asri, Erwin Ciputra mengatakan, tambahan kapasitas pabrik baru polyethylene (PE) sebesar 400 ribu ton per tahun menjadikan total kapasitas sebesar 736 ribu ton per tahun.

Menurut dia, pesatnya pertumbuhan Indonesia menyebabkan naiknya kebutuhan akan bahan baku seperti PE. Namun sampai saat ini industri petrokimia di Indonesia masih mengimpor sekitar 40 sampai 50 persen.

"Inilah alasan kami fokus pada peningkatan kapasitas demi memenuhi permintaan domestik. Peningkatan kapasitas pabrik polyethylene Chandra Asri diharapkan dapat menjadi substitusi impor dan menghemat devisa negara sebesar Rp 8 triliun," kata dia.

"Pabrik baru ini juga telah mendapatkan kebijakan tax holiday dari pemerintah, kebijakan yang telah menciptakan iklim investasi yang baik," sambungnya.

Dalam acara tersebut Jokowi didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Gubernur Banten Wahidin Halim, Staf Khusus Presiden Adamas Belva Syah Devara dan Billy Mambrasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Mendadak Datangi RSUD Kota Cilegon, Ada Apa?

Jokowi Mendadak Datangi RSUD Kota Cilegon, Ada Apa?

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 11:43 WIB

Jokowi Disangsi Bisa Tuntaskan Kasus HAM, Istana Beri Respons

Jokowi Disangsi Bisa Tuntaskan Kasus HAM, Istana Beri Respons

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 18:36 WIB

Setuju dengan Jokowi, Nasdem Minta Pembahasan Amandemen UUD 1945 Dihentikan

Setuju dengan Jokowi, Nasdem Minta Pembahasan Amandemen UUD 1945 Dihentikan

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 15:00 WIB

Dapat Penghargaan Asian of The Year 2019, Jokowi: Terima Kasih

Dapat Penghargaan Asian of The Year 2019, Jokowi: Terima Kasih

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 13:38 WIB

Terima Dewan Bisnis AS-ASEAN, Jokowi: AS Mitra Dagang Terbesar Keempat

Terima Dewan Bisnis AS-ASEAN, Jokowi: AS Mitra Dagang Terbesar Keempat

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 13:11 WIB

Lengser dari Wapres, JK Minta Jokowi Tak Pesimis Hadapi Kondisi Ekonomi

Lengser dari Wapres, JK Minta Jokowi Tak Pesimis Hadapi Kondisi Ekonomi

Bisnis | Kamis, 05 Desember 2019 | 11:47 WIB

Jokowi Dianugerahi Asian of The Year dari The Straits Times Singapura

Jokowi Dianugerahi Asian of The Year dari The Straits Times Singapura

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 10:42 WIB

Wapres Ma'ruf Sebut Jokowi Masih Cari Dewan Pengawas KPK

Wapres Ma'ruf Sebut Jokowi Masih Cari Dewan Pengawas KPK

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 20:35 WIB

Mahfud MD: Saya Gak Pernah Tertarik Omongan Rocky Gerung

Mahfud MD: Saya Gak Pernah Tertarik Omongan Rocky Gerung

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 19:53 WIB

Terkini

5 Fakta Blokade Amerika Serikat ke Selat Hormuz, Apa Tujuannya?

5 Fakta Blokade Amerika Serikat ke Selat Hormuz, Apa Tujuannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:30 WIB

Hizbullah Mau Baikkan dengan Israel, Syaratnya...

Hizbullah Mau Baikkan dengan Israel, Syaratnya...

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:27 WIB

Warisan Gila Pablo Escobar! 80 Kuda Nil Bakal Disuntik Mati, Habiskan Biaya Rp30 Miliar

Warisan Gila Pablo Escobar! 80 Kuda Nil Bakal Disuntik Mati, Habiskan Biaya Rp30 Miliar

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:23 WIB

BPOM Perbarui Aturan Cemaran Mikroba, Batasi Kandungan Bakteri pada Mi Instan hingga Bakso

BPOM Perbarui Aturan Cemaran Mikroba, Batasi Kandungan Bakteri pada Mi Instan hingga Bakso

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:16 WIB

Israel - Lebanon Akan Berunding, Tapi Anak Buah Donald Trump Mau Nimbrung

Israel - Lebanon Akan Berunding, Tapi Anak Buah Donald Trump Mau Nimbrung

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:11 WIB

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:06 WIB

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:52 WIB

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:35 WIB