Gibran Maju Pilkada Dinilai Bukan Nepotisme, Demokrat Sindir Gerindra

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita
Gibran Maju Pilkada Dinilai Bukan Nepotisme, Demokrat Sindir Gerindra
Gibran Rakabuming Raka. (Suara.com/Tyo)

Panca menilai Gerindra telah berubah haluan.

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Panca Cipta Laksana menyoroti dukungan Partai Gerindra kepada putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo Pilkada 2020. Ia menilai Gerindra telah berubah sikap.

Hal itu diungkapkan Panca lewat akun Twitter pribadinya @panca66 pada Senin (9/12/2019).

Pendapat Panca itu mengacu pada sebuah pemberitaan yang menyebutkan Gerindra menampik tudingan pencalonan Gibran Rakabuming Raka merupakan bentuk nepotisme lantaran andil Presiden Jokowi.

Maka dari itu, menurut Panca, Gerindra telah melakukan perubahan sikap politik secara drastis. Pasalnya sebelumnya mereka dinilai kontra namun kini justru memberikan dukungan kepada Gibran.

"Dulu sampai gebrak-gebrak podium pidatonya. Mau timbul tenggelam bersama rakyat. Cepat aja muter balik arahnya. Luar biasa babang tamvan," kicau Panca.

Untuk diketahui, Gibran mengaku akan mendaftar penjaringan bakal calon kepala daerah yang akan dilakukan oleh DPD PDIP Jawa Tengah. Pendaftaran bakal calon itu akan dibuka 6-12 Desember 2019 di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Cuitan Panca sola dukungan Gerindra ke Gibran. (Twitter/@panca66)
Cuitan Panca sola dukungan Gerindra ke Gibran. (Twitter/@panca66)

Juru bicara Partai Gerindra Habiburrokhman menilai keputusan Gibran Rakabuming Raka maju sebagai Calon Wali Kota Solo di Pilkada 2020 merupakan hak sebagai warga negara. Ia menegaskan hal tersebut bukanlah bagian dari nepotisme.

Menurut Habiburrokhman, akan berbeda halnya jika Gibran ditunjuk Jokowi jadi menteri.

"Kalau Mas Gibran mengikuti kompetisi yang namanya pilkada ya menurut saya itu hak semua warga negara," ungkapnya saat ditemui di kawasan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (8/12/2019).

Ia menambahkan, Gibran tetap harus melewati proses pencalonan hingga bersaing dengan calon lainnya sebagaimana aturan undang-undang meski merupakan putra presiden. Oleh karena itu, Habiburrokhman juga mengajak masyarakat untuk mengawal proses demokrasi tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS