Minta Anies Batalkan DWP di Jakarta, Massa: Jangan Jadi Pemimpin Zalim

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2019 | 20:05 WIB
Minta Anies Batalkan DWP di Jakarta, Massa: Jangan Jadi Pemimpin Zalim
Massa yang tergabung dalam Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) melakukan aksi di depan kantor Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Dalam aksinya mereka meminta Anies untuk membatalkan acara Djakarta Warehouse Project (DWP). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Massa yang tergabung dalam Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) melakukan aksi di depan kantor Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Dalam aksinya mereka meminta Anies untuk membatalkan acara Djakarta Warehouse Project (DWP).

Koordinator Lapangan Gerpindo Haris menganggap DWP merupakan acara yang menganut budaya asing dan merusak akar budaya Indonesia. Bahkan acara tahunan ini disebutnya hanya memaksiatkan generasi muda.

"Ada upaya-upaya pemaksiatan generasi muda. Saya berharap ini segera dihilangkan," ujar Haris dalam orasinya di lokasi, Rabu (11/12/2019).

Haris menganggap acara DWP ini tidak sesuai dengan budaya di Indonesia. Karena itu ia meminta agar Anies mencabut izin DWP.

"Kami minta Pak Gubernur DKI Jakarta, Pak Anies Baswedan untuk segera mencabut izin DWP. Karena DWP sarat dengan kemaksiatan. Ini tidak sesuai dengan yang kami harapkan, sebagaimana budaya ketimuran," jelasnya.

Massa yang tergabung dalam Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) melakukan aksi di depan kantor Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Dalam aksinya mereka meminta Anies untuk membatalkan acara Djakarta Warehouse Project (DWP). (Suara.com/Novian)
Massa yang tergabung dalam Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) melakukan aksi di depan kantor Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Dalam aksinya mereka meminta Anies untuk membatalkan acara Djakarta Warehouse Project (DWP). (Suara.com/Novian)

Selain itu mereka menilai DWP tidak menghasilkan keuntungan seperti pajak untuk Jakarta. Ia meminta agar Anies mempertimbangkan permintaannya dan tidak menjadi pemimpin yang zalim.

“Jadilah pemimpin yang bijak, jangan jadi seorang pemimpin yang zalim, karena itu bukan budaya kami. Zalim dengan mengizinkan acara DWP itu,” pungkasnya.

DWP sendiri merupakan acara yang menampilkan artis-artis seperti Disk Jockey (DJ) dan yang beraliran electronic dance music (EDM) dari berbagai negara. Acara ini mulai digelar di Indonesia sejak tahun 2008 silam.

Tahun ini, DWP akan digelar pada tanggal 13-15 Desember di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Harga tiket masuknya berkisar Rp 650.000 sampai Rp 3.000.000 untuk kelas VIP Gold.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Skandal Aibon hingga Ancaman Tak Digaji, DPRD Sahkan RAPBD DKI 2020

Dari Skandal Aibon hingga Ancaman Tak Digaji, DPRD Sahkan RAPBD DKI 2020

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 19:17 WIB

Bantah Ketua TGUPP Marco Mundur, Anies: Tugasnya Sudah Selesai

Bantah Ketua TGUPP Marco Mundur, Anies: Tugasnya Sudah Selesai

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 18:08 WIB

Kisruh soal TGUPP DKI Jakarta, Guntur Romli Sindir Telak Anies

Kisruh soal TGUPP DKI Jakarta, Guntur Romli Sindir Telak Anies

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 13:34 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB