Jokowi Akui Pemerintah Bagi-bagi Proyek Terkait Pemindahan Ibu Kota

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 18 Desember 2019 | 12:22 WIB
Jokowi Akui Pemerintah Bagi-bagi Proyek Terkait Pemindahan Ibu Kota
Presiden Jokowi meninjau Lokasi Ibu Kota Baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019). (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pembangunan Ibu Kota baru merupakan pembangunan besar yang juga membutuhkan anggaran besar. Untuk itu Jokowi berharap anggaran untuk pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur tidak boleh mengganggu Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Jokowi menjelaskan, upaya yang dilakukan pemerintah adalah mencari sumber pendanaaan negara yakni melakukan skema pembiayaan dengan cara Public Private atau kerjasama pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

"Bisa lewat investasi swasta kan banyak. Justru itu yang kita harapkan, misalnya untuk transportasi, ada yang ingin menawarkan 'pak transprotasi kami bukan dengan energy fosil tapi nonfosil'. Bagus, saya tanya berapa biayanya. Ooh hitungannya masih silakan kontestasi saja lah," ucap Jokowi di Novotel, Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (18/12/2019).

Peryataan Jokowi sekaligus untuk menanggapi tudingan sejumlah pihak yang menyebut wacana pemindahan ibu kota adalah proyek bagi-bagi kue.

"Pembangunan (ibu kota baru) besar, anggaran besar jangan sampai mengganggu APBN," kata dia.

Pemerintah kata Jokowi, perlu melakukan kolaborasi dengan pihak swasta agar pemerintah tidak menggunakan dana APBN untuk membangun Ibu Kota baru di Penajam Paser Utara.

"Ada yang pingin mendirikan universitas ya silakan, ngapain kita keluar uang kalau ada dari non-APBN bisa dan ini yang sedang iita kembangkan, artinya yang dibangun trust, kepercayaan ibu kota sebuah gagasan yang patut didukung oleh mereka," tutur dia.

Terkait tudingan pemerintah bagi-bagi kue, Jokowi merasa heran. Ia menegaskan pemerintah tidak mungkin mengerjakan pembangunan Ibu Kota tanpa keterlibatan di luar pemerintah.

"Kalau pikirannya negatif tok ya repot, bagi-bagi proyek ya harus dibagi. Masa kita kerjain sendiri, APBN habis lah. Artinya keterlibatan di luar pemerintah itu sangat diperlukan," katanya.

Sebelumnya Jaringan Advokasi Tambang mengungkapkan, sejumlah nama politikus nasional kuat diduga bakal meraup keuntungan di balik wacana Presiden Jokowi memindahkan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur.

Koordinator Nasional Jatam Merah Johansyah mengatakan, sebagian besar dari mereka yang diuntungkan merupakan pemilik lahan konsesi tambang.

Merah menuturkan, pada lahan sekitar 180.965 hektar di Kalimantan Timur yang hendak dijadikan kawasan ibu kota baru, setidaknya ada 162 konsesi pertambangan, kehutanan, sawit, PLTU batu bara hingga properti.

Sejumlah nama pemilik konsesi yang kuat diduga akan meraup keuntungan di balik wacana pemindahan ibu kota baru tersebut, yakni adik kandung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto: Hashim Djojohadikusumo.

Selain itu, kata dia, ada pula Bendahara Umum Partai Gerindra sekaligus keponakan Prabowo: Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono.

Selain itu, Merah juga menyebut Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra dan anak kandung eks Ketua DPR RI Setya Novanto, Rheza Herwindo. Kemudian, pengusaha Sukanto Tanoto, serta Lim Hariyanto dan Rita Indriawati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dengar Ada Kepala Daerah Simpan Duit di Kasino, Begini Reaksi Jokowi

Dengar Ada Kepala Daerah Simpan Duit di Kasino, Begini Reaksi Jokowi

News | Rabu, 18 Desember 2019 | 11:14 WIB

Jokowi Resmikan Tol Balsam, Tol Pertama di Kalimantan

Jokowi Resmikan Tol Balsam, Tol Pertama di Kalimantan

Video | Rabu, 18 Desember 2019 | 10:45 WIB

Jokowi Sebut Ada 5 Anggota Dewas KPK, Ini Latar Belakangnya

Jokowi Sebut Ada 5 Anggota Dewas KPK, Ini Latar Belakangnya

News | Rabu, 18 Desember 2019 | 10:26 WIB

Kata Jokowi Untuk Desainer Ibu Kota Baru

Kata Jokowi Untuk Desainer Ibu Kota Baru

Video | Rabu, 18 Desember 2019 | 10:35 WIB

Terkini

Jelang May Day 2026, KSPI Umumkan Aksi Besar 16 April hingga 1 Mei

Jelang May Day 2026, KSPI Umumkan Aksi Besar 16 April hingga 1 Mei

News | Senin, 06 April 2026 | 16:12 WIB

Redam Ketegangan, Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Penyesalan kepada Korea Utara

Redam Ketegangan, Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Penyesalan kepada Korea Utara

News | Senin, 06 April 2026 | 16:06 WIB

Banggar DPR Tolak Usulan JK Kurangi Subsidi BBM: Kenapa Hak Orang Miskin Diotak-Atik?

Banggar DPR Tolak Usulan JK Kurangi Subsidi BBM: Kenapa Hak Orang Miskin Diotak-Atik?

News | Senin, 06 April 2026 | 15:59 WIB

Konflik Timur Tengah Berpotensi Picu Krisis Pupuk, Ketahanan Pangan Terancam?

Konflik Timur Tengah Berpotensi Picu Krisis Pupuk, Ketahanan Pangan Terancam?

News | Senin, 06 April 2026 | 15:58 WIB

Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat

Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat

News | Senin, 06 April 2026 | 15:53 WIB

KSPI Wanti-Wanti Gelombang PHK dalam 3 Bulan: Sektor Padat Karya Paling Terpukul

KSPI Wanti-Wanti Gelombang PHK dalam 3 Bulan: Sektor Padat Karya Paling Terpukul

News | Senin, 06 April 2026 | 15:47 WIB

Driver Online Cabuli Penumpang di Jakarta Pusat, Pelaku Positif Sabu

Driver Online Cabuli Penumpang di Jakarta Pusat, Pelaku Positif Sabu

News | Senin, 06 April 2026 | 15:40 WIB

Pakar Kehutanan UGM: Pembangunan Ancam Tutupan Hutan Indonesia

Pakar Kehutanan UGM: Pembangunan Ancam Tutupan Hutan Indonesia

News | Senin, 06 April 2026 | 15:30 WIB

Mendagri Tito: Inflasi Bulanan 3 Daerah Terdampak Bencana Membaik

Mendagri Tito: Inflasi Bulanan 3 Daerah Terdampak Bencana Membaik

News | Senin, 06 April 2026 | 15:25 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Komitmen Pemda Percepat Penuntasan TBC

Wamendagri Wiyagus Tekankan Komitmen Pemda Percepat Penuntasan TBC

News | Senin, 06 April 2026 | 15:23 WIB