Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Minggu, 01 Maret 2026 | 15:38 WIB
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
Prabowo Subianto dan Donald Trump. [USTradeRep]
baca 10 detik
  • Dino Patti Djalal usul penangguhan pengiriman pasukan TNI ke Gaza melalui ISF.
  • Presiden Prabowo disarankan surati Donald Trump guna tegaskan sikap politik bebas aktif.
  • Indonesia diminta waspada agar pasukan TNI tidak terjebak konflik AS-Israel-Iran.

Suara.com - Wacana Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil peran sebagai penengah dalam konflik Timur Tengah kembali menuai respons kritis. Alih-alih melakukan kunjungan langsung ke Teheran, Prabowo disarankan mengambil langkah diplomatik yang lebih terukur dengan menyurati Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, serta menangguhkan rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza.

Saran tersebut disampaikan oleh mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal. Menurutnya, langkah ini krusial mengingat eskalasi konflik antara AS, Israel, dan Iran yang kian memanas dan berisiko meluas.

Dino berpendapat bahwa saat ini Indonesia tidak perlu memosisikan diri sebagai mediator, melainkan harus mempertegas prinsip diplomatiknya.

“Saya menganjurkan agar Presiden Prabowo mengirim surat kepada Presiden Trump untuk memberitahukan penangguhan pengiriman pasukan perdamaian Indonesia di Gaza. Langkah ini perlu dilakukan sembari mengkaji ulang situasi serius yang tengah berkembang di Timur Tengah,” ujar Dino melalui akun Instagram pribadinya, Minggu (1/3/2026).

Dino menilai pesan langsung kepada Donald Trump akan membuktikan bahwa Indonesia memiliki kemandirian sikap dan tidak mudah ditekan oleh kekuatan asing. Ia juga mengingatkan risiko besar jika TNI tetap dikirim ke Gaza dalam waktu dekat. Pasukan tersebut nantinya akan berada di bawah komando operasional AS dalam kerangka International Stabilization Force (ISF).

“Di bawah kepemimpinan Donald Trump yang sulit diprediksi dan kerap mengabaikan hukum internasional, kita harus menghindari risiko pasukan TNI terjebak dalam komplikasi konflik segitiga antara Amerika, Israel, dan Iran,” tegasnya.

Dino menekankan bahwa peran sebagai juru damai tidak realistis dalam situasi penuh ketegangan saat ini. Ia mengingatkan pemerintah agar konsisten pada prinsip politik luar negeri bebas aktif serta hukum internasional.

Ia bahkan menyebut serangan militer AS-Israel ke Iran bertolak belakang dengan nilai-nilai yang disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB tahun lalu.

Lebih lanjut, Dino mengenang sejarah diplomasi Indonesia yang menunjukkan bahwa perbedaan pendapat dengan Amerika Serikat bukanlah hal baru. Indonesia pernah mengambil sikap berseberangan dalam berbagai isu besar, seperti agresi AS ke Irak hingga persoalan hukum laut internasional.

baca juga

“Berbeda pendapat tidak berarti bermusuhan. Bermitra dengan AS pun bukan berarti kita harus selalu tunduk atau menuruti kehendak mereka,” tambahnya.

Menurut Dino, penegasan sikap ini merupakan ujian nyata bagi konsistensi kebijakan luar negeri Indonesia di tengah pusaran krisis global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Gelar Ayatollah yang Disandang Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran?

Apa Itu Gelar Ayatollah yang Disandang Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran?

Lifestyle | Minggu, 01 Maret 2026 | 15:04 WIB

Mengapa Amerika Menyerang Iran? Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Rudal

Mengapa Amerika Menyerang Iran? Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Rudal

Lifestyle | Minggu, 01 Maret 2026 | 15:02 WIB

Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?

Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 14:59 WIB

Terkini

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:08 WIB

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:06 WIB

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 19:03 WIB

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:00 WIB

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 18:58 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

×