Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Minggu, 01 Maret 2026 | 14:03 WIB
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Adian Napitupulu. (Suara.com/Bagaskara)
  • Adian Napitupulu kritik keanggotaan Indonesia di Board of Peace usai agresi AS-Israel.
  • Warganet kecam agresi militer Amerika Serikat ke Iran dan posisi diplomatik Prabowo.
  • Eskalasi konflik Timur Tengah buat publik pertanyakan efektivitas badan perdamaian Board of Peace.

Suara.com - Eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran tengah menjadi pusat perhatian dunia. Serangan udara yang menargetkan infrastruktur militer serta situs nuklir Iran tersebut memicu kekhawatiran akan pecahnya perang yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Situasi ini memantik perbincangan hangat di Indonesia, terutama karena Presiden Prabowo Subianto baru saja menyatakan bergabung dengan Board of Peace (BoP), sebuah inisiatif perdamaian besutan Donald Trump. Namun, langkah diplomatik tersebut kini dinilai ironis menyusul agresi militer yang justru diprakarsai oleh AS.

Kritik tajam meluncur dari anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Adian Napitupulu. Melalui akun Instagram pribadinya, Adian mengunggah foto yang menampilkan Donald Trump, Benjamin Netanyahu, dan Prabowo Subianto dengan narasi yang mempertanyakan efektivitas badan perdamaian tersebut.

“Board of Peace atau Board of War?” tulis Adian dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Ia menyebut situasi di mana dua negara mitra Indonesia di dalam BoP justru melancarkan serangan militer sebagai hal yang sulit dipahami secara logika diplomatik.

Unggahan tersebut segera dibanjiri komentar dari warganet. Banyak di antaranya yang menyayangkan agresi tersebut dan mempertanyakan posisi tawar Indonesia.

“Lucu, pemimpin anggota badan perdamaian justru memulai perang,” tulis salah satu akun.

Sebagian warganet bahkan menyatakan keberatannya atas penggunaan uang pajak untuk membiayai keanggotaan Indonesia di badan yang dianggap kontradiktif dengan misinya.

“Tolong DPR minta pertanggungjawaban kepada Presiden mengapa Indonesia bergabung dengan BoP. Saya tidak rela uang pajak digunakan untuk itu,” komentar warga lainnya.

Sindiran juga datang terkait perubahan sikap politik Prabowo yang kini dinilai terlalu dekat dengan pihak asing. Ada pula yang secara gamblang menyatakan kekecewaan mereka melihat kepala negara berada dalam satu forum dengan pihak-pihak yang sedang melancarkan agresi.

“Saya malu Presiden RI berada satu meja dengan pihak yang melakukan penjajahan,” tegas seorang warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab

Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab

Bola | Minggu, 01 Maret 2026 | 13:56 WIB

Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!

Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 13:49 WIB

Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang

Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 13:44 WIB

Terkini

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB