Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 01 Maret 2026 | 14:54 WIB
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
Ilustrasi
  • Serangan udara AS dan Israel terhadap Iran memicu serangan balasan milisi pro-Teheran terhadap aset Amerika di Irak.
  • Dua pejuang tewas akibat serangan rudal di markas milisi Kataib Hizbullah dekat Baghdad pada Sabtu (1/3/2026).
  • Pemerintah Irak mengecam agresi tersebut, menutup wilayah udara, dan menuntut penghentian segera aksi militer di kawasan itu.

Suara.com - Irak kini menghadapi risiko besar terseret ke pusat pertempuran regional setelah rangkaian serangan udara yang diluncurkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran mulai merembet ke wilayah kedaulatannya.

Insiden ini memicu kemarahan kelompok milisi pro-Teheran yang kini mengancam akan membalas dengan menyerang aset-aset Amerika di kawasan tersebut.

Tak lama setelah operasi militer gabungan terhadap Iran dimulai pada Sabtu (1/3/2026), dua serangan rudal dilaporkan menghantam markas milisi Kataib Hizbullah di Jurf Al Sakhar, sebelah barat daya Baghdad.

Kelompok tersebut mengonfirmasi sedikitnya dua pejuang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam serangan tersebut.

Agresi militer ini memicu reaksi berantai dari kelompok-kelompok bersenjata di Irak. Organisasi seperti Kataib Hizbullah, Al Nujaba, dan Sayyed Al Shuhada secara resmi menyatakan bergabung dalam palagan tempur untuk melawan pasukan Amerika.

Berikut adalah beberapa perkembangan situasi keamanan di lapangan, :

  • Serangan Pangkalan: Roket dan pesawat nirawak (drone) dilaporkan menghantam pangkalan militer AS serta kantor konsulat di wilayah Kurdistan.
  • Operasi Perlawanan: Kelompok payung "Perlawanan Islam di Irak" mengeklaim telah menjalankan 16 operasi militer menggunakan puluhan drone yang menargetkan posisi musuh di Irak dan sekitarnya.
  • Pertahanan Irak: Komando Operasi Gabungan Irak melaporkan berhasil menjatuhkan sembilan drone yang diarahkan ke pangkalan militer di provinsi selatan, yakni Nasiriyah dan Basra, tanpa ada laporan korban jiwa.

Perdana Menteri Irak, Mohammed Shia Al Sudani, dalam pertemuan darurat bersama jajaran militer dan keamanan senior, mengecam keras tindakan tersebut sebagai "agresi yang tidak dapat dibenarkan".

Pemerintah Irak menuntut penghentian segera aksi militer dan mendesak kembali ke jalur dialog.

Poin-poin utama pernyataan resmi pemerintah Irak:

Kedaulatan Negara: Irak menegaskan tidak akan membiarkan wilayahnya dijadikan lintasan atau landasan peluncuran serangan terhadap Iran.

Respons Internasional: Baghdad memperingatkan bahwa seluruh kawasan terancam konsekuensi yang tak terduga jika negara-negara besar, terutama AS, tidak bertindak secara bertanggung jawab.

Penutupan Wilayah Udara: Irak resmi menutup ruang udaranya segera setelah operasi dimulai. Maskapai Iraqi Airways juga telah menawarkan pengembalian dana (refund) tiket bagi penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.

Di tengah situasi yang memanas, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menelepon Menlu Irak Fuad Hussein untuk menegaskan bahwa Teheran akan terus membela diri dengan menargetkan pangkalan AS di wilayah tersebut.

Di sisi lain, Fuad Hussein menekankan posisi Irak yang menolak eskalasi militer, menyatakan bahwa perang bukanlah solusi untuk menyelesaikan krisis.

Posisi Irak yang terjepit di antara aliansi dengan AS dan kedekatan dengan kekuatan regional Iran menjadikannya pemain kunci sekaligus korban potensial dalam krisis yang terus memburuk ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Perang AS vs Iran, Bandara King Abdulaziz Terbitkan Surat Peringatan Perjalanan

Buntut Perang AS vs Iran, Bandara King Abdulaziz Terbitkan Surat Peringatan Perjalanan

Entertainment | Minggu, 01 Maret 2026 | 14:25 WIB

Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?

Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 14:03 WIB

Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab

Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab

Bola | Minggu, 01 Maret 2026 | 13:56 WIB

Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!

Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 13:49 WIB

Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang

Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 13:44 WIB

Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League

Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League

Bola | Minggu, 01 Maret 2026 | 13:29 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB