Cerita Pemilik Warung Derek, Pembeli Kabur Tak Masukan Uang ke Dalam Ember

Rabu, 18 Desember 2019 | 18:19 WIB
Cerita Pemilik Warung Derek, Pembeli Kabur Tak Masukan Uang ke Dalam Ember
Neneng, pemilik warung derek yang berdagang di belakang gedung Capital Place dan Hotel Four Seasons, Jakarta. (Suaracom/M. Yasir).

Suara.com - Neneng (39), pemilik warung derek di Kampung Kebalen 7, RT 1/RW 4, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, menceritakan suka dan dukanya berjualan lewat ember dan tali yang melintasi sungai.

Neneng mengatakan beberapa pembeli kerap kabur tanpa membayar jajanan yang dibeli.

Mereka mengklaim sudah memasukan sejumlah uang untuk membeli minuman atau makanan. Namun saat dicek ternyata uang yang dimasukan ke dalam ember tersebut kurang atau bahkan tidak ada sama sekali.

"Ada orang beli terus enggak bayar. Dia bilangnya uang sudah (ditaruh), padahal saya itung tuh orang ada empat tapi pas saya turunin tuh ember duitnya kurang satu orang," kata Neneng saat ditemui di lokasi.

Pembeli yang tidak bayar kata Neneng, tidak hanya seklai. Meski demikian perempuan berhijab itu tak pernah menaruh dendam dan lebih memilih untuk mengikhlaskannya.

Pemilik warung derek yang berdagang di belakang gedung Capital Place dan Hotel Four Seasons, Jakarta. (Suaracom/M. Yasir).
Pemilik warung derek yang berdagang di belakang gedung Capital Place dan Hotel Four Seasons, Jakarta. (Suaracom/M. Yasir).

"Saya pernah sampai teriak-teriak, kabur dia haha. Terus mau ngomong apalagi namanya bukan rezeki, ikhlas saja," ucapnya.

Neneng mengaku bersyukur dari usaha warung derek yang berada tepat di belakang gedung Capital Place dan Hotel Four Seasons, Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, mampu membantu perkonomian keluarga.

Setidaknya kata Neneng, dapat meraup omzet sekitar Rp 1 juta.

"Kalau dulu Rp 2 juta dapat, sekarang Rp 1 juta kalau ramai bisa Rp 1,5 juta," ungkapnya.

Baca Juga: Melihat Keseruan Festival Gerakan Warung Nasional

Usaha tersebut kata Neneng, sudah dimulai sejak tahun 2014 silam. Menurutnya, untuk satu porsi nasi dengan lauk ayam, saja dirinya hanya membandrol dengan harga Rp 13 ribu. Sedangkan untuk secangkir kopi dia menjual cukup dengan harga Rp 3 ribu.

"Kita enggak ngambil untung banyak-banyak yang penting laris. Itung-itung ibadah juga ye," katanya.

Neneng, pemilik warung derek yang berdagang di belakang gedung Capital Place dan Hotel Four Seasons, Jakarta. (Suaracom/M. Yasir).
Pemilik warung derek yang berdagang di belakang gedung Capital Place dan Hotel Four Seasons, Jakarta. (Suaracom/M. Yasir).

Untuk diketahui, video aksi penjual warung derek yang mengirim makanan dan minuman menggunakan ember dan tali untuk melintasi sungai viral di media sosial. Banyak warganet yang memuji kreatifitas sang pemilik warung.

Untuk diketahui, Neneng merupakan satu dari enam pemilik warung derek di sekitar Mampang Prapatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI