Mahfud MD: Demokrasi Berlebihan Timbulkan Anarki

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Kamis, 19 Desember 2019 | 13:28 WIB
Mahfud MD: Demokrasi Berlebihan Timbulkan Anarki
Menkopolhukam Mahfud MD saat berbicara di acara 'Temu Kebangsaan: Merawat Semangat Hidup Berbangsa' di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019). (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengatakan, demokrasi yang berlebihan cenderung akan menimbulkan perilaku anarki. Sehingga, suatu negara dengan sistem demokrasi harus dilengkapi dengan nomokrasi.

Mulanya, Mahfud menuturkan bahwa di negara demokrasi pada dasarnya setiap rakyat memiliki kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah. Namun, dalam praktiknya di negara demokrasi kerap terjadi benturan antara keinginan rakyat dengan keinginan negara untuk tetap menjaga integrasi bangsa.

"Demokrasi itu ingin membebaskan, integrasi itu ingin menyatukan. Menyatukan itu pada umumnya melahirkan pemerintah otoriter kalau nggak ada jalan tengah. Maka Demokrasi di tingkat rakyat sering menimbulkan kebebasan berlebihan, sementara tapi negara ingin integrasi terus terjaga sebagai bangsa," kata Mahfud saat berpidato dalam acara 'Temu Kebangsaan: Merawat Semangat Hidup Berbangsa' di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019).

Menurut dia, demokrasi atau kebebasan yang tanpa kontrol juga akan menimbulkan perilaku anarki. Sehingga, demokrasi itu penting dilengkapi dengan nomokrasi atau kedaulatan hukum suatu negara.

"Demokrasi yang berlebihan bisa menimbulkan anarki. Maka antara demokrasi dan anarki itu muncul yang namanya nomokrasi, negara hukum. Anda boleh bicara apa saja, tapi ada hukumnya yang diatur melalui proses demokratis," ujarnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menjelaskan, sebagai negara hukum maka negara memiliki kewajiban untuk membuat aturan hukum dan melaksanakannya. Hanya saja, dalam prosesnya pembuatan aturan hukum di Indonesia kerap ditemukan adanya transaksi jual beli hukum untuk kepentingan tertentu.

"Poblem kita itu sekarang dalam membuat aturan hukum itu sering kacau balau, ada hukum yang dibeli, pasal-pasalnya dibuat karena pesanan itu ada. Undang-undang dibuat karena pesanan perda juga ada, disponsori oleh orang-orang tertentu agar ada aturan tertentu," kata Mahfud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Hukum di Indonesia, Mahfud MD: Hukum Dibeli, Pasal Dibuat atas Pesanan

Soal Hukum di Indonesia, Mahfud MD: Hukum Dibeli, Pasal Dibuat atas Pesanan

News | Kamis, 19 Desember 2019 | 11:32 WIB

Menkopolhukam Mahfud MD: KKB di Papua Harus Dilakukan Pendekatan Keamanan

Menkopolhukam Mahfud MD: KKB di Papua Harus Dilakukan Pendekatan Keamanan

Jogja | Rabu, 18 Desember 2019 | 16:28 WIB

Sebut Tak Ada Pelanggaran HAM di Era Jokowi, Mahfud MD Beri Klarifikasi

Sebut Tak Ada Pelanggaran HAM di Era Jokowi, Mahfud MD Beri Klarifikasi

News | Rabu, 18 Desember 2019 | 13:11 WIB

Refleksi 2019, Dewan Pers: Ekosistem Pers Indonesia Perlu Dibenahi

Refleksi 2019, Dewan Pers: Ekosistem Pers Indonesia Perlu Dibenahi

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 21:42 WIB

Tiga WNI Disandera Kelompok Abu Sayyaf, Pemerintah Siap Bebaskan

Tiga WNI Disandera Kelompok Abu Sayyaf, Pemerintah Siap Bebaskan

Video | Selasa, 17 Desember 2019 | 14:20 WIB

Mahfud MD Singgung Sejumlah Hak Khusus Rakyat Papua di Acara Konferensi

Mahfud MD Singgung Sejumlah Hak Khusus Rakyat Papua di Acara Konferensi

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 12:25 WIB

Penggusuran di Tamansari Ricuh, Mahfud: Siapapun Tak Boleh Melanggar Hukum

Penggusuran di Tamansari Ricuh, Mahfud: Siapapun Tak Boleh Melanggar Hukum

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 10:35 WIB

Terkini

Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya

Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:13 WIB

Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo

Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:12 WIB

7 Rekomendasi Moisturizer untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Melembapkan dan Mengurangi Flek Hitam

7 Rekomendasi Moisturizer untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Melembapkan dan Mengurangi Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:11 WIB

Jokowi Pakai Batik Mega Mendung di PN Jakarta Timur, Ini 4 Makna Filosofis di Balik Motifnya

Jokowi Pakai Batik Mega Mendung di PN Jakarta Timur, Ini 4 Makna Filosofis di Balik Motifnya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:10 WIB

6 Zodiak yang Dianggap Paling Peka dan Perhatian, Selalu Mengerti Perasaan Pasangan

6 Zodiak yang Dianggap Paling Peka dan Perhatian, Selalu Mengerti Perasaan Pasangan

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:06 WIB

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:05 WIB

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 11:00 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 10:57 WIB

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 10:55 WIB

Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan

Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:52 WIB

×