Mahfud MD Sebut Ego Sektoral Bisa Hancurkan Kolaborasi Antar Lembaga

Ade Indra Kusuma, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 20 Desember 2019 | 19:46 WIB
Mahfud MD Sebut Ego Sektoral Bisa Hancurkan Kolaborasi Antar Lembaga
Mahfud MD. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Mahfud MD Sebut Ego Sektoral Bisa Hancurkan Kolaborasi Antar Lembaga

Menko Polhukam Mahfud MD memastikan kementeriannya hadir sebagai koordinator mengawal Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2019 tentang peningkatan kemampuan mencegah, mendeteksi dan merespon wabah penyakit global.

Program ini bernama National Action Plan on Health Security (NAPHS) yang menggerakkan Kemenkes bersama lembaga sipil dan militer.

Tapi sayangnya, Mahfud MD cukup khawatir kolaborasi antar kementerian dan lembaga ini tidak bisa terjalin baik saat sistem pemerintahan memiliki dua penyakit yakni ego sektoral dan korupsi.

"Kementerian dan lembaga betul-betul berkolaborasi, penyakit kita itu selama ini ada ego sektoral, ego sektoral itu apa? 'Pokoknya saya yang paling menonjol', karena ego sektoral juga terjadi tumpang tindih, boros. Tapi ego sektoral juga menyebabkan sesuatu yang harus ditangani, tidak ada yang menangani," ujar Mahfud dalam pidatonya di Gedung Sujudi, Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/12/2019)

"Kolaborasi itu artinya kerjasama untuk mencapai tujuan secara baik dari stakeholder dan pemangku kepentingan, pemangku kolaborasi untuk bekerja dengan sebaik-baiknya," lanjut Mahfud MD.

Mahfud MD melanjutkan korupsi juga jadi penyakit yang harus diperangi. Ia mewanti-wanti mengingat program mulai berjalan pada 2020 mendatang, korupsi rentan menyerang, di saat ada kementerian atau lembaga takut anggarannya dikontrol salah satu pihak karena program kolaborasi ini. 

"Anggarannya mau dimanfaatkan bersama tidak mau, hati-hati ini urusan kesehatan menyangkut nyawa masyarakat, menyangkut kesejahteraan rakyat, gitu supaya pengelolaannya itu di dalam kolaborasi, silahkan diatur sebaik-baiknya," tuturnya.

Mahfud MD mengaku tak masalah jika kementerian ingin masing-masing mengelola anggaran, namun tetap harus ada koordinasi yang jelas dan terbuka, dengan begitu penyakit kedua terjadi.

baca juga

"Kalau nggak mau berbagi anggaran, oke kementerian ini kementerian ini, punya anggaran yang sama dikoordinasikan saja, nggak usah saling caplok, Nah disitu sebabnya komitmen kita komitmen ke-Indonesiaan," tutup Mahfud MD. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud Minta Pemerintah Rusia Tambah Kuota Beasiswa Pelajar Indonesia

Mahfud Minta Pemerintah Rusia Tambah Kuota Beasiswa Pelajar Indonesia

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 17:23 WIB

Vladimir Putin Akan Rayakan 70 Tahun Kerja Sama Diplomasi di Indonesia

Vladimir Putin Akan Rayakan 70 Tahun Kerja Sama Diplomasi di Indonesia

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 14:09 WIB

Menkes Terawan Bahas Ketahanan Kesehatan Bersama Mahfud MD

Menkes Terawan Bahas Ketahanan Kesehatan Bersama Mahfud MD

Health | Jum'at, 20 Desember 2019 | 10:57 WIB

Terkini

Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Taj Yasin Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dikebut

Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Taj Yasin Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dikebut

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:31 WIB

Belajar Menghargai Pengorbanan Orang Tua dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Belajar Menghargai Pengorbanan Orang Tua dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:30 WIB

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:29 WIB

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

Impor RI Naik 19,67 Persen, Mendag Sebut Didominasi Kebutuhan Industri

Impor RI Naik 19,67 Persen, Mendag Sebut Didominasi Kebutuhan Industri

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

2 Moisturizer Viva yang Cocok untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

2 Moisturizer Viva yang Cocok untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 14:22 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:21 WIB

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:20 WIB

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:17 WIB

×