Gerindra: Jokowi Tunjuk Dewas KPK Rentan Conflict of Interest

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 21 Desember 2019 | 14:08 WIB
Gerindra: Jokowi Tunjuk Dewas KPK Rentan Conflict of Interest
Diskusi Polemik Trijaya. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Partai Gerindra lebih memilih untuk melihat kinerja dari Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlebih dahulu ketimbang mengkritiknya. Namun, satu catatan yang dimiliki Gerindra yakni soal pemilihan anggota Dewas KPK yang dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Ketua DPP Partai Gerindra Hendarsam Marantoko masih bertanya-tanya soal keputusan Dewas KPK yang ditunjuk langsung oleh Jokowi. Menurutnya hal tersebut dikhawatirkan akan timbul konflik kepentingan alias conflict of interest.

"Dewan pengawas janganlah dipilih oleh eksekutif dalam hal ini presiden. Karena ini terkait dengan masalah conflict of interest," kata Hendarsam dalam diskusi bertajuk 'Babak Baru KPK' di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (21/12/2019).

Meskipun begitu, Hendarsam mengaku satu per satu anggota Dewas KPK itu memiliki integritas dan kapabilitas yang cukup baik. Apalagi ia mengetahui rekam jejak masing-masing anggota Dewas KPK dengan baik.

"Siapa yang tidak tahu pak Artidjo? Saya juga mengenal Ibu Albertina. Kami pernah sidang bareng saya tahu integritas beliau juga dan pak Harjono dan yang lain-lain, pak Tumpak juga," ujarnya.

Hendarsam juga menilai kalau setiap institusi ataupun lembaga itu memang harus memiliki badan pengawas. Karena itulah dirinya menyimpulkan untuk memberikan kesempatan kepada lima anggota Dewas KPK untuk bekerja.

"Kita kasih kesempatan dulu, kita lihat dulu," pungkasnya. Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik lima Dewan Pengawas KPK periode 2019-2023. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Pelantikan Dewas KPK berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 140/P/tahun 2019 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Pengawas KPK.

Mereka yang dilantik sebagai ketua merangkap anggota yakni Tumpak Hatorangan Panggabean. Tumpak sebelumnya merupakan mantan Pimpinan KPK.

baca juga

Kemudian Syamsuddin Haris, Harjono, Artidjo Alkotsar, dan Hakim Albertina Ho.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syamsuddin Harris Jadi Dewas KPK, Pengamat: Dia Akan Perkuat KPK

Syamsuddin Harris Jadi Dewas KPK, Pengamat: Dia Akan Perkuat KPK

News | Sabtu, 21 Desember 2019 | 13:36 WIB

PKS: Dewan Pengawas KPK Intervensi Penyadapan Koruptor

PKS: Dewan Pengawas KPK Intervensi Penyadapan Koruptor

News | Sabtu, 21 Desember 2019 | 12:46 WIB

Dewan Pengawas KPK Janji Tak 'Obok-obok' Teknis Perkara Korupsi

Dewan Pengawas KPK Janji Tak 'Obok-obok' Teknis Perkara Korupsi

News | Sabtu, 21 Desember 2019 | 10:35 WIB

Kader Demokrat Ramai-ramai Bela SBY dan 4 Berita Populer Lainnya

Kader Demokrat Ramai-ramai Bela SBY dan 4 Berita Populer Lainnya

News | Sabtu, 21 Desember 2019 | 05:19 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×