Ruas Jalan Nasional Penghubung Kota Padang-Pasaman Barat Terendam Banjir

Chandra Iswinarno

Senin, 23 Desember 2019 | 02:30 WIB
Ruas Jalan Nasional Penghubung Kota Padang-Pasaman Barat Terendam Banjir
Ruas jalan penghubung Kota Padang-Pasaman Barat terendam banjir di Kabupaten Agam. [Antara]

Suara.com - Ruas jalan yang menghubungkan Kota Padang dengan Pasaman Barat di Jorong Puduan Nagari Bawan Kecamatan Ampeknagari Kabupaten Agam Sumbar tersendat. Hal tersebut terjadi karena ruas jalan nasional tersebut terendam banjir setinggi 50 centimeter pada Minggu (22/12/2019) sore.

Meski begitu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Muhammad Lutfi Ar mengatakan jalan tersebut masih bisa dilewati sepeda motor dan mobil.

"Arus lalulintas dari Padang Menuju Pasaman Barat dilakukan sistem buka tutup," katanya seperti dilansir Antara di Lubukbasung pada Minggu (22/12/2019).

Ia mengatakan banjir juga merendam 12 rumah milik Warga Puduang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampeknagari dengan ketinggian 30-50 centimeter dan tanah longsor mengenai dapur rumah pegawai Kantor Camat Ampeknagari atas nama Yas (50).

"Banjir dan longsor yang terjadi akibat curah hujan tinggi melanda daerah itu semenjak Minggu (22/12/2019) siang," katanya.

Selain di Kecamatan Ampeknagari, tambahnya, banjir bandang juga terjadi di Jorong Muko Jalan, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya sekitar pukul 17.30 WIB.

Banjir menutupi badan jalan penghubung Mukomuko ke Sungai Batang dengan panjang 150 meter dan tinggi tujuh meter, sehingga arus lalu lintas lumpuh total.

Material banjir bandang berupa lumpur, batu dan kayu mengenai dua unit rumah milik Zulianis (55) dan Gutur (31).

"Dapur rumah milik Guntur rusak berat dihantam material banjir bandan dan kita telah mengerahkan anggota Satgas untuk mengevakuasi korban banjir," katanya.

baca juga

Pada Minggu (22/12/2019) sekitar pukul 15.00 WIB, satu unit rumah dan kantor Wali Jorong Sigiran, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjungraya juga dimasuki material longsor yang berlumpur.

Selain itu, material longsor juga menutupi badan jalan dan lapangan bola voli

"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian dan kita masih melakukan pendataan kerugian material," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Bandang Hancurkan Ponpes Bahrul Ulum di Pasaman Sumbar

Banjir Bandang Hancurkan Ponpes Bahrul Ulum di Pasaman Sumbar

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 14:28 WIB

Wisata Gunung Luhur Lebak Ditutup, Usai Banjir Bandang Dan Longsor

Wisata Gunung Luhur Lebak Ditutup, Usai Banjir Bandang Dan Longsor

Lifestyle | Kamis, 19 Desember 2019 | 13:00 WIB

Jakarta Masih Banjir, Jokowi Minta Anies Bersihkan Got

Jakarta Masih Banjir, Jokowi Minta Anies Bersihkan Got

News | Rabu, 18 Desember 2019 | 18:39 WIB

Bandung Diterjang Banjir, Begini Kondisinya

Bandung Diterjang Banjir, Begini Kondisinya

Foto | Rabu, 18 Desember 2019 | 17:55 WIB

Warga Bandung Terjebak Banjir, BPBD Kerahkan Perahu Karet

Warga Bandung Terjebak Banjir, BPBD Kerahkan Perahu Karet

Jabar | Rabu, 18 Desember 2019 | 11:02 WIB

8 Daerah Permukiman Jakarta Barat Banjir, Ada yang Setinggi 1 Meter

8 Daerah Permukiman Jakarta Barat Banjir, Ada yang Setinggi 1 Meter

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 17:41 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB