2 Menteri Ini Disebut Cocok Main Film Horor Ketimbang Larang Perayaan Natal

Iwan Supriyatna, Rifan Aditya

Selasa, 24 Desember 2019 | 09:52 WIB
2 Menteri Ini Disebut Cocok Main Film Horor Ketimbang Larang Perayaan Natal
Teddy Gusnaidi. [Twitter]

Suara.com - Larangan perayaan Natal bagi umat Kristiani di Sumatera Barat (Sumbar) sedang ramai diperbincangkan. Banyak pihak yang memprotes hal tersebut, termasuk politikus PKPI Teddy Gusnaidi.

Teddy bahkan dengan tegas menyebut menteri-menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pengecut lantaran tidak segera mengusut kasus tersebut.

Menurutnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi tidak memiliki nyali.

Hal ini disampaikan Teddy dalam beberapa cuitan yang ditulisnya di akun Twitter @TeddyGusnaidi pada Senin (23/12/2019).

"Sayang seribu sayang, Pak Jokowi punya Mendagri & Menag pengecut. Mereka tidak punya nyali menjalankan amanat UUD 45 di Sumbar. Kebanyakan retorika, tapi minus tindakan. Kalau cuma menakut-nakuti, mending jadi pemain film horor saja, jangan jadi menteri. Banyak omong tapi nyali gak ada," tulis Teddy dalam kicauan yang telah mendapat 900 like setelah 13 jam diunggah.

Teddy berpendapat, seharusnya Mendagri maupun Menag berani mempolisikan Bupati di Sumbar yang terbukti membiarkan larangan perayaan Natal.

"Kalau 2 bupati di Sumbar terbukti ikut mengamini pelarangan Natal, Mendagri dan Menag pidanakan mereka beserta pihak yang melarang. Bahkan Mendagri bisa mencopot 2 bupati tersebut. Ini hal simple yang bisa dilakukan. Sayangnya nyali 2 menteri ini tidak ada," ujarnya.

Ia mendesak pemerintah untuk hadir dan mengusut larangan perayaan natal di Sumbar. Sehingga tidak ada masyarakat yang menjadi polisi moral.

"Jangan biarkan ada masyarakat di Sumbar menjadi polisi moral. Dan jangan biarkan masyarakat sumbar lainnya didikte para polisi moral. Pemerintah harus hadir dan harus menerapkan sanksi terhadap para polisi moral tersebut. Sayangnya para pembantu pak Jokowi pengecut," kata Teddy.

baca juga

Ia pun berandai-andai jika menjadi menteri pasti akan mempolisikan oknum yang terkait dengan larangan perayaan Natal di Sumbar.

"Kalau saya jadi Mendagri atau Menag, saya pastikan mau tokoh masyarakat, tokoh agama, bahkan kepala daerah, saya pidanakan dalam kasus ini. Jangan masyarakat yang pidanakan mereka, karena pasti akan bentrok, harus aparat pemerintah," ujarnya.

Teddy Gusnaidi menanggapi larangan perayaan Natal di Sumatera Barat (Twitter @TeddyGusnaidi)
Teddy Gusnaidi menanggapi larangan perayaan Natal di Sumatera Barat (Twitter @TeddyGusnaidi)

Untuk diketahui, penolakan perayaan Natal bagi umat Kristiani terjadi di Nagari Sikabau, Kabupaten Dharmasraya dan Nagari Sungai Tambang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya membatah larangan terhadap warga untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan masing masing.

Kabag Humas Pemkab Dharmasraya Budi Waluyo, Rabu (18/12/2019) mengatakan, pihaknya menghargai kesepakatan antara tokoh masyarakat Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung dengan umat Kristiani yang berasal dari warga transmigrasi di Jorong Kampung Baru.

Sementara Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin mengklaim sudah ada solusi terkait larangan perayaan Natal dan Tahun Baru. Umat Kristiani di Sungai Tambang telah melakukan kesepakatan dengan warga setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Larangan Natal di Dharmasraya, Romo Ruby: Itu Tidak Pada Tempatnya

Respons Larangan Natal di Dharmasraya, Romo Ruby: Itu Tidak Pada Tempatnya

Jogja | Senin, 23 Desember 2019 | 21:30 WIB

Natal Dilarang di Dharmasraya, Tito Surati Bupatinya: Ibadah Harus Jalan!

Natal Dilarang di Dharmasraya, Tito Surati Bupatinya: Ibadah Harus Jalan!

News | Senin, 23 Desember 2019 | 18:41 WIB

Lepas Tangan soal Pelarangan Natal, Mahfud MD: Nanti Malah Ribut

Lepas Tangan soal Pelarangan Natal, Mahfud MD: Nanti Malah Ribut

News | Senin, 23 Desember 2019 | 15:58 WIB

PDIP soal Larangan Natal di Dharmasraya: Isu Pilkada untuk Membelah Umat

PDIP soal Larangan Natal di Dharmasraya: Isu Pilkada untuk Membelah Umat

News | Senin, 23 Desember 2019 | 14:44 WIB

Unggah Foto Perayaan Natal di Suriah, Teddy PKPI: Jangan Kasih Tau Somad Cs

Unggah Foto Perayaan Natal di Suriah, Teddy PKPI: Jangan Kasih Tau Somad Cs

News | Senin, 23 Desember 2019 | 13:49 WIB

Larangan Rayakan Natal di Sumbar, Polri: Sejak Lama Ada Perjanjian Warga

Larangan Rayakan Natal di Sumbar, Polri: Sejak Lama Ada Perjanjian Warga

News | Kamis, 19 Desember 2019 | 15:46 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×