Unggah Foto Perayaan Natal di Suriah, Teddy PKPI: Jangan Kasih Tau Somad Cs

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Senin, 23 Desember 2019 | 13:49 WIB
Unggah Foto Perayaan Natal di Suriah, Teddy PKPI: Jangan Kasih Tau Somad Cs
Teddy Gusnaidi. [Twitter]

Suara.com - Jelang perayaan Natal 2020, isu intoleransi marak digaungkan oknum-oknum pemecah belah. Politikus PKPI Teddy Gusnaidi pun turut memberi tanggapan lewat media sosial.

Bukan lewat narasi panjang, Teddy memilih mengunggah sejumlah foto perayaan Natal yang diklaim terjadi Negara Suriah melalui jejaring Twitter pribadinya @TeddyGusnaidi, Minggu (22/12/2019).

Dari empat foto yang dibagikan, terlihat warga Suriah yang mayoritas terdiri dari muslim merayakan Natal dengan meriah. Sejumlah warga berkumpul di pusat kota, mengelilingi pohon Natal yang menjulang tinggi pada malam hari.

Sebagian dari warga juga tampak memakai atribut sinterklas berwarna merah. Mereka lalu membaur dengan warga lainnya yang menyalakan lampu dari ponsel.

Teddy secara tak langsung menunjukkan potret toleransi di negara lain, di mana perayaan Natal bisa dilakukan dengan aman tanpa gangguan.

Melalui narasi unggahnnya, Teddy lantas memberikan pesan ke warganet untuk tidak membagikan potret perayaan Natal di Suriah tersebut kepada sekelompok orang yang disebut tak bisa menerima perayaan seperti. Menurut Teddy, jika mereka tahu bisa menimbulkan kegaduhan.

"Jangan ada yang kasih tau Somad and the gank ya...Ntar Presiden Suriah diomelin sama mereka. Bisa berabe," tulis Teddy, seperti dikutip Suara.com, Senin (23/12).

Cuitan Teddy Gusnaidi soal perayaan Natal di Suriah. (Twitter/@teddygusnaidi)
Cuitan Teddy Gusnaidi soal perayaan Natal di Suriah. (Twitter/@teddygusnaidi)

Unggahan Teddy itu pun langsung dibanjiri komentar dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang membandingkan potret perayaan Natal di Suriah tersebut dengan Indonesia.

"Kenapa Suriah dan lain-lain lebih dewasa dalam bersikap?, bila dibandingkan dengan sebagian orang Indonesia yang "beriman lebih tinggi"?," tanya @Johnfe***.

baca juga

"Wah gile disana rusuh banget yah,beda banget sama di indo pada santuy-santuy n beriman tinggi," celoteh @frenky_***.

Sementara itu, warganet lainnya justru meminta Teddy untuk tidak mengaitkannya dengan Ustaz Abdul Somad.

"Cuitan kek gini gak mutu amat sich Ted!! Somad gak urus cuit beginian,dia sedang dakwah!! bukan tebar gibah gak mutu dan gak berfaedah kek ni cuitan," kata @Destroyer***.

"Presiden Suriah itu dari Syi'ah sesat. Ngapain lo sangkut pautkan dengan ceramah UAS. Heraan aku ini," cuit @kholiq***.

Sejak diunggah, cuitan Teddy kini telah mendapat 815 retweets dan 1.900 likes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toleransi Natal di Depok, Banser Keliling Gereja Patroli Keamanan

Toleransi Natal di Depok, Banser Keliling Gereja Patroli Keamanan

Jabar | Senin, 23 Desember 2019 | 12:47 WIB

Maruf Amin Boleh Ucapkan Natal, LAWAN: MUI Jatim Jangan Jadi Calo Tuhan

Maruf Amin Boleh Ucapkan Natal, LAWAN: MUI Jatim Jangan Jadi Calo Tuhan

Jatim | Senin, 23 Desember 2019 | 11:19 WIB

Larangan Natal di Dharmasraya, Bos Charta Politik Sindir Telak Menag

Larangan Natal di Dharmasraya, Bos Charta Politik Sindir Telak Menag

News | Senin, 23 Desember 2019 | 09:56 WIB

Sambut Libur Nataru, Penjaga Pantai Siaga dari Anyer hingga Sawarna

Sambut Libur Nataru, Penjaga Pantai Siaga dari Anyer hingga Sawarna

Lifestyle | Minggu, 22 Desember 2019 | 22:30 WIB

Terkini

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:20 WIB

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

×