Uskup Agung Minta Lagu Nasional Dibawakan saat Yudi Latief ke Katedral

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 25 Desember 2019 | 14:46 WIB
Uskup Agung Minta Lagu Nasional Dibawakan saat Yudi Latief ke Katedral
Yudi Latif bersama komunitas lintas agama kunjungi Gereja Katedral saat Natal, Rabu (25/12/2019). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Komunitas Lintas Agama yang dipimpin oleh Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latief menyambangi gereja Katedral Jakarta saat acara misa natal. Kedatangan rombongan itu disambut oleh lagu nasional.

Pantauan Suara.com, saat acara misa pontifikal hampir selesai, paduan suara dan pengiringnya melantunkan lagu Satu Nusa, Satu Bangsa dan Rayuan Pulau Kelapa. Kedua lagu itu bertemakan tentang persatuan bangsa Indonesia.

Tak lama, rombongan Yudi Latif masuk ke ruangan utama di Gereja Katedral. Mereka dipersilakan berdiri di atas pelataran, memperkenalkan diri dan menyampaikan sambutan.

Uskup Agung Jakarta, Suharyo menyebut kejadian ini sudah diatur oleh tuhan. Ia menceritakan Yudi dan rombongan sudah menunggu di Gereja sejak pukul 09.00 WIB.

Suharyo mengatakan Yudi memilih menunggu sampai doa penutup selesai sebelum masuk ke Gereja. Ketika menjelang Yudi dipersilahkan masuk, Suharyo mengaku meminta agar dua lagu itu dinyanyikan

"Doa penutup selesai diucapkan, masih menunggu beberapa menit saya mengajak umat untuk bernyanyi rayuan pulau kelapa karena natal ini kan natal nasional," ujar Suharyo di gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (25/12/2019).

Dua lagu itu disebutnya tidak ada dalam pedoman ibadah misa yang disusun. Menurutnya misa natal yang dirayakan secara nasional ini juga bertujuan untuk mengembangkan rasa cinta tanah air.

"Kembali ke jawabannya ini mengusahakan hidup sebagai sahabat bagi orang lain sebagai wujud rasa cinta tanah air," pungkasnya.

Untuk diketahui, Misa Natal di Gereja Katedral digelar empat kali. Misa pertama digelar pukul 07.00 WIB, 09.00 WIB untuk penyelenggaraan misa pontifikal, lalu dilanjut pada pukul 11.00 WIB untuk misa keluarga dan 17.00 WIB sebagai jadwal terakhir untuk pelaksanaan misa natal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suasana Khidmat Misa Natal di Gereja Katedral

Suasana Khidmat Misa Natal di Gereja Katedral

Foto | Rabu, 25 Desember 2019 | 13:32 WIB

Bersama Yudi Latif, Komunitas Lintas Agama Kunjungi Gereja Katedral

Bersama Yudi Latif, Komunitas Lintas Agama Kunjungi Gereja Katedral

News | Rabu, 25 Desember 2019 | 12:47 WIB

Gempa Guncang Sulteng di Hari Natal, Umat Kristiani Berlarian Keluar Gereja

Gempa Guncang Sulteng di Hari Natal, Umat Kristiani Berlarian Keluar Gereja

News | Rabu, 25 Desember 2019 | 10:35 WIB

Gereja Katedral Diguyur Hujan, Jemaat Misa Natal Terus Berdatangan

Gereja Katedral Diguyur Hujan, Jemaat Misa Natal Terus Berdatangan

News | Rabu, 25 Desember 2019 | 09:11 WIB

Terkini

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB

Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap

Gelar Aksi, Pemuda Antikorupsi Desak KPK Segera Panggil Bos Agrinas Terkait Impor Mobil Pikap

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:15 WIB

Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel

Kutip Hamkke Gamyeon Meolli Ganda, Prabowo Tegaskan Persahabatan dan Masa Depan Bersama RI-Korsel

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:09 WIB

Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!

Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:57 WIB

Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia

Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:47 WIB

Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor

Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:46 WIB

KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?

KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:41 WIB

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:28 WIB

Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi

Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:24 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:22 WIB