Dipukuli Orang Tuanya, Anak ini Kabur hingga Tertidur di Genangan Air

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 28 Desember 2019 | 17:15 WIB
Dipukuli Orang Tuanya, Anak ini Kabur hingga Tertidur di Genangan Air
Viral anak tidur di genangan air, korban kekerasan orang tua di Kalimantan Barat (twitter @BelzebubVos)

Suara.com - Seorang anak di Kecamatan Ngabang, Kalimantan Barat ditemukan tertidur di depan teras sebuah kios. Belakangan diketahui, anak itu merupakan korban tindak kekerasan orang tuanya.

Foto anak ini tersebar luas di media sosial baik di Facebook maupun Twitter. Awalnya foto-foto anak ini disebarkan di grup Facebook yang bersumber dari Cicilia Christhover.

Dia menyebutkan lokasi penemuan anak ini di di daerah Ngabang Kalimantan Barat.

Kemudian Surya Saputra melalui akun @BelzebubVos membagikan konten tersebut di Twitter pada Jumat (27/12/2019).

Dalam foto tersebut tampak seorang anak laki-laki memakai baju hitam dan bercelana pendek. Separuh pakaiannya basah terkena air.

Foto lain memperlihatkan anak ini tertidur pulas di depan teras sebuah kios. Nampak air menggenangi tempat tidurnya.

Berdasarkan penjelasan Surya lewat akun @BelzebubVos, "Anak ini tertidur nyenyak sehingga dia tidak sadar air hujan basahi tubuhnya".

Orang yang menemukan dan mengambil foto ini lantas membangunkan anak tersebut.

"Dia (anak) mengatakan bahwa dia kabur dari rumah karena sering dipukuli ayah dan ibunya," tulis Surya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini anak tersebut telah mendapatkan penanganan dari pihak berwajib.

Viral anak tidur di genangan air, korban kekerasan orang tua (twitter @BelzebubVos)
Viral anak tidur di genangan air, korban kekerasan orang tua (twitter @BelzebubVos)

"Terlihat bahwa anak ini anak yang sangat baik dia sudah tahu bahwa tempat itu kotor tapi dia masih melepaskan sandalnya. Tapi sekarang Alhamdulillah dan juga ikut senang karena dapat kabar bahwa dia sekarang sudah ditolong oleh seseorang saat dia waktu berada di kantor polisi," ujar Surya.

Pantauan Suara.com, postingan @BelzebubVos yang memperlihatkan anak korban pemukulan orang tua ini telah mendapat banyak respon warganet.

Hingga Sabtu (28/12/2019) sore, ada lebih dari 19 ribu like dan 13 retweet diberikan warganet di sana.

Rata-rata warganet menyalahkan orang tua anak tersebut.

"Fix orang tuanya punya gangguan. Ye kalo tuh orang tuanya gak sanggup & gak bisa ngedidik anak, ngapain punya anak. Anak gak salah apa-apa malah dijadiin korban, nih contoh-contoh orang tua yang bakal ngerusak masa depan anaknya sendiri," komentar @joykinder10_

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Histeris Naik Bianglala, Reaksi Wanita Ini Bikin Ikutan Merinding

Histeris Naik Bianglala, Reaksi Wanita Ini Bikin Ikutan Merinding

Tekno | Sabtu, 28 Desember 2019 | 16:13 WIB

Viral Video Pria Beronani di Bendung Colo Bikin Geger Warga Sukoharjo

Viral Video Pria Beronani di Bendung Colo Bikin Geger Warga Sukoharjo

Jawa Tengah | Jum'at, 27 Desember 2019 | 20:16 WIB

Istri Setia, Nikah Lagi agar Ada Uang Rawat Eks Suami yang 20 Tahun Lumpuh

Istri Setia, Nikah Lagi agar Ada Uang Rawat Eks Suami yang 20 Tahun Lumpuh

News | Jum'at, 27 Desember 2019 | 15:51 WIB

Diam Memandang Nisan Tuannya, Kucing ini Sakit Sejak Majikan Meninggal

Diam Memandang Nisan Tuannya, Kucing ini Sakit Sejak Majikan Meninggal

News | Jum'at, 27 Desember 2019 | 13:35 WIB

Diduga Gadis Indonesia Duduki Makam, Fotonya Masuk Berita Internasional

Diduga Gadis Indonesia Duduki Makam, Fotonya Masuk Berita Internasional

Tekno | Jum'at, 27 Desember 2019 | 14:15 WIB

Gara-gara Pakai Baju Koko Naik Skuter, Video Pria Ini Viral

Gara-gara Pakai Baju Koko Naik Skuter, Video Pria Ini Viral

News | Jum'at, 27 Desember 2019 | 13:01 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB