facebook

Ditagih Biaya Bagasi Sampai Rp 55 Juta, Seorang Nenek Menangis di Pesawat

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Ditagih Biaya Bagasi Sampai Rp 55 Juta, Seorang Nenek Menangis di Pesawat
Ilustrasi bagasi di bandara. [Shutterstock]

Sang nenek tidak menduga jika oleh-oleh yang dibawanya akan membuat biaya bagasi melambung.

Suara.com - Salah satu biaya yang kerap dikeluhkan oleh penumpang pesawat adalah biaya bagasi ekstra di pesawat.

Bahkan, tak jarang ada penumpang yang rela memakai baju berlapis-lapis hingga menerapkan aneka trik untuk menghindari biaya bagasi.

Sayang, belum lama ini seorang nenek berusia 57 tahun bernama Olga Fonseca mengalami nasib sial karena bagasi ekstra miliknya.

Dilaporkan oleh Mirror, Olga Fonseca awalnya sudah membayar tiket untuk pulang dari Gatwick, London ke Mozambique di Afrika Timur naik Qatar Airways.

Baca Juga: Begini Modus Komplotan Pencuri Bagasi Pesawat di Bandara Adisutjipto

Tiket itu sendiri dihargai 800 poundsterling atau sekitar 14,7 juta rupiah saja.

Qatar Airways. (Shutterstock)
Qatar Airways. (Shutterstock)

Maka, betapa terkejutnya sang nenek ketika bagasi ekstranya yang berisi hadiah dan oleh-oleh untuk keluarga di Afrika mendadak dikenai biaya 3.000 poundsterling atau lebih dari 55 juta rupiah.

Olga Fonseca sendiri awalnya memperkirakan jika bagasi tersebut hanya akan dikenai biaya tambahan 100 poundsterling per tasnya. Diketahui, nenek tersebut membawa 3 tas.

Karena insiden ini, Olga Fonseca pun mengalah. Dia mencoba untuk memasukkan barang-barangnya ke dalam satu tas saja, sementara sisanya diserahkan pada saudaranya yang masih di Inggris.

Namun, setelah dikurangi pun, Olga Fonseca tetap harus membayar 1.000 poundsterling atau 18,4 juta rupiah. Uang itu juga harus dipinjamnya dari sang kakak.

Baca Juga: Seluruh Bagasi Pesawat Ini Tertukar dengan Pesawat Lain, Kok Bisa?

"Aku tidak punya apa-apa lagi untuk menikmati liburanku. Aku menangis di pesawat," kata Olga Fonseca.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar