Ditagih Biaya Bagasi Sampai Rp 55 Juta, Seorang Nenek Menangis di Pesawat

Dany Garjito, Amertiya Saraswati

Rabu, 01 Januari 2020 | 18:00 WIB
Ditagih Biaya Bagasi Sampai Rp 55 Juta, Seorang Nenek Menangis di Pesawat
Ilustrasi bagasi di bandara. [Shutterstock]

Suara.com - Salah satu biaya yang kerap dikeluhkan oleh penumpang pesawat adalah biaya bagasi ekstra di pesawat.

Bahkan, tak jarang ada penumpang yang rela memakai baju berlapis-lapis hingga menerapkan aneka trik untuk menghindari biaya bagasi.

Sayang, belum lama ini seorang nenek berusia 57 tahun bernama Olga Fonseca mengalami nasib sial karena bagasi ekstra miliknya.

Dilaporkan oleh Mirror, Olga Fonseca awalnya sudah membayar tiket untuk pulang dari Gatwick, London ke Mozambique di Afrika Timur naik Qatar Airways.

Tiket itu sendiri dihargai 800 poundsterling atau sekitar 14,7 juta rupiah saja.

Qatar Airways. (Shutterstock)
Qatar Airways. (Shutterstock)

Maka, betapa terkejutnya sang nenek ketika bagasi ekstranya yang berisi hadiah dan oleh-oleh untuk keluarga di Afrika mendadak dikenai biaya 3.000 poundsterling atau lebih dari 55 juta rupiah.

Olga Fonseca sendiri awalnya memperkirakan jika bagasi tersebut hanya akan dikenai biaya tambahan 100 poundsterling per tasnya. Diketahui, nenek tersebut membawa 3 tas.

Karena insiden ini, Olga Fonseca pun mengalah. Dia mencoba untuk memasukkan barang-barangnya ke dalam satu tas saja, sementara sisanya diserahkan pada saudaranya yang masih di Inggris.

Namun, setelah dikurangi pun, Olga Fonseca tetap harus membayar 1.000 poundsterling atau 18,4 juta rupiah. Uang itu juga harus dipinjamnya dari sang kakak.

baca juga

"Aku tidak punya apa-apa lagi untuk menikmati liburanku. Aku menangis di pesawat," kata Olga Fonseca.

Pernyataannya pun didukung sang anak, yang menyatakan bahwa hal ini belum pernah terjadi sebelumnya.

"Dia (ibuku) sering membawa banyak barang dan baju untuk keluarga naik pesawat. Biaya bagasi tidak pernah lebih dari 100 poundsterling."

Di sisi lain, Qatar Airways sendiri diduga mengenakan biaya mahal untuk bagasi karena tiket pesawatnya dibeli lewat travel agent.

"Ibuku membayar mahal untuk tiket-tiket tersebut, dan mereka mencoba memerasnya dan mempermalukannya," tambah sang anak.

Hingga kini, maskapai Qatar Airways masih mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada biaya bagasi Olga Fonseca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bandara Adisutjipto Mulai Alami Penurunan Extra Flight di Libur Nataru

Bandara Adisutjipto Mulai Alami Penurunan Extra Flight di Libur Nataru

Jogja | Selasa, 31 Desember 2019 | 12:01 WIB

Bawa Hewan Sejenis Tupai ke Pesawat, Pria Ini Nyaris Tak Bisa Pulang

Bawa Hewan Sejenis Tupai ke Pesawat, Pria Ini Nyaris Tak Bisa Pulang

Lifestyle | Sabtu, 21 Desember 2019 | 20:25 WIB

Komplotan Pencuri Bagasi Pesawat di Adisutjipto Sudah 40 Kali Beraksi

Komplotan Pencuri Bagasi Pesawat di Adisutjipto Sudah 40 Kali Beraksi

Jogja | Jum'at, 20 Desember 2019 | 14:30 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB