Wapres Ma'ruf Amin Harapkan Masyarakat Gotong Royong Bantu Korban Banjir

RR Ukirsari Manggalani | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 03 Januari 2020 | 05:00 WIB
Wapres Ma'ruf Amin Harapkan Masyarakat Gotong Royong Bantu Korban Banjir
Warga kompleks IKPN, Bintaro, Jakarta Selatan yang terdampak banjir memilih mengungsi di Madrasah Jihadiyah, Kamis (2/1/2020). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Jabodetabek guna penanganan warga yang terdampak banjir. Dirinya berharap kepada masyarakat yang tidak terkena bencana ini agar bisa gotong royong membantu masyarakat lainnya yang menjadi korban banjir.

Ma'ruf Amin mengungkapkan bahwa pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga terkait terus bekerja dengan prioritas mengevakuasi para korban. Juga untuk bantuan yang bisa disalurkan ke posko-posko pengungsian.

Sejumlah kendaraan dan akses jalan hancur pasca banjir yang merendam kawasan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/1). [ANTARA FOTO/Risky Andrianto]
Sejumlah kendaraan dan akses jalan hancur pasca banjir yang merendam kawasan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/1). [ANTARA FOTO/Risky Andrianto]

Lalu Ma'ruf Amin juga berharap masyarakat yang tidak terkena dampak bisa turun tangan membantu. Ia juga menyatakan bahwa tempat-tempat ibadah yang ada di sekitar area terdampak banjir bisa dimanfaatkan untuk menjadi posko bantuan atau kegiatan membantu lainnya.

"Tempat-tempat ibadah seperti masjid, gereja atau lainnya di daerah Jabodetabek bisa dimanfaatkan dan digunakan untuk menolong para korban bencana tersebut," kata Ma'ruf Amin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/1/2019).

Kemudian Ma'ruf Amin mengungkapkan bahwa pemerintah sudah menata penanganan bencana jangka panjang seperti membuat program antisipasi bencana dari hulu ke hilir semisal membuat waduk di Ciawi dan Sukamahi.

"Yang ditargetkan selesai akhir 2020 ini. Begitu pula dengan normalisasi sungai, reboisasi di hulu dan sebagainya," tuturnya.

Ma'ruf Amin juga mengatakan bahwa pemerintah mengingatkan kepada aparat Pemerintah Daerah yang wilayahnya termasuk menjadi bagian dari daerah rawan bencana hidrometeorologi agar sigap mengantisipasi dan memitigasi kemungkinan terjadinya bencana.

"Data BNPB, terdapat sebanyak 274 kabupaten atau kota masuk area bahaya sedang-tinggi longsor. Jumlah warga yang berpotensi terpapar 40,9 juta jiwa," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Banjir Jakarta dan Sekitar Kamis Malam: 30 Orang Meninggal Dunia

Update Banjir Jakarta dan Sekitar Kamis Malam: 30 Orang Meninggal Dunia

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 22:18 WIB

Dipicu Banjir Jakarta, Tagar #Kick4niesSaveWarga Bergema di Twitter

Dipicu Banjir Jakarta, Tagar #Kick4niesSaveWarga Bergema di Twitter

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 18:02 WIB

Nenek 67 Tahun Selamatkan Diri dari Banjir, di Atas Loteng Hampir 10 Jam

Nenek 67 Tahun Selamatkan Diri dari Banjir, di Atas Loteng Hampir 10 Jam

Video | Kamis, 02 Januari 2020 | 18:00 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB