Hotman Bandingkan Cara Semarang Atasi Banjir dan Teori Anies soal Hujan

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:54 WIB
Hotman Bandingkan Cara Semarang Atasi Banjir dan Teori Anies soal Hujan
Hotman Paris Hutapea. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea membandingkan dua rekaman video yang memperlihatkan penanganan banjir di Semarang, Jawa Tengah dan teori Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait hujan.

Dalam postingan pertama di akun Instagram @hotmanparisofficial, Hotman Paris mengunggah rekaman video dari Pemerintah Kota Semarang yang memperlihatkan strategi kota tersebut untuk meminimalisasi banjir.

Caranya? Seperti terlihat di rekaman video tersebut, Pemkot Semarang membangun sistem pengendali banjir seperti di luar negeri. Mesin pengendali tersebut bakal menyedot hingga puluhan ribu liter hanya dalam satu detik jika ada air yang melebihi batas wajar.

"Dulu setiap hujan di Kota Semarang, jalanan langsung jadi kolam renang dadakan. Ternyata 41,02 persen wilayah Kota Semarang masuk dalam kategori rawan banjir. Pemerintah Semarang sekarang dapat PR buat ngebebasin Semarang dari banjir," tulis narasi dalam video tersebut.

"Pemkot Semarang bangun sistem pengendali banjir seperti di luar negeri. Sedot air di saluran kalau lebih dari wajar. Bisa sedot puluhan ribu liter hanya dalam satu detik. Dipantau 24 jam biar nggak kecolongan. Online, nyambung sama situation room," tulis narasi tersebut.

Sekarang, tulis narasi tersebut, sebesar 82,6 persen wilayah Kota Semarang sudah terbebas dari banjir. Dan, tinggal tersisa 17,4 persen wilayah yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Semarang.

Di unggahan tersebut, Hotman menuliskan, "Oh andaikan....? Pilih cara Semarang atau DKI??"

Nah di postingan ke-dua, Hotman mengunggah rekaman video lawas ketika Anies Baswedan mengatakan bahwa air laut bukan semestinya dialirkan ke laut, melainkan ke tanah alias ke perut bumi.

Dalam video lawas tersebut, Anies Baswedan yang mengenakan kemeja putih dan kopiah menyinggung soal pembuatan gorong-gorong yang digunakan untuk mengalirkan air ke laut dan digunakan sebagai solusi banjir. Menurutnya, hal tersebut melawan sunnatullah (hukum alam).

"Di satu sisi menyiapkan jalur-jalur air untuk dikirim ke laut. Di sisi lain, di laut dipasang dengan Pulau Reklamasi. Tinggal tunggu, air balik jadi rob. Ini melawan sunnatullah, kenapa? Air turun dari langit ke bumi bukan ke laut harusnya dimasukkan ke tanah ke bumi. Di seluruh dunia air jatuh dimasukkan ke tanah. Bukan dialirkan ke gorong-gorong ke laut. Jakarta mengambil keputusan yang fatal," ucap Anies.

Hotman Paris unggah video Anies Baswedan (instagram/@hotmanparisofficial)
Hotman Paris unggah video Anies Baswedan (instagram/@hotmanparisofficial)

Hotman pun kembali bertanya ke publik terkait solusi penanganan banjir. Dia kembali menegaskan apakah publik ingin memilih cara yang dilakukan DKI atau Pemerintah Kota Semarang.

"Pilih cara DKI atau Semarang?" tulis Hotman Paris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahok Berduka Banjir Jakarta Makan Korban, Warganet: Maaf Kami Menyesal Pak

Ahok Berduka Banjir Jakarta Makan Korban, Warganet: Maaf Kami Menyesal Pak

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:52 WIB

Pejaten Timur Gelap Gulita, Korban Banjir Butuh Air Bersih

Pejaten Timur Gelap Gulita, Korban Banjir Butuh Air Bersih

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:44 WIB

Malas Debat, Menteri PUPR Bakal Lanjutkan Normalisasi Kali Ciliwung

Malas Debat, Menteri PUPR Bakal Lanjutkan Normalisasi Kali Ciliwung

Bisnis | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:44 WIB

Jawa Barat Tanggap Darurat Bencana, Gelontorkan Rp 6 Miliar

Jawa Barat Tanggap Darurat Bencana, Gelontorkan Rp 6 Miliar

Jabar | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:38 WIB

Klarifikasi Dirut KAI soal Video Duduk di Kursi Perahu saat Tinjau Banjir

Klarifikasi Dirut KAI soal Video Duduk di Kursi Perahu saat Tinjau Banjir

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:42 WIB

Sambangi Korban Banjir, Eko Patrio Dicurhati Warga Begini

Sambangi Korban Banjir, Eko Patrio Dicurhati Warga Begini

Entertainment | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:33 WIB

Bupati Bogor Skakmat Anies soal Banjir: Saya Bukan Avatar Pengendali Air

Bupati Bogor Skakmat Anies soal Banjir: Saya Bukan Avatar Pengendali Air

Jabar | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:33 WIB

Hati-hati, Begini Proses Restorasi Surat Berharga Basah Akibat Banjir

Hati-hati, Begini Proses Restorasi Surat Berharga Basah Akibat Banjir

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:27 WIB

Hari Ketiga Banjir, Menkes Terawan Prediksi Kemunculan Penyakit Ini

Hari Ketiga Banjir, Menkes Terawan Prediksi Kemunculan Penyakit Ini

Health | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:25 WIB

5 Komentar Kontroversial Gubernur Anies soal Banjir Jakarta

5 Komentar Kontroversial Gubernur Anies soal Banjir Jakarta

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:28 WIB

Terkini

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:20 WIB

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:19 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:10 WIB

Kebakaran Rumah Kontrakan di Sunter Agung Jakarta Utara, Satu Keluarga Diselamatkan

Kebakaran Rumah Kontrakan di Sunter Agung Jakarta Utara, Satu Keluarga Diselamatkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:01 WIB

Kronologis Pesawat Air Canada Tabrak Kendaraan saat Mendarat di Bandara LaGuardia

Kronologis Pesawat Air Canada Tabrak Kendaraan saat Mendarat di Bandara LaGuardia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:01 WIB

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB